Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

BGR Logistik Indonesia Ikut Jaga Kualitas Layanan Pendistribusian Bantuan Pangan Stunting

Iwan Supriyatna

Senin, 20 Mei 2024 | 15:15 WIB
BGR Logistik Indonesia Ikut Jaga Kualitas Layanan Pendistribusian Bantuan Pangan Stunting
Penyaluran bantuan pangan penanganan stunting saat ini tengah digulirkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan ID FOOD sebagai operator penyaluran di 7 provinsi.

Suara.com - Penyaluran bantuan pangan penanganan stunting saat ini tengah digulirkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan ID FOOD sebagai operator penyaluran di 7 provinsi.

Dalam pelaksanaannya berbagai evaluasi dan perbaikan terus dijalankan untuk memastikan penyaluran tepat waktu, tepat sasaran, dan produk yang didistribusikan terjaga kualitasnya.

Dalam rangka memastikan program tersebut berjalan sesuai sasaran, PT BGR Logistik Indonesia (BLI) sebagai salah satu transporter penyaluran bantuan berupaya menjalankan berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Cabang BLI DKI Jakarta, selaku Wakil Ketua OC Kegiatan Penyaluran Bantuan Stunting di Jawa Barat, Farhan Isma Putra.

“PT BGR Logistik Indonesia (BLI) siap meningkatkan kualitas layanan penyaluran program bantuan pangan stunting. Termasuk diantaranya dengan menjalankan berbagai masukan yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Pangan Protein Hewani yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat di Aula DKPP Jabar yang digelar pada tanggal 14 Mei 2024,” ujar Kepala Cabang BLI DKI Jakarta, Farhan Isma Putra, dalam keterangan tertulisnya (20/5).

Farhan menambahkan, pada pertemuan yang bertujuan untuk membahas mekanisme penyediaan serta distribusi bantuan pangan protein hewani kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di Jawa Barat tersebut, BLI mendapat banyak masukan dan usulan strategis terkait penyaluran bantuan pangan.

Selain itu pada rapat tersebut, BKKBN Prov Jabar menyampaikan bahwa terkait data utama dan data pengganti/ cadangan KRS yang tidak mencukupi 100% salur, maka BKKBN dengan tim penyuluh KB bersedia menyiapkan data pengganti tambahan, hanya saja ini perlu dikomunikasikan ke Bapanas oleh IDFOOD agar hal tersebut memenuhi unsur kesesuaian terhadap prosedur atau juknis.

“Kita telah catat dan rumuskan langkah-langkah perbaikannya,” ujarnya.

Salah satu, masukan yang ditindaklanjuti diantaranya terkait pengelolaan jadwal salur, menurutnya, BLI akan mengupayakan kesinambungan jadwal penyaluran bantuan pangan, serta mengoptimalkan koordinasi kepada pihak terkait agar penyaluran dapat berjalan efektif.

“Selain itu juga dibahas terkait optimalisasi koordinasi. BLI akan melakukan koordinasi yang optimal di lingkungan DKPP, DKP, BKKBN mulai dari tingkat Provinsi, Kota/Kabupaten hingga Kecamatan, termasuk tenaga penyuluh KB di Desa/Kelurahan,” terangnya.

baca juga

Selanjutnya, hal yang menjadi concern adalah terkait penguatan tenaga juru bagi. “BLI akan memperkuat kapasitas dan kinerja Tenaga Juru Bagi yg ada saat ini, dan sebagai penguatan BLI menyambut inisiatif kolaborasi dengan berbagai unsur di Desa/Kelurahan,” tegasnya.

Sementara untuk meningkatkan efektifitas dan ketepatan penyaluran, Farhan menuturkan, BLI menyambut baik usulan berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan mengoptimalkan armada Maskara.

“Langkah ini tentunya melalui pola salur yang akan disesuaikan, rencananya menggunakan mobile cold storage sebagai mobile hub,” tuturnya.

Menurutnya, langkah ini akan memperkaya opsi penyaluran bantuan di samping metode yang sudah berlangsung saat ini dengan pola direct dari titik supplier, transporter langsung menyalurkan produk ke titik bagi, atau dari suplier dikonsolidasi terlebih dahulu ke beberapa hub untuk kemudian transporter menyalurkan ke titik bagi dengan menggunakan armada lebih kecil dengan menyesuaikan kondisi jalan yang akan dilewati.

“Sejumlah inisiatif yang diambil ini dimaksudkan guna mengoptimalkan kolaborasi dengan unsur kearifan lokal dan meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan,” ucapnya.

Terkait kuantitas dan kualitas bahan pangan, PT Berdikari selaku penyedia produk berkomitmen mengganti apabila ada ayam atau telur yg kurang atau rusak mutunya.

Melalui sejumlah improvement ini BLI berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi masalah stunting di Jawa Barat melalui penyaluran bantuan pangan protein hewani yang tepat sasaran dan efisien, serta berlandaskan koordinasi yang efektif dengan berbagai pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional, PTPN Raih Penghargaan di BEMA 2024

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional, PTPN Raih Penghargaan di BEMA 2024

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 14:18 WIB

10 Ton Beras Harga Terjangkau Dipasarkan per Hari, Atasi Kebutuhan Warga Sorong Papua

10 Ton Beras Harga Terjangkau Dipasarkan per Hari, Atasi Kebutuhan Warga Sorong Papua

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 14:15 WIB

Masyarakatnya Suka Beras Premium, Madura Dukung Swasembada Pangan Nasional

Masyarakatnya Suka Beras Premium, Madura Dukung Swasembada Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 18:37 WIB

Terkini

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:09 WIB

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:54 WIB

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:47 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:07 WIB

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:01 WIB

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:54 WIB

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:51 WIB

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

×