Sandiaga Uno Buka Lapangan Kerja Berkelanjutan di Magelang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:47 WIB
Sandiaga Uno Buka Lapangan Kerja Berkelanjutan di Magelang
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Suara.com - Pengembangan berbagai sektor ekonomi kreatif terus dilakukan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bahkan inovasi dilakukan dengan workshop untuk meningkatkan produksi dan peningkatan kualitas produk satu daerah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kota Magelang, Jawa Tengah memiliki satu khas yaitu terkait dengan kuliner. Sehingga ini adalah aset penting bagi pengembangan parwisata di kota tersebut.

"Karena, pengembangan kuliner tidak bisa terlepas satu sama lainnya. Dimana-mana itu, Pariwisata dan Kulineran adalah menjadi satu, Kita ketahui bersama, bahwa pembangunan kepariwisataan bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” kata Sandiaga ditulis Selasa (12/10/2021).

Dimana wisata tanah air juga harus memiliki daya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah yang dapat mensejahterakan rakyat.

Sementara ini, sektor ekonomi kreatif merupakan sumber pembangunan inklusif yang mampu memperkuat identitas budaya, ekosistem kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk kreatif baru.

Dengan demikian, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kota Magelang, sejatinya sudah memiliki potensi dan modal yang sangat kuat untuk terus dikembangkan.

Oleh karena itu, Pelaksanaan Kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia akan dilakukan secara luring di Puri Asri Magelang Hotel & Resort, berupa pemberian materi terkait peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dari komunitas kriya di Kota Magelang.

Untuk kegiatan workshop di Kota Magelang masing-masing akan dihadiri oleh 35 pelaku ekonomi kreatif.

Program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

baca juga

Tahapan kegiatan dilakukan dimulai dari pemetaan dan pengusulan subsektor ekraf unggulan melalui kegiatan dengan Uji Petik terhadap 4 (empat) unsur/elemen Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PKM3I), yaitu: (1) 17 subsektor ekonomi kreatif; (2) kreator/pelaku ekraf (ABCG-M); (3) rantai nilai ekraf; dan (4) keterkaitan backward-forward linkage. Semua unsur PMK3I ini dapat didalami lebih lanjut melalui website https://kotakreatif.kemenparekraf.go.id.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Batik jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Batik jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Lifestyle | Senin, 11 Oktober 2021 | 18:05 WIB

Penuhi Tujuh Kriteria, Kaki Langit Mangunan Ditetapkan Jadi Desa Wisata Terbaik

Penuhi Tujuh Kriteria, Kaki Langit Mangunan Ditetapkan Jadi Desa Wisata Terbaik

Jogja | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:29 WIB

Kunjungi Gunungkidul, Sandiaga Uno Nilai Nglanggeran Siap untuk Uji Coba Terbatas

Kunjungi Gunungkidul, Sandiaga Uno Nilai Nglanggeran Siap untuk Uji Coba Terbatas

Jogja | Senin, 11 Oktober 2021 | 15:29 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×