Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Gelombang PHK Sektor Teknologi, Perusahaan Hilirisasi Nikel Justru Fokus Serap SDM Baru

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 November 2022 | 06:46 WIB
Gelombang PHK Sektor Teknologi, Perusahaan Hilirisasi Nikel Justru Fokus Serap SDM Baru
Ilustrasi Nikel. (Antara)

Suara.com - Perusahaan hilirisasi nikel di Maluku Utara fokus menyerap tenaga kerja baru di tengah kekhawatiran ancaman resesi ekonomi dunia di tahun 2023 serta gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor teknologi.

Tercatat, Harita Nickel melalui unit bisnisnya PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF) baru-baru ini membuka lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan. Tak berlebihan, karena kebutuhan SDM untuk proyek smelter baru dan yang akan beroperasi nanti memang cukup besar.

Lantaran banyaknya tenaga kerja yang diserap, Harita Nickel bahkan menjadi kontributor terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Selatan di bidang ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Pemkab Halmahera Selatan Ardiani Radjiloen menyatakan pihaknya memberi apresiasi tinggi bagi Harita Nickel atas kontribusi ketenagakerjaan tersebut.

“Saya sebagai Pemda Halsel dalam hal ini Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Harita, karena PAD kami per 21 Oktober 2022 sudah melebihi target dan kontribusi terbesar dari Harita,” kata Ardiani belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemda Halmahera Selatan selalu membuka ruang bagi perusahaan untuk bisa saling bersinergi dan berkolaborasi. Apalagi jika tujuannya adalah menekan jumlah pengangguran dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Apa yang dilakukan Harita sangat mendukung program Pencaker (Pencari kerja) yang digaungkan Pemkab Halsel untuk mengurangi pengangguran dan menekan angka kemisikinan,” ujarnya.

Data BPS mencatat, jumlah angkatan kerja di Maluku Utara per Agustus 2022 mencapai 609,2 ribu. Dari jumlah tersebut, mereka yang bekerja sebanyak 585 ribu orang dan yang masih menganggur sebanyak 24,2 ribu orang.

Halmahera Selatan menjadi daerah yang paling banyak menyumbang angkatan kerja, yakni sebanyak 112,3 ribu orang atau 18,43 persen dari total angkatan kerja di Maluku Utara.

baca juga

Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Maluku Utara per Agustus 2022 sebesar 3,98 persen, atau turun 0,73 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Halmahera Selatan menjadi daerah dengan TPT terendah yaitu sebesar 1,51 persen.

Rektor Universitas Negeri Khairun Ternate Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, mengatakan bahwa Halmahera Selatan memang memiliki jumlah penduduk terbanyak dari semua kabupaten kota di Maluku Utara.

“Karena itu kalau ada tren positif bahwa tingkat pengangguran di Halmahera Selatan itu lebih kecil dibandingkan kabupaten kota lain, maka bisa kita asumsikan bahwa kehadiran perusahaan terutama Harita dan beberapa perusahaan tambang lainnya, di wilayah Halmahera Selatan terutama di Obi, itu berkontribusi positif terhadap keberadaan tenaga kerja kita di sana,” kata Ridha.

“Dan kita berharap ini juga menjadi prioritas, sekali lagi menjadi prioritas perusahaan untuk terus mendorong anak-anak daerah kita itu bisa terserap kesana, tentu saja dengan kualitas, dan juga keterampilan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Berdasarkan catatan, HJF berhasil merekrut 1.200 karyawan hingga September 2022 dan akan kembali merekrut 600 tenaga kerja baru lagi hingga akhir tahun ini. Dengan jumlah tersebut, pada tahun ini akan mencapai 1.800 serapan tenaga kerja baik skilled maupun non-skilled.

Di sisi lain, saat ini di sektor teknologi terjadi winter tech alias gelombang PHK yang menerpa sejumlah perusahaan teknologi dunia dalam beberapa bulan terakhir. PHK dilakukan guna menjaga keberlangsungan bisnis dan menjadi strategi dalam menghadapi perlambatan ekonomi, lonjakan suku bunga, dan inflasi.

Beberapa di antaranya Meta, induk Facebook dan WhatsApp, lalu Twitter, Shoppe, dan Grab. Meta harus mengurangi jumlah tenaga kerjanya sekitar 13 persen dan berdampak lebih dari 11.000 karyawannya. Ada juga Twitter yang memangkas sekitar 3.700 pekerjaan dan mengumumkan informasi tersebut kepada karyawannya melalui surat elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Diguyur Rp 29,6 Triliun untuk Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Indonesia Diguyur Rp 29,6 Triliun untuk Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 16:01 WIB

101 Karyawan Pabrik AQUA di-PHK Diduga Akibat Protes Upah Lembur, Manajemen Buka Suara

101 Karyawan Pabrik AQUA di-PHK Diduga Akibat Protes Upah Lembur, Manajemen Buka Suara

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 12:25 WIB

Konflik China dan Taiwan Bisa Berdampak PHK Massal Industri Padat Karya

Konflik China dan Taiwan Bisa Berdampak PHK Massal Industri Padat Karya

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 13:50 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×