facebook

Bangkitkan Ekonomi Daerah, Petani Bawang di Brebes Beri Dukungan untuk Sandiaga Uno

Iwan Supriyatna
Bangkitkan Ekonomi Daerah, Petani Bawang di Brebes Beri Dukungan untuk Sandiaga Uno
Ratusan relawan yang tergabung dalam Sedulur Sandi Uno Brebes mendeklarasikan Menparekraf, Sandiaga Uno jadi presiden 2024.

Sandiaga dipilih karena memiliki kepedulian kepada petani bawang dan bisa membangkitkan ekonomi daerah.

Suara.com - Ratusan relawan yang tergabung dalam Sedulur Sandi Uno Brebes mendeklarasikan Menparekraf, Sandiaga Uno jadi presiden 2024. Sandiaga dipilih karena memiliki kepedulian kepada petani bawang dan bisa membangkitkan ekonomi daerah.

Ketua Sedulur Sandi Uno Brebes, Thoif Tajdidi mengatakan, berdasarkan rekam jejaknya Sandiaga banyak menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dan bisa membangun ekonomi.

“Pak Sandiaga ini ahli dalam bidang ekonomi, peduli kepada masyarakat dari semua elemen dan bisa menciptakan lapangan kerja,” ujar Thoif Tajdidi ditulis Senin (23/5/2022).

Thoif menegaskan, akan terus mensosialisasikan sosok Sandiaga kepada masyarakat luas. Sebab, hanya Sandiaga yang dinilai cocok untuk masyarakat Brebes khususnya petani bawang dan UMKM.

Baca Juga: Dukung Sandiaga Uno Maju Capres 2024, Relawan Jawara Bekasi: Kerjanya Sudah Nyata

“Semoga Pak Sandiaga bisa jadi presiden 2024. Sehingga bisa lebih banyak lagi membantu kami para UMKM dan petani bawang,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan petani bawang Brebes, Zainudin menuturkan, telah banyak program Sandiaga yang terbukti membantu masyarakat khususnya petani. Bahkan, Sandiaga dipercaya bisa memajukan ekonomi para petani bawang.

“Kami percaya, jika Indonesia dipimpin Pak Sandi bisa semakin maju. Sebab Pak Sandi sangat peduli kepada kami petani bawang dan bisa menangani keluhan kami,” ungkap Zainudin.

Adapun deklarasi dukungan untuk Sandiaga Uno jadi presiden dihadiri oleh para pelaku UMKM, petani bawang, buruh, komunitas pedagang tempe, hingga emak-emak.

Baca Juga: Jawara Bekasi Lantang Dukung Sandiga Uno Maju di Pilpres 2024, Ternyata Ini Alasannya

Komentar