Diiringi Sumpah Palapa, Petani Tebu di Dompu Beri Dukungan untuk Ganjar

Iwan Supriyatna Suara.Com
Selasa, 26 Juli 2022 | 08:32 WIB
Diiringi Sumpah Palapa, Petani Tebu di Dompu Beri Dukungan untuk Ganjar
Di kawasan perkebunan tebu Desa Surinomo, Pekat, Kabupaten Dompu, ribuan petani tebu berkumpul untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024.

Suara.com - Di lereng Gunung Tambora, tepatnya di kawasan perkebunan tebu Desa Surinomo, Pekat, Kabupaten Dompu, ribuan petani tebu berkumpul untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024. Mereka tergabung dalam Petani Tebu Bersatu (Petebu) Dompu.

Deklarasi tersebut diikuti petani tebu dari sedikitnya lima desa. Di antaranya Desa Sorinomo, Desa Pekat, Desa Doropeti, Desa Beringan Jaya dan Desa Nangakara.

Ketua Koperasi Tani Tebu Karya Bersama Kabupaten Dompu, Effendi Irawan mengatakan, Ganjar punya rekam jejak dan visi yang jelas untuk kesejahteraan para petani. Mulai dari bantuan permodalan, mengatasi persoalan dalam proses produksi, sosialisasi hasil panen, tata niaga, hingga promosi.

Kepedulian Ganjar Pranowo di sektor pertanian telah ditunjukannya saat masih menjabat di legislatif sebagai anggota DPR RI hingga eksekutif seperti saat ini, memimpin wilayah Jawa Tengah.

"Sebagai petani tebu di Kabupaten Dompu, kami percaya Bapak Ganjar Pranowo ini adalah figur yang pro terhadap masyarakat kecil. Dia memperhatikan masyarakat kecil terutama petani yang masih perlu bantuan," ucap Effendi di lokasi.

Effendi yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Desa Surinomo mengaku, petani tebu di Kabupaten Dompu merasakan dampak lesunya harga jual tebu yang kini berkisar Rp440 ribu per ton saja. Sementara, perluasan area perkebunan tebu di kawasan Dompu sebenarnya masih harus dilakukan guna memenuhi kebutuhan gula baik tingkat daerah maupun nasional.

"Jika Bapak Ganjar Pranowo menjadi presiden, kami percaya beliau bisa membantu kami. Harga tebu kami supaya dimaksimalkan. Lalu, perluasan areal kebun tebu melalui bantuan sosial untuk masyarakat yang mau menanam tebu. Karena saat ini masyarakat kesulitan mendapatkan dana untuk menanam tebu," kata Effendi

"Masyarakat mengharapkan agar bantuan dana perluasan setiap tahun terus dikucurkan di kabupaten Dompu, karena saat ini target dari mitra PT SMS belum tercapai, masih jauh," imbuh Effendi.

Effendi menyebut petani tebu se-Kabupaten Dompu siap menjadi garda terdepan mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024-2029. Sebab, sosok Ganjar dinilai sebagai pemimpin berkarakter kuat, ramah, merakyat, tetapi juga tegas jika terjadi suatu permasalahan.

Baca Juga: Majukan Generasi Muda Indonesia, Sahabat Ganjar Gelar Lomba Kejuruan Bagi SMK TKJ

"Jadi sosoknya (Ganjar) diharapkan oleh masyarakat tani untuk memperjuangkan hak-hak tani terutama masalah nilai jual produksi tani kami," jelas Effendi.

Sementara itu, salah satu petani tebu asal Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Imran (30) menyebutkan Ganjar Pranowo merupakan putra bangsa yang dibutuhkan untuk memimpin Indonesia ke depan. Menurut Imran, pandangan visioner Ganjar terbukti dapat mengentaskan banyak permasalahan tani.

"Figur dari bapak Ganjar ini luar biasa, beliau sayang anak-anak, pemikirannya jauh ke depan, itulah beliau. Saya sangat menginginkan Pak Ganjar saja yang menjadi presiden untuk kesejahteraan sektor pertanian dan Indonesia lebih maju," ucap Imran.

Acara deklarasi Petebu mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024 ini merupakan kali kelima dilakukan para petani tebu. Sebelumnya, dukungan Petebu kepada Ganjar digelar di daerah Nganjuk-Jawa Timur, Kabupaten Karanganyar-Jawa Tengah, Kabupaten Ogan Ilir-Sumatera Selatan, dan Kabupaten Way Kanan-Lampung.

Sebelum deklarasi, para petani tebu Kabupaten Dompu menggaungkan Sumpah Palapa di kawasan perkebunan tebu. Hal ini dilatarbelakangi oleh tanah Dompu termasuk salah satu dari 10 wilayah yang ingin dipersatukan Gajah Mada pada masa pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Majapahit.

Selain itu, acara Petebu kali ini juga diwarnai dengan Gebyar Budaya Nusantara. Masyarakat perwakilan dari delapan suku yang tinggal di Kabupaten Dompu melakukan pawai memakai pakaian adat dari meliputi Bojo, Sasak, Jawa, Osing, Bali, Samawa, Flores, dan Madura, diiringi permainan Gendang Beleq, alat musik tradisional suku Sasak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI