Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Telkom Dukung Pembangunan Desa dan Pariwisata Melalui Penerapan Sustainable Tourism Development

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2023 | 11:59 WIB
Telkom Dukung Pembangunan Desa dan Pariwisata Melalui Penerapan Sustainable Tourism Development
Masyarakat Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, Gowa. (Dok: Telkom)

Suara.com - Sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan untuk memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalankan berbagai program pembangunan bagi desa dan pariwisata.

Program tanggung jawab sosial ini mencakup pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yang bertujuan untuk pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Telkom mendukung pembangunan desa mandiri melalui penerapan program Sustainable Tourism Development, yang bertujuan untuk pengembangan konsep berwisata yang berdampak jangka panjang baik terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi masyarakat lokal dan wisatawan yang berkunjung.

Hingga saat ini, implementasi program sudah terlaksana di berbagai desa wisata Indonesia, yang salah satunya terletak di Kabupaten Gowa. Berlokasi di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, desa ini memiliki sumber daya flora dan fauna yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata alam.

Melihat potensi ini, Telkom bersama masyarakat Desa Timbuseng menginisiasi kawasan hutan bambu yang ada menjadi Ekowisata Bambu Desa Timbuseng. Dalam implementasinya, dilakukan pembentukan kelompok serta berbagai pelatihan pengolahan kerajinan bambu yang bertujuan untuk memberdayakan pemuda lokal untuk menghasilkan produk kerajinan yang bernilai dan menciptakan peluang usaha.

Tak hanya itu, Telkom juga mendirikan fasilitas penunjang seperti jembatan, kedai/warung kuliner, serta spot foto untuk melengkapi daya tarik kawasan Ekowisata Bambu Desa Timbuseng. Terbentuknya kelembagaan Ekowisata Bambu Desa Timbuseng juga menggerakkan masyarakat dan pemerintah lokal untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan.

Tak hanya di Desa Timbuseng, kawasan Labuan Bajo, yang merupakan salah satu dari 5 daerah yang ditetapkan Presiden Joko Widodo menjadi destinasi wisata prioritas Indonesia, juga menjadi sasaran lokasi program. Labuan Bajo memiliki 19 desa, yang beberapa diantaranya masih tergolong sebagai daerah tertinggal, salah satunya adalah Desa Macang Tanggar.

Memiliki luas wilayah 43,76 km2 dengan permasalahan terkait kelayakan sarana pendidikan dan sanitasi air bersih, Desa Macang Tanggar memperoleh bantuan pembangunan sekolah dan penyaluran air dari Telkom.

Pada tahun 2022, Telkom melakukan pemberian bantuan berupa pembuatan kandang hewan ternak dengan pemanfaatan material alami yang diperoleh dari hutan jati pada area Desa Macang Tanggar. Untuk lebih menarik minat wisatawan, terdapat area kandang terbuka yang memungkinkan interaksi antara wisatawan dengan hewan ternak.

Masih di area Labuan Bajo, sejak 2016, Telkom berpartisipasi membentuk dan mengembangkan Desa Wisata Cecer, Liang Dara.  Sanggar Riang Tana Tiwa sebagai aset utama Desa Wisata Cecer yang menampilkan aksi budaya khas Manggarai, memerlukan banyak sumber daya untuk pelestarian dan eksistensi.

Untuk itu, Telkom memberikan bantuan berupa sarana infrastruktur desa, yakni koneksi internet, air bersih, sanitasi layak untuk masyarakat, hingga sarana pendukung area wisata. Terbentuknya area wisata budaya dan area wisata agro Desa Wisata Cecer, secara langsung membuka berbagai lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Secara aktif, masyarakat terlibat dalam pengelolaan desa wisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan desa. Profesi yang berhasil berkembang dari pembangunan desa yang dilakukan adalah pemeran seni dan budaya, pengelola kebun agro, serta pengrajin produk khas lokal.

Terbentuknya desa wisata, yang diiringi dengan pengelolaan berkesinambungan oleh masyarakat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Rata-rata jumlah kunjungan wisatawan meningkat hingga 3500 pengunjung per tahun, dengan komposisi 54% wisatawan mancanegara dan 46% wisatawan domestik.

Berkat perkembangan yang signifikan, pada tahun 2021, Desa Cecer mendapatkan penghargaan sebagai Desa Wisata Berkelanjutan oleh Kemenparekraf.

“Program pembangunan lingkungan dan sosial dijalankan oleh Telkom secara penuh dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, serta terukur dampaknya untuk dapat dipastikan kebermanfaatannya oleh masyarakat.  Ke depan diharapkan, Telkom dapat terus menghadirkan program yang solutif untuk dapat lebih mengembangkan daerah berpotensi lainnya di Indonesia dengan tetap mengutamakan pendekatan bisnis perusahaan,” ujar SGM Community Development Center Telkom, Hery Susanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peduli Pendidikan, Telkom Bangun Sekolah Sementara di Daerah Terdampak Bencana Gempa Cianjur

Peduli Pendidikan, Telkom Bangun Sekolah Sementara di Daerah Terdampak Bencana Gempa Cianjur

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2023 | 10:00 WIB

Telkom dan Transjakarta Berkolaborasi Kembangkan Sistem Teknologi Informasi

Telkom dan Transjakarta Berkolaborasi Kembangkan Sistem Teknologi Informasi

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2023 | 11:10 WIB

Business Matching PaDi UMKM Catatkan Nilai Transaksi Lebih dari Rp30 Miliar

Business Matching PaDi UMKM Catatkan Nilai Transaksi Lebih dari Rp30 Miliar

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 17:27 WIB

Pijar Mahir Tingkatkan Kapabilitas Digital Generasi Muda untuk Picu Terciptanya UMKM Baru di Berbagai Industri

Pijar Mahir Tingkatkan Kapabilitas Digital Generasi Muda untuk Picu Terciptanya UMKM Baru di Berbagai Industri

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 14:23 WIB

Telkom Konsisten Dorong Akselerasi Digital di Dunia Pendidikan

Telkom Konsisten Dorong Akselerasi Digital di Dunia Pendidikan

News | Senin, 16 Januari 2023 | 18:37 WIB

Telkom Minta Masyarakat Waspada Penipuan Indihome, Ini Modusnya

Telkom Minta Masyarakat Waspada Penipuan Indihome, Ini Modusnya

Tekno | Kamis, 12 Januari 2023 | 19:38 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB