Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Taipan RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN

Rifan Aditya

Jum'at, 05 Januari 2024 | 07:27 WIB
Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Taipan RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN
Sukanto Tanoto (Dok. Tanoto Foundation) - Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliader RI Beli Hotel Rp 3 T di Shanghai hingga Siap Bantu Bangun IKN

Suara.com - Apakah Anda sudah mengenal sosok Sukanto Tanoto, miliader asal Indonesia yang menyatakan akan membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun IKN? Jika belum, simak profil dan kekayaan Sukanto Tanoto selengkapnya dalam ulasan berikut ini. 

Kabar Susanto Tanoto yang akan membantu Presiden Jokowi membangun IKN, bukanlah omong kosong belakang. Sebab, kabar ini telah disampaikan langsung oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Sukanto Tanoto hadir bak tuan tanah di Ibu Kota Nusantara. Salah satu orang terkaya di Indonesia itu disebut mempunyai kurang lebih 48 ribu hektare tanah di IKN. 

Adapun lahan ini dipegang oleh perusahaan Sukanto melalui PT ITCHI Hutan Manunggal yang berlokasi di Kalimantan Timur. Namun, lahan itu pada akhirnya terpaksa diambil alih lantaran akan digunakan untuk pembangunan IKN. 

Profil dan Kekayaan Sukanto Tanoto 

Sukanto Tanoto adalah pria kelahiran Medan Sumatera Utara pada tanggal 25 Desember 1949 silam. Menurut data Forbes, Sukanto Tanoto termasuk sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan hingga mencapai US$ 2,7 miliar atau setara Rp 41 triliun. 

Melansir dari laman Tanoto Foundation, Tanoto aalah salah satu orang yang mendirikan sebuah kelompok bisnis besar yang diberi nama Royal Golden Eagle (RGE). Sekitar 50 tahun lalu, berangkat dari sebuah toko kecil yang menyediakan bahan suku cadang, Tanoto mulai membangun bisnisnya. 

Sampai saat ini Sukanto Tanoto sudah berhasil mengantarkan RGE menjadi sebuah bisnis grup yang berbasis di negara Singapura. Di bawah kepemimpinannya, RGE mempunyai aset dengan nilai lebih dari US$25 miliar dan total pekerjanya mencapai 60.000 orang. 

Diketahui, kelompok bisnis RGE bergerak dalam berbagai industri yang memproduksi sumber daya alam (SDM) berkelanjutan. Industri ini antara lain yaitu industri kertas dan pulp oleh (APRIL - Asia Pacific Resources International Holding Ltd dan Asia Symbol), industri perkebunan Kelapa Sawit (Asian Agri dan Apical), serat viscose (Sateri), specialty cellulose (Bracell Limited), serta pengembangan energy (Pacific Oil & Gas). 

baca juga

Adapun produk yang dihasilkan dari kelompok bisnis RGE sudah dipasarkan di berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Brasil, Filipina, Finlandia, hingga ke Kanada. Jaringan pemasarannya pun juga telah tersebar di empat benua.  

Dilansir dari berbagai sumber, Sukanto Tanoto menempuh pendidikan SD di Belawan pada tahun 1960. Dia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya di salah satu SMP di Medan pada tahun 1963, dan SMA di Medan tahun 1966. 

Usai perekonomiannya mulai stabil, 10 tahun kemudian dia lantas melanjutkan program pendidikan lewat Indonesia Executive Management Program, Insead, Prancis pada tahun 1980, Harvard Business School, AS pada tahun 1982, dan yang terakhir Wharton Fellows Program pada tahun 2001. 

Terbaru, taipan asal Indonesia itu baru saja membeli sebuah hotel mewah di Sanghai melalui salah satu perusahaan propertinya bernama Pacific Eagle.

Tak hanya memiliki interior yang mewah hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang menakjubkan. Misalnya pemandangan kota Sanghai, tempat tidur king size, ruang tamu, toilet, ruang pertemuan, ruangan hall dan lainnya. 

Melansir dari laman real estate Mingtiandi, Pacific Eagle harga hoter tersebut sebesar US$ 270 juta atau setara dengan Rp 3,2 triliun. Hotel yang diresmikan pada tahun 2016 itu mempunyai 193 kamar hotel dengan total luas mencapai 36.000 m².

Hotel ini diklaim sebagai hotel bintang 7 pertama yang ada di Shanghai. Diberitakan media lokal, Sukanto Tanoto akan tetap mempertahankan merek Wanda dan dikelola oleh devisi perusahaan. 

Nah demikianlah profil dan kekayaan Sukanto Tanoto, salah satu orang terkaya Indonesia yang akan membantu Presiden Jokowi membangun IKN. Semoga bermanfaa!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Sukanto Tanoto, Pengusaha Kaya Raya yang Bantu Jokowi Bangun IKN

Siapa Sukanto Tanoto, Pengusaha Kaya Raya yang Bantu Jokowi Bangun IKN

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 16:22 WIB

Mengintip Harta Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliarder yang Mau Bantu Jokowi Bangun IKN

Mengintip Harta Kekayaan Sukanto Tanoto, Miliarder yang Mau Bantu Jokowi Bangun IKN

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:14 WIB

Sosok Sukanto Tanoto, Konglomerat RI yang Beli Mal Mewah di Singapura

Sosok Sukanto Tanoto, Konglomerat RI yang Beli Mal Mewah di Singapura

Bisnis | Jum'at, 28 April 2023 | 15:42 WIB

Terkini

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:09 WIB

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:56 WIB

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:27 WIB

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

Di Balik Mundurnya Dirut Pos Indonesia, Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan Keuangan

Di Balik Mundurnya Dirut Pos Indonesia, Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:08 WIB

Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?

Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:01 WIB

2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026

2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:56 WIB

×