Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 05 Maret 2024 | 11:23 WIB
Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?
Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan gagasan antikorupsi saat acara PAKU Integritas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Makan siang gratis yang menjadi program calon presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan dari beberapa lembaga asing. Menurut Fitch Ratings dan Moody's, ada risiko fiskal jangka menengah yang menghantui Indonesia seiring dengan realisasi beberapa janji kampanye Prabowo, termasuk program makan siang dan susu gratis di sekolah yang diperkirakan dapat menghabiskan biaya sekitar 2% PDB setiap tahunnya. 

Selain itu, pernyataan Prabowo tentang kemampuan Indonesia untuk mempertahankan rasio utang terhadap PDB yang lebih tinggi juga dianggap sebagai risiko terhadap proyeksi fiskal dasar oleh Fitch Ratings.

Program makan gratis yang diusung Prabowo Subianto dengan tujuan memberikan makan siang dan susu gratis kepada 78,5 juta siswa di sekitar 400.000 sekolah di seluruh Indonesia memiliki tujuan mengentaskan masalah kekurangan gizi yang berdampak pada stunting.

Dengan adanya program ini, diharapkan calon penerus bangsa ini bisa berkembang lebih baik tanpa kekurangan nutrisi.

Program ini direncanakan akan berjalan hingga tahun 2029 dan memerlukan dana sekitar Rp 450 triliun. Menurut perwakilan tim kampanye Prabowo, pemerintahannya membutuhkan anggaran sekitar Rp100 triliun hingga Rp120 triliun untuk menjalankan program ini pada tahun pertama.

"Jika (Program Makan Siang Gratis) diterapkan, hal ini akan menunjukkan langkah yang berbeda dengan rekam jejak Indonesia sebelumnya dalam hal keuangan anggaran dan rasio utang yang dikelola secara konservatif," ujarwakil presiden dan pejabat senior lembaga Moody's Investors Service, Anushka Shah.

Saat ini, dampak terhadap kelayakan kredit Indonesia dinilai netral. Namun, lanjut dia, arah kebijakan pemerintah Indonesia masih abu-abu seiring belum jelasnya komposisi parlemen.

Di sisi lain, dalam sebuah artikel yang dimuat oleh lembaga Foreign Policy dengan judul "How Will Prabowo Lead Indonesia?", seorang penulis yang berada di New York, Amerika Serikat (AS), Salil Tripathi, juga mengamati program makan gratis Prabowo. Program ini disebut sebagai langkah populis untuk mendapatkan dukungan di dalam negeri.

Menurutnya, proyek tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar US$7,68 miliar pada tahun pertama. Walaupun diapresiasi, rencana pemberian makan subsidi ini diyakini akan memberikan beban pada anggaran Indonesia dan mungkin akan meningkatkan defisit fiskal negara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos OJK Tertawa Ditanya Masuk Radar Menkeu Prabowo

Bos OJK Tertawa Ditanya Masuk Radar Menkeu Prabowo

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 11:11 WIB

Nasib Amien Rais Cegat Prabowo Buat Kasih Selamat, Reaksi Ajudan Jadi Omongan: Dihalangin dan Dipelototin

Nasib Amien Rais Cegat Prabowo Buat Kasih Selamat, Reaksi Ajudan Jadi Omongan: Dihalangin dan Dipelototin

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2024 | 10:49 WIB

Rekam Jejak Amien Rais: Nasib Bapak Reformasi Kini Miris, Cuma Bisa 5 Detik Ketemu Prabowo

Rekam Jejak Amien Rais: Nasib Bapak Reformasi Kini Miris, Cuma Bisa 5 Detik Ketemu Prabowo

News | Selasa, 05 Maret 2024 | 09:56 WIB

Mayor Teddy Kesal Pipinya Dicolek Sembarangan, Warganet Singgung Soal Pelecehan

Mayor Teddy Kesal Pipinya Dicolek Sembarangan, Warganet Singgung Soal Pelecehan

Entertainment | Selasa, 05 Maret 2024 | 10:01 WIB

Ditanya Lagu Kesukaan Prabowo, Ekspresi Tak Nyaman Titiek Soeharto Jadi Sorotan

Ditanya Lagu Kesukaan Prabowo, Ekspresi Tak Nyaman Titiek Soeharto Jadi Sorotan

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2024 | 09:32 WIB

Kala Inflasi Mencekik, Obligasi Bisa Jadi Obat Mujarab Investor

Kala Inflasi Mencekik, Obligasi Bisa Jadi Obat Mujarab Investor

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 07:19 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB