Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Diiringi Sumpah Palapa, Petani Tebu di Dompu Beri Dukungan untuk Ganjar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 08:32 WIB
Diiringi Sumpah Palapa, Petani Tebu di Dompu Beri Dukungan untuk Ganjar
Di kawasan perkebunan tebu Desa Surinomo, Pekat, Kabupaten Dompu, ribuan petani tebu berkumpul untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024.

Suara.com - Di lereng Gunung Tambora, tepatnya di kawasan perkebunan tebu Desa Surinomo, Pekat, Kabupaten Dompu, ribuan petani tebu berkumpul untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024. Mereka tergabung dalam Petani Tebu Bersatu (Petebu) Dompu.

Deklarasi tersebut diikuti petani tebu dari sedikitnya lima desa. Di antaranya Desa Sorinomo, Desa Pekat, Desa Doropeti, Desa Beringan Jaya dan Desa Nangakara.

Ketua Koperasi Tani Tebu Karya Bersama Kabupaten Dompu, Effendi Irawan mengatakan, Ganjar punya rekam jejak dan visi yang jelas untuk kesejahteraan para petani. Mulai dari bantuan permodalan, mengatasi persoalan dalam proses produksi, sosialisasi hasil panen, tata niaga, hingga promosi.

Kepedulian Ganjar Pranowo di sektor pertanian telah ditunjukannya saat masih menjabat di legislatif sebagai anggota DPR RI hingga eksekutif seperti saat ini, memimpin wilayah Jawa Tengah.

"Sebagai petani tebu di Kabupaten Dompu, kami percaya Bapak Ganjar Pranowo ini adalah figur yang pro terhadap masyarakat kecil. Dia memperhatikan masyarakat kecil terutama petani yang masih perlu bantuan," ucap Effendi di lokasi.

Effendi yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Desa Surinomo mengaku, petani tebu di Kabupaten Dompu merasakan dampak lesunya harga jual tebu yang kini berkisar Rp440 ribu per ton saja. Sementara, perluasan area perkebunan tebu di kawasan Dompu sebenarnya masih harus dilakukan guna memenuhi kebutuhan gula baik tingkat daerah maupun nasional.

"Jika Bapak Ganjar Pranowo menjadi presiden, kami percaya beliau bisa membantu kami. Harga tebu kami supaya dimaksimalkan. Lalu, perluasan areal kebun tebu melalui bantuan sosial untuk masyarakat yang mau menanam tebu. Karena saat ini masyarakat kesulitan mendapatkan dana untuk menanam tebu," kata Effendi

"Masyarakat mengharapkan agar bantuan dana perluasan setiap tahun terus dikucurkan di kabupaten Dompu, karena saat ini target dari mitra PT SMS belum tercapai, masih jauh," imbuh Effendi.

Effendi menyebut petani tebu se-Kabupaten Dompu siap menjadi garda terdepan mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024-2029. Sebab, sosok Ganjar dinilai sebagai pemimpin berkarakter kuat, ramah, merakyat, tetapi juga tegas jika terjadi suatu permasalahan.

"Jadi sosoknya (Ganjar) diharapkan oleh masyarakat tani untuk memperjuangkan hak-hak tani terutama masalah nilai jual produksi tani kami," jelas Effendi.

Sementara itu, salah satu petani tebu asal Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Imran (30) menyebutkan Ganjar Pranowo merupakan putra bangsa yang dibutuhkan untuk memimpin Indonesia ke depan. Menurut Imran, pandangan visioner Ganjar terbukti dapat mengentaskan banyak permasalahan tani.

"Figur dari bapak Ganjar ini luar biasa, beliau sayang anak-anak, pemikirannya jauh ke depan, itulah beliau. Saya sangat menginginkan Pak Ganjar saja yang menjadi presiden untuk kesejahteraan sektor pertanian dan Indonesia lebih maju," ucap Imran.

Acara deklarasi Petebu mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024 ini merupakan kali kelima dilakukan para petani tebu. Sebelumnya, dukungan Petebu kepada Ganjar digelar di daerah Nganjuk-Jawa Timur, Kabupaten Karanganyar-Jawa Tengah, Kabupaten Ogan Ilir-Sumatera Selatan, dan Kabupaten Way Kanan-Lampung.

Sebelum deklarasi, para petani tebu Kabupaten Dompu menggaungkan Sumpah Palapa di kawasan perkebunan tebu. Hal ini dilatarbelakangi oleh tanah Dompu termasuk salah satu dari 10 wilayah yang ingin dipersatukan Gajah Mada pada masa pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Majapahit.

Selain itu, acara Petebu kali ini juga diwarnai dengan Gebyar Budaya Nusantara. Masyarakat perwakilan dari delapan suku yang tinggal di Kabupaten Dompu melakukan pawai memakai pakaian adat dari meliputi Bojo, Sasak, Jawa, Osing, Bali, Samawa, Flores, dan Madura, diiringi permainan Gendang Beleq, alat musik tradisional suku Sasak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Majukan Generasi Muda Indonesia, Sahabat Ganjar Gelar Lomba Kejuruan Bagi SMK TKJ

Majukan Generasi Muda Indonesia, Sahabat Ganjar Gelar Lomba Kejuruan Bagi SMK TKJ

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:07 WIB

Ini Alasan Bima Arya Sebut Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil Jadi Opsi Duet Terbaik di Pilpres 2024

Ini Alasan Bima Arya Sebut Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil Jadi Opsi Duet Terbaik di Pilpres 2024

Jabar | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:10 WIB

Tak Pungkiri Bahas Pemilu 2024 dengan Ganjar dan Ridwan Kamil, Bima Arya: Ya Ada Lah

Tak Pungkiri Bahas Pemilu 2024 dengan Ganjar dan Ridwan Kamil, Bima Arya: Ya Ada Lah

Kalbar | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:45 WIB

Terkini

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB