Proyek Mangkrak Terminal LNG Teluk Lamong Milik PGN Terendus BPK

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:18 WIB
Proyek Mangkrak Terminal LNG Teluk Lamong Milik PGN Terendus BPK
Ilustrasi. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengendus adanya kerugian negara dalam proyek pembangunan terminal gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Teluk Lamong di Surabaya.

Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengendus adanya kerugian negara dalam proyek pembangunan terminal gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Teluk Lamong di Surabaya, Jawa Timur milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Kerugian negara ini timbul usai proyek senilai Rp383,2 miliar tersebut terancam mangkrak dan tidak bisa dimanfaatkan.

Dalam laporan hasil pemeriksaan terhadap kinerja PGN tahun 2017 hingga semester I 2022, BPK menyebutkan proyek terminal LNG Teluk Lamong berpotensi tidak dapat dimanfaatkan.

Berdasarkan temuan BPK,salah perhitungan terjadi sejak tahap perencanaan. “Kami menduga dari proyek tersebut ada potensi kerugian negara,” tutur Anggota VII BPK, Hendra Susanto yang dikutip dari Majalah Tempo dengan judul artikel 'Mengapa Proyek Terminal Gas PGN Mangkrak' edisi 22 Juli 2023.

Menurut laporan BPK, manajemen PGN tidak memitigasi risiko yang muncul dalam tahap perencanaan. Sebab, penyusunan asumsi penambahan volume dari pelanggan baru hanya menggunakan data survei yang tidak lengkap. Padahal sebelumnya terminal LNG Teluk Lamong diharapkan dapat mengatasi defisit gas di wilayah Jawa Timur.

Diketahui pengembangan terminal LNG ini merupakan upaya PGN untuk memenuhi kebutuhan gas bumi yang terus meningkat, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Selain itu, pembangunan infrastruktur gas bumi untuk mendukung bauran energi minimal 22% pada 2025.

Dalam membangun terminal LNG dengan kapasitas gas 40 juta kaki kubik per hari (MMscfd), PGN bekerja sama dengan dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

Proyek yang terbagi dalam tiga fase itu ditargetkan beroperasi akhir 2019 dan rampung keseluruhan pada 2023, namun sayangnya hingga detik ini belum ada tanda-tanda kehidupan dari operasional terminal LNG tersebut.

PGN sendiri telah menyelesaikan proyek fase pertama terkait analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

baca juga

Sementara fase kedua adalah pembangunan terminal pengisian LNG skala kecil menggunakan ISO tank ukuran 20-40 kaki container untuk mendistribusikan gas alam cair di luar sistem pipa ataupun menggunakan truk, namun sayangnya fase kedua ini boleh dibilang mangkrak.

Usut punya usut, PGAS Solution anak usaha PGN belum bisa menggarap proyek fase kedua karena induk usahanya harus mempertajam sejumlah variabel keekonomian, seperti pasokan LNG serta permintaan pelanggan.

Alhasil, Direksi PGN juga belum meneken perubahan keputusan investasi akhir atau re-final investment decision lantaran proyek ini tidak memenuhi skala ekonomi.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, mengatakan realisasi pembangunan saat ini menunggu pembangunan flat bottom tank. "Pembangunan flat bottom tank masih menunggu kesiapan calon pelanggan gas berdasarkan perencanaan manajemen sebelumnya," kata dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikabarkan Mangkrak, Apa Kabar Proyek Terminal LNG Teluk Lamong Milik PGN?

Dikabarkan Mangkrak, Apa Kabar Proyek Terminal LNG Teluk Lamong Milik PGN?

Bisnis | Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:42 WIB

FSRU Lampung sebagai Infrastruktur Integrasi Topang Keandalan Layanan Distribusi Gas Bumi di Jawa Bagian Barat

FSRU Lampung sebagai Infrastruktur Integrasi Topang Keandalan Layanan Distribusi Gas Bumi di Jawa Bagian Barat

Bisnis | Minggu, 30 Juli 2023 | 13:21 WIB

Strategi Subholding Gas Pertamina Buat Jaga Keberlangsungan Bisnis

Strategi Subholding Gas Pertamina Buat Jaga Keberlangsungan Bisnis

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2023 | 14:55 WIB

Terkini

Perkuat Peran Posyandu Pada Enam Bidang SPM, TP Posyandu Pusat Beri Asistensi di Sorong

Perkuat Peran Posyandu Pada Enam Bidang SPM, TP Posyandu Pusat Beri Asistensi di Sorong

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pemprov DKI Siapkan 75 Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri pada 2027

Pemprov DKI Siapkan 75 Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri pada 2027

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Flek Hitam dan Ratakan Warna Kulit Usia 50-an

Urutan Skincare Malam Viva untuk Flek Hitam dan Ratakan Warna Kulit Usia 50-an

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:15 WIB

TP Posyandu Pusat Perkuat Registrasi untuk Dukung Transformasi Posyandu di Kota Sorong

TP Posyandu Pusat Perkuat Registrasi untuk Dukung Transformasi Posyandu di Kota Sorong

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Sinopsis River, Film Horor Slasher Pembunuh Bertopeng di Sungai Terpencil

Sinopsis River, Film Horor Slasher Pembunuh Bertopeng di Sungai Terpencil

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Daftar 10 Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia September 2026

Daftar 10 Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia September 2026

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Dibangun dari Atas, KDMP Dinilai Rentan Bangkrut saat Tak Lagi Disokong Negara

Dibangun dari Atas, KDMP Dinilai Rentan Bangkrut saat Tak Lagi Disokong Negara

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Kabut Asap Malaysia Makin Parah, Indonesia Bakal 'Dikeroyok' di Pertemuan Menlu Se-ASEAN

Kabut Asap Malaysia Makin Parah, Indonesia Bakal 'Dikeroyok' di Pertemuan Menlu Se-ASEAN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel

Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:02 WIB

House of Hummingbird: Tentang Tumbuh di Dunia yang Tak Selalu Memberi Ruang

House of Hummingbird: Tentang Tumbuh di Dunia yang Tak Selalu Memberi Ruang

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×