Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Jakarta Makin Macet, Polusi Udara Makin Pekat dan Tak Sehat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 Februari 2023 | 15:46 WIB
Jakarta Makin Macet, Polusi Udara Makin Pekat dan Tak Sehat
Sejumlah kendaraan bermotor menaiki trotoar saat melintas di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Akhir-akhir ini kondisi lalu lintas di Ibukota DKI Jakarta makin macet saja, kondisi ini pun diperburuk dengan kualitas udara yang makin tak sehat.

Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia mengatakan permasalahan polusi udara adalah permasalahan publik. Sehingga selain mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan kebijakan terkait kualitas udara, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dari polusi udara

Maka dari itu sebagai upaya kampanye memperjuangkan hak masyarakat atas udara bersih, komunitas peduli lingkungan Bicara udara berkolaborasi dengan BEM Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggandeng beberapa komunitas pesepeda Bike To Work dalam menghadirkan aksi bertema “Hari yang Bike untuk Solusi Tanpa Polusi” di Jakarta.

Kolaborasi ini dilakukan dengan bersepeda bersama dengan Bike To Work. Aktivitas bersepeda bersama dimulai dari Taman Ismail Marzuki dan berakhir di Aula Maftuchah UNJ, yang diikuti oleh lebih dari 80 pesepeda.

“Penting juga bagi kita meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dari polusi udara, salah satu caranya adalah dengan kolaborasi antar komunitas seperti ini,” ungkap Novita dikutip Senin (13/2/2023).

Sofyan, perwakilan dari BEM FIS UNJ dan Biru Voices 2022 menyatakan bahwa semua pihak harus mulai menyadari bahwa polusi udara adalah “silent killer” yang mengancam kesehatan masyarakat.

“Jika kita ingin hidup di masa depan, maka kita memerlukan kualitas hidup yang berkualitas, dan tidak mati karena polusi udara. Sinergitas semua pihak diperlukan, tidak bisa mengandalkan beberapa orang. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan sepeda atau transportasi umum,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Terapkan Sustainable Development Goals Melalui Kampung Madani

PNM Terapkan Sustainable Development Goals Melalui Kampung Madani

Bisnis | Senin, 13 Februari 2023 | 11:28 WIB

Polda Metro Jaya Beberkan Biang Kemacetan DKI Jakarta: Aktivitas Tinggi Warga dan Proyek Pembangunan

Polda Metro Jaya Beberkan Biang Kemacetan DKI Jakarta: Aktivitas Tinggi Warga dan Proyek Pembangunan

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:11 WIB

Ekonomi Suram, Aplikasi Pesan antar Makanan Zomato Undur Diri dari Indonesia

Ekonomi Suram, Aplikasi Pesan antar Makanan Zomato Undur Diri dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:07 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

×