Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi USD 403 Miliar di Kuartal II-2022

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:16 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi USD 403 Miliar di Kuartal II-2022
Bank Indonesia [Antara]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia pada kuartal II tahun 2022 sebesar USD403 miliar. Angka itu turun dibandingkan kuartal I tahun 2022 yang sebesar USD412,6 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, penurunan utang luar negeri tersebut disebabkan oleh penurunan posisi utang luar negeri sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor swasta.

"Secara tahunan, posisi utang luar negeri kuarta II 2022 mengalami kontraksi sebesar 3,4% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 0,9% (yoy)," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Senin (15/8/2022).

Erwin memaparkan, posisi utang luar negeri Pemerintah pada kuartal II 2022 sebesar USD187,3 miliar, turun dibandingkan dengan posisi utang pada triwulan sebelumnya sebesar USD196,2 miliar.

Dia melanjutkan, penurunan posisi utang Pemerintah antara lain karena adanya pelunasan pinjaman bilateral, komersial, dan multilateral yang jatuh tempo selama periode April hingga Juni 2022.

"Pelunasan Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang jatuh tempo juga turut mendukung penurunan ULN Pemerintah di triwulan laporan. Di samping itu, volatilitas di pasar keuangan global yang cenderung tinggi juga berpengaruh pada perpindahan investasi SBN domestik ke instrumen lain, sehingga mengurangi porsi kepemilikan investor nonresiden pada SBN domestik," imbuh Erwin.

Sedangkan, tutur dia, utang luar negeri swasta juga ikut menurun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar USD207,1 miliar.

Perkembangan tersebut disebabkan oleh utang luar negeri lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 0,2% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencatat kontraksi sebesar 5,0% (yoy).

"Sementara itu, utang luar negeri perusahaan bukan lembaga keuangan (non financial corporations) mengalami kontraksi sebesar 1,3% (yoy), lebih dalam dari kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,5% (yoy)," kata dia

baca juga

Namun demikian, Erwin menambahkan, struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat dan terkendali, tercermin dari rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 31,8%.

"Selain itu, struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh utang Indonesia yang tetap didominasi oleh utang berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 86,7% dari total utang," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawang Merah dan Cabai Sudah Turun Harga, Sumbang Angka Deflasi

Bawang Merah dan Cabai Sudah Turun Harga, Sumbang Angka Deflasi

Batam | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Wow! BI Targetkan 45 Juta UMKM Gunakan QRIS

Wow! BI Targetkan 45 Juta UMKM Gunakan QRIS

Surakarta | Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:38 WIB

Gubernur BI Ingatkan Kepala Daerah Harus Kembali ke Asal-usul dengan Buka Pertanian

Gubernur BI Ingatkan Kepala Daerah Harus Kembali ke Asal-usul dengan Buka Pertanian

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×