Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Harga Minyak Dunia Melesat ke Level 80 Dolar AS per Barel

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Januari 2022 | 07:48 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat ke Level 80 Dolar AS per Barel
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melesat ke level USD80 per barel pada perdagangan Selasa, karena OPEC Plus sepakat untuk tetap dengan rencana kenaikannya untuk Februari berdasarkan indikasi bahwa varian Omicron virus korona hanya akan berdampak ringan terhadap permintaan.

Mengutip CNBC, Rabu (5/1/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD1,02 atau 1,3 persen menjadi USD80 per barel, hampir kembali ke level pada 26 November ketika laporan varian baru tersebut pertama kali muncul, memicu kejatuhan harga lebih dari 10 persen pada hari itu.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melesat 91 sen, atau 1,2 persen menjadi USD76,99 per barel.

"Pasar minyak  bullish  hari ini sebagai hasil optimisme yang bersumber dari pertemuan bulanan OPEC Plus, yang membantu harga minyak diperdagangkan lebih tinggi," kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen.

OPEC Plus, yang terdiri dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, setuju untuk tetap pada rencana peningkatan produksi sebesar 400.000 barel per hari (bph) pada Februari.

Keputusan tersebut mencerminkan meredanya kekhawatiran atas surplus besar pada kuartal pertama, serta keinginan untuk memberikan panduan yang konsisten ke pasar.

Stok minyak mentah di Amerika Serikat, konsumen utama dunia, diperkirakan turun selama enam pekan berturut-turut, berdasarkan ekspektasi sejumlah analis yang disurvei  Reuters , menjelang data industri mingguan yang akan dirilis Selasa, diikuti laporan pemerintah pada Rabu.

Gedung Putih menyambut baik keputusan OPEC Plus untuk melanjutkan peningkatan produksi yang akan membantu memfasilitasi pemulihan ekonomi.

"Tampaknya pasar berspekulasi bahwa Omicron adalah awal dari akhir Covid-19," kata Scott Shelton, spesialis energi di United ICAP.

baca juga

Di Inggris, orang yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 umumnya menunjukkan gejala yang tidak terlalu parah daripada sebelumnya.

Sementara di Prancis, Menteri Keuangan mengatakan beberapa sektor terganggu oleh lonjakan varian Omicron yang menyebar cepat, tetapi tidak ada risiko "melumpuhkan" ekonomi dan bertahan pada perkiraan pertumbuhan PDB 4% tahun ini.

Aktivitas manufaktur global tetap kuat pada Desember, menunjukkan dampak Omicron terhadap output telah berkurang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Pasar Sebut Tren Naiknya Harga Minyak Goreng Hingga Pekan Pertama Januari

Pedagang Pasar Sebut Tren Naiknya Harga Minyak Goreng Hingga Pekan Pertama Januari

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 18:42 WIB

Pemerintah Jaga Harga Minyak Goreng di Kisaran Rp 14.000 per Liter

Pemerintah Jaga Harga Minyak Goreng di Kisaran Rp 14.000 per Liter

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 15:15 WIB

Harga Minyak Goreng di Sejumlah Daerah Mulai Turun

Harga Minyak Goreng di Sejumlah Daerah Mulai Turun

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×