Kilau Emas Redup Lagi, Kini Dekati Level Terendah Dalam 9 Bulan

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 12 Juli 2022 | 08:26 WIB
Kilau Emas Redup Lagi, Kini Dekati Level Terendah Dalam 9 Bulan
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia tertahan di dekat level terendah sembilan bulan pada perdagangan Senin, karena spekulasi untuk kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve dan penguatan dolar.

Mengutip CNBC, Selasa (12/7/2022) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.735,91 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD1.731,70.

Terlepas dari risiko resesi, akhir-akhir ini investor lebih memilih dolar ketimbang emas, mendorong mata uang itu ke puncak hampir dua dekade, juga mengikis daya tarik bullion di antara pembeli luar negeri.

Kenaikan suku bunga, sementara itu, meningkatkan opportunity cost memegang emas karena tidak memberikan imbal hasil.

"Emas berada di bawah tekanan karena dolar membuat pergerakan besar dan ada ekspektasi kenaikan suku bunga yang cukup besar setelah laporan federal (baru-baru ini) menyoroti pasar tenaga kerja yang kuat," ujar Edward Moya, analis OANDA.

"Harga emas dapat secara tentatif menembus di bawah level USD1.700 dan kemudian melihat level support kuat di sekitar USD1.670." Tambah Edward.

Data makro Amerika yang dirilis Jumat menunjukkan pasar tenaga kerja bergerak maju dengan peningkatan pekerjaan yang kuat, memberikan amunisi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga 75 basis poin bulan ini.

Sementara itu, Presiden Fed Kansas City, Esther George, yang menentang kenaikan 75 basis poin bulan lalu, mengatakan perubahan suku bunga yang tiba-tiba "dapat menciptakan ketegangan" dalam perekonomian.

Tetapi meningkatnya pesimisme atas kondisi sejumlah ekonomi di Asia, dan ketidakstabilan geopolitik sampai batas tertentu, membatasi kejatuhan emas, karena logam kuning tetap menjadi safe-haven selama masa-masa sulit, kata Ricardo Evangelista, analis ActivTrades.

baca juga

Sedangkan harga perak di pasar spot turun 0,7 persen menjadi USD19,16 per ounce.

Terlepas dari penurunan harga perak, biaya ritel koin American Silver Eagle tetap tinggi di sekitar USD35, premi sekitar 80 persen pada harga spot, yang tampaknya cukup tinggi untuk mempengaruhi permintaan, tulis Heraeus Precious Metals dalam sebuah catatan.

Sementara itu harga platinum anjlok 2,6 persen menjadi USD873,50 dan paladium melorot 1,3 persen menjadi USD2.154,99.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar Meroket ke Level Tertinggi Baru Kurun Dua Dekade, Harga Emas Jatuh

Dolar Meroket ke Level Tertinggi Baru Kurun Dua Dekade, Harga Emas Jatuh

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 06:21 WIB

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 969.000/Gram, Intip Daftarnya Di Sini

Masuk Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 969.000/Gram, Intip Daftarnya Di Sini

Bisnis | Senin, 11 Juli 2022 | 08:45 WIB

Harga Emas Makin Murah, 4 Pekan Turun Terus

Harga Emas Makin Murah, 4 Pekan Turun Terus

Bisnis | Senin, 11 Juli 2022 | 08:22 WIB

Harga Emas Sekarang Stagnan di Level Rp969.000 per Gram Setelah Sempat Anjlok 2 Hari

Harga Emas Sekarang Stagnan di Level Rp969.000 per Gram Setelah Sempat Anjlok 2 Hari

Batam | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam Bertahan di Rp 969.000/Gram

Harga Emas Antam Bertahan di Rp 969.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:20 WIB

Reli Dolar Terhenti, Harga Emas Kembali Menguat

Reli Dolar Terhenti, Harga Emas Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 07:34 WIB

Harga Emas Antam Lagi-lagi Anjlok

Harga Emas Antam Lagi-lagi Anjlok

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×