Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Nelayan KNP Sumsel Bantu Warga Pesisir dan Dorong Pelestarian Ekosistem Sungai

Iwan Supriyatna

Senin, 28 Agustus 2023 | 06:35 WIB
Nelayan KNP Sumsel Bantu Warga Pesisir dan Dorong Pelestarian Ekosistem Sungai
Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sumatra Selatan kembali melakukan kegiatan positif untuk warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Suara.com - Simpatisan Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sumatra Selatan kembali melakukan kegiatan positif untuk warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

KNP Sumsel terjun langsung ke Dusun 1, Desa Bangsal, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI, Sumsel. Dalam lawatannya, relawan Ganjar itu mendapat antusiasme yang meriah dari warga setempat.

Koordinator Wilayah KNP Sumsel, Heldi Bagja mengatakan ada sejumlah agenda yang digelar oleh simpatisan Ganjar itu untuk warga meliputi edukasi menangkap ikan ramah lingkungan.

Sebagai bentuk nyata mendorong penangkapan ikan ramah lingkungan, KNP Sumsel memberikan bantuan alat tangkap berupa jaring untuk meningkatkan produktivitas para nelayan dalam menangkap ikan di Sungai Pampangan.

Bantuan jaring serta edukasi menangkap ikan ramah lingkungan menjadi penting dilakukan agar ekosistem sungai serta populasi ikan di dalamnya dapat terjaga dengan baik serta dapat dirasakan oleh generasi berikutnya.

"Harapan untuk nelayan setempat setelah kami bantu hasil produksi atau tangkap ikan nelayan bertambah yang pertama. Yang kedua mereka dapat mengetahui sosok Pak Ganjar Pranowo itu seperti apa setelah kita jabarkan tadi," jelas Bagja ditulis Senin (28/8/2023).

Bagja mengungkapkan, selain berprofesi sebagai nelayan, warga setempat juga memproduksi kemplang panggang. Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan dijadikan camilan renyah khas bumi Sriwijaya itu.

Dia berharap, dengan peningkatan produktivitas nelayan, terjaga ekosistem sungai serta melimpahnya tangkapan ikan dapat mendongkrak produksi rumahan kemplang sehingga berdampak pada perekonomian warga setempat.

Melalui kegiatan ini pula dukungan terhadap Ganjar Pranowo semakin diperkuat. Pasalnya, KNP Sumsel juga memperkenalkan tokoh 'berambut putih' serta sederet kinerjanya selama memimpin Jawa Tengah kepada warga setempat.

baca juga

"Ada program-program bapak Ganjar Pranowo di Jawa Tengah itu yang sangat tersentuh ke nelayan. Ada bantuan untuk nelayan dari bapak Ganjar Pranowo ketika beliau memimpin di Jawa Tengah seperti subsidi minyak gratis, solar gratis, terus ada aplikasi Siandin (Sistem Informasi Kelautan dan Perikanan) yang dilakukan oleh pak Ganjar Pranowo," pungkas Bagja.

Sebagai informasi, KNP Sumsel terus bergerak kontinyu menjaring aspirasi para nelayan di wilayah Sumsel. Di sisi lain, relawan Ganjar itu juga bakal melakukan berbagai program dan aksi nyata untuk membantu nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Dua Nelayan yang Hilang di Perairan Jepara

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Dua Nelayan yang Hilang di Perairan Jepara

Jawa Tengah | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 21:01 WIB

Hiu Tutul Terperangkap Nelayan di Aceh, Langsung Dilepas ke Laut

Hiu Tutul Terperangkap Nelayan di Aceh, Langsung Dilepas ke Laut

Video | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 09:00 WIB

Komisi IV Terima Aduan Masyarakat soal Kebijakan Larangan Ekspor Benih Lobster

Komisi IV Terima Aduan Masyarakat soal Kebijakan Larangan Ekspor Benih Lobster

DPR | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

×