Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lawan Israel, Pemimpin Iran Ali Khamenei Punya Harta Rp 3.000 Triliun

Iwan Supriyatna | Syifa Nur Layla | Suara.com

Rabu, 17 April 2024 | 21:46 WIB
Lawan Israel, Pemimpin Iran Ali Khamenei Punya Harta Rp 3.000 Triliun
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei. [AFP]

Suara.com - Pada Sabtu (13/4), Iran melakukan penyerangan militer ke wilayah Israel. Iran mula-mula meluncurkan serangan dengan menerbangkan 100 drone ke Israel.

Penyerangan ini sebagai balasan atas serangan Israel terhadap konsulatnya di Damaskus pada 1 April 2024. Saat itu tujuh petugas Garda Revolusi ditemukan tewas.

Ali Khamenei adalah tokoh utama dalam serangan tersebut. Dia sudah memimpin Iran sejak 1989.

Selama kepemimpinannya, Ali sangat mengundang kontroversi mulai dari militer, politik luar negeri hingga kekayaannya.

Berdasarkan hasil investigasi Reuters, Ali punya kekayaan mencapai US$95 miliar atau Rp1.530 triliun pada 2013 lalu.

Kekayaan sebesar itu didapatinya dari Setad-sebuah organisasi terkuat di Iran yang terselubung. Artinya Setad melakukan kegiatannya secara tertutup dan tak diketahui banyak orang.

Setad berdiri lantaran wasiat dari pemimpin pertama Iran, Ayatollah Khomeini pada 1989. Dia menginginkan Iran punya organisasi bidang properti. Keuntungannya diperuntukkan membantu masyarakat miskin dan veteran perang.

Seiring berjalannya waktu, pemimpin Iran lama-kelamaan memakai Setad menjadi gurita bisnis yang besar. Bisnis bukan lagi hanya properti saja, tapi juga sektor industri, keuangan, minyak, telekomunikasi dan lainnya.

Tujuannya tak lain hanya untuk menelurkan bibit konglomerat baru. Setad bahkan tak punya pengawasan. Tak heran jika tak ada yang tahu penggunaan dari hasil keuntungan Setad.

Sampai kini, belum ada bukti kuat yang merujuk Setad digunakan sewenang-wenang oleh Ali.

Salah satu media AS juga menganalisis keberadaan Setad. Keuntungannya yang mencapai US$95 miliar disebut-sebut melebihi 40 persen total ekspor minyak Iran pada 2013.

Otoritas AS pun menyebut bila kekayaan Ali mencapai US$200 miliar atau Rp3.000 triliun yang berasal dari Setad selama 35 tahun.

Berbagai tudingan dari Reuters dan otoritas AS kemudian dibantah oleh otoritas Iran. Setad memang ada dan fokus untuk menyejahterakan rakyat.

Akhirnya salah satu media lokal Iran memberitakan Setad mendapat keuntungan 90 persen untuk kesejahteraan rakyat pada 2014 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erdogan Sebut Benyamin Netanyahu Harus Disalahkan Atas Serangan Iran ke Israel

Erdogan Sebut Benyamin Netanyahu Harus Disalahkan Atas Serangan Iran ke Israel

News | Rabu, 17 April 2024 | 16:15 WIB

Presiden Putin Apresiasi Serangan Iran ke Israel: Cara Terbaik Menghukum Agresor

Presiden Putin Apresiasi Serangan Iran ke Israel: Cara Terbaik Menghukum Agresor

News | Rabu, 17 April 2024 | 15:20 WIB

Imbas Konflik Perang Israel-Iran, Nilai Tukar Rupiah Anjlok ke Rp16.088

Imbas Konflik Perang Israel-Iran, Nilai Tukar Rupiah Anjlok ke Rp16.088

Video | Rabu, 17 April 2024 | 14:34 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB