Tekan Emisi Gas CO2, Schneider Indonesia Terus Galakan Penanaman Pohon

Iwan Supriyatna

Senin, 19 Juni 2023 | 07:35 WIB
Tekan Emisi Gas CO2, Schneider Indonesia Terus Galakan Penanaman Pohon
PT Schneider Indonesia, subsidiary dari Schneider Electric kembali memperkuat komitmennya untuk melakukan pengurangan emisi global melalui Schneider Sustainability Impact (SSI).

Suara.com - PT Schneider Indonesia, subsidiary dari Schneider Electric kembali memperkuat komitmennya untuk melakukan pengurangan emisi global melalui Schneider Sustainability Impact (SSI).

Sebagai bagian dari SSI, Schneider Indonesia menginisiasi Green Program untuk melakukan penanaman donasi 230 bibit tanaman buah pada lahan seluas 1.140 m2 dari total 10.650 m2 di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 kota Kediri, Jawa Timur.

Schneider Green Program sendiri telah diinisiasi sejak tahun 2022 dan telah berhasil memberikan dampak dan manfaat melalui penananaman lebih dari 300 pohon mulai dari Bekasi, Medan, Surabaya, Mojokerto, dan Malang – dengan potensi penyimpanan karbon hingga 6,89 ton.

“Schneider Green Program ini dimotori oleh para karyawan Schneider Indonesia yang memberi donasi bibit tanaman penghijauan pada sekolah-sekolah yang membutuhkan bibit tanaman untuk program penghijauan guna mengurangi emisi gas CO2,” ujar Roberto Rossi, Cluster President Schneider Indonesia dan Timor Leste dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).

Schneider Green Program memiliki target untuk menanam 800 bibit tanaman keras hingga tahun 2025 yang diperoleh dari donasi karyawan PT SEI dengan target sekitar 18,4 ton potensi penyimpanan karbon.

Pada awal pelaksanaan Schneider Green Program, Schneider Indonesia banyak melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki jurusan Ketenagalistrikan, Otomasi, & Energi Terbarukan untuk mempromosikan sekolah HIJAU lingkungan.

Dalam perjalanannya, banyak pihak di luar SMK yang menghubungi Schneider Indonesia untuk donasi bibit tanaman penghijauan pada lingkungan sekolah. Selanjutnya, Schneider Indonesia akan berkolaborasi dengan mitra dan pelanggan untuk melakukan misi Green ini pada masa depan.

Beroperasi sejak tahun 1973, hingga saat ini PT SEI memiliki kurang lebih 3.000 karyawan dengan 3 pabrik pintar/smart factories dan 1 platform logistik di Batam serta 1 pabrik engineer-to-order terbesar Asia yang terletak di Cikarang, Bekasi. Kesemua fasilitas pabrik tersebut melayani pasar internasional, regional, dan nasional dengan volume permintaan yang terus meningkat.

“Melalui Schneider Sustainability Impact (SSI), kami senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan yang memberikan dampak positif baik terhadap lingkungan maupun komunitas. Kami juga berharap kegiatan seperti dapat dilakukan secara merata di seluruh Indonesia, sehingga menjadi contoh bagi pihak-pihak lain untuk terus berkontribusi dalam melestarikan lingkungan,” tutup Roberto.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terikat di Pohon dan Disiram Air Got, Emak-emak Tolong Siswa Diduga Korban Bullying: Pasrah Nih Anak

Kondisi Terikat di Pohon dan Disiram Air Got, Emak-emak Tolong Siswa Diduga Korban Bullying: Pasrah Nih Anak

Kaltim | Minggu, 18 Juni 2023 | 10:36 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Mekarmukti Garut Memancing dan Menanam Pohon di Jalan Berlubang

Protes Jalan Rusak, Warga Mekarmukti Garut Memancing dan Menanam Pohon di Jalan Berlubang

Garut | Sabtu, 17 Juni 2023 | 19:29 WIB

Bodi Bak Gitar Spanyol, Ini Potret Cantik Wulan Guritno saat Duduk di Bawah Pohon Pakai Rok Lilit

Bodi Bak Gitar Spanyol, Ini Potret Cantik Wulan Guritno saat Duduk di Bawah Pohon Pakai Rok Lilit

Fresh | Jum'at, 16 Juni 2023 | 09:02 WIB

Terkini

Kapolda Metro Jaya Minta Anggota Lebih Humanis: Kehadiran Polisi Harus Benar-benar Dirasakan Warga

Kapolda Metro Jaya Minta Anggota Lebih Humanis: Kehadiran Polisi Harus Benar-benar Dirasakan Warga

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam

Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Saat Masyarakat Adat Papua Memberi Waktu bagi Alam untuk Pulih Lewat Tradisi Sasi

Saat Masyarakat Adat Papua Memberi Waktu bagi Alam untuk Pulih Lewat Tradisi Sasi

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bukan Sekadar Menang, Ini Pesan Persahabatan dalam "Two Turtles"

Bukan Sekadar Menang, Ini Pesan Persahabatan dalam "Two Turtles"

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:20 WIB

4 Laporan Masuk, 1 Jadi Tersangka Kasus Asusila di Pesantren Bekasi

4 Laporan Masuk, 1 Jadi Tersangka Kasus Asusila di Pesantren Bekasi

Bekaci | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Kalau Prabowo Batuk, Harga Saham dan Nilai Rupiah Anjlok

Kalau Prabowo Batuk, Harga Saham dan Nilai Rupiah Anjlok

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Berapa Lama Ketahanan Lipstik Maybelline? Cek 3 Varian Superstay Ini

Berapa Lama Ketahanan Lipstik Maybelline? Cek 3 Varian Superstay Ini

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Malam Gila Liga Champions: Barcelona Pesta Gol, Duo Raksasa Eropa Malah Merana

Malam Gila Liga Champions: Barcelona Pesta Gol, Duo Raksasa Eropa Malah Merana

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Kebijakan Lama Orde Baru di Balik Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra, Bagaimana Bisa Terjadi?

Kebijakan Lama Orde Baru di Balik Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra, Bagaimana Bisa Terjadi?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:08 WIB

×