Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Profil 3 Bank Syariah Pilihan Muhammadiyah Setelah Tinggalkan BSI

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Selasa, 11 Juni 2024 | 07:25 WIB
Profil 3 Bank Syariah Pilihan Muhammadiyah Setelah Tinggalkan BSI
Ilustrasi BSI [Antara]

Suara.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berencana mengalihkan dana simpanannya yang berada di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) ke beberapa bank syariah lain. Rencana ini tertuang dalam memo Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 320/I.0/A/2024 tertanggal 30 Mei 2024.

“Dengan ini kami minta dilakukan rasionalisasi dana simpanan dan pembiayaan di BSI dengan pengalihan ke bank syariah lain, seperti Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, bank-bank syariah daerah, dan bank lain yang selama ini bekerja sama baik dengan Muhammadiyah,” demikian dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (10/6/2024).

Dalam memo, tertulis tiga bank syariah ternama yakni Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat yang akan jadi pilihan baru PP Muhammdiyah menaruh dana.

Tiga bank ini merupakan pemain lama dalam perbankan syariah Indonesia dan memiliki kinerja yang beragam di kuartal awal tahun ini.

Bank KB Bukopin Syariah

PT Bank KB Bukopin Syariah atau KB Bank Syariah dahulu pernah beroperasi di bawah Organisasi Muhammadiyah dengan nama PT Bank Persyarikatan Indonesia. Hingga pada 2008, bank tersebut diakuisisi oleh PT Bank Bukopin Tbk dan berubah nama jadi PT Bank Syariah Bukopin.

Kemudian pada 2021, akuisisi kembali terjadi dan saat itu dilakukan oleh bank terbesar di Korea Selatan, KB Kookmin Bank, kepada perusahan induk yakni PT Bank Bukopin Tbk.

Bank Syariah Bukopin pun merubah namanya menjadi Bank KB Bukopin Syariah sebagai usaha sinergi dengan induknya.

Pada kuartal I-2024, KB Bank Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,37 miliar, tumbuh 131,99% (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp3,16 miliar.

baca juga

Pendapatan setelah distribusi bagi hasil juga tumbuh menjadi Rp56,93 miliar, tumbuh 14,41% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp49,76 miliar.

Dari segi pendanaan, KB Bank Syariah berhasil mendapatkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp5,99 triliun, naik 10,95% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp5,4 triliun.

Bank Mega Syariah

PT Bank Mega Syariah (BMS) merupakan bagian dari usaha perbankan CT Corp yang berfokus pada prinsip syariah. Bank ini mulai beroperasi 25 Agustus 2004 dengan nama awal PT Bank Syariah Mega Indonesia.

Barulah pada 2 November 2010, PT Bank Syariah Mega Indonesia resmi mengganti namanya menjadi PT Bank Mega Syariah.

Pada kuartal-2024, bank ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp50,06 miliar, turun 35,98% (yoy) dibanding laba bersih periode yang sama tahun 2023 yakni Rp78,2 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan bank, penurunan laba terjadi karena penyusutan pendapatan setelah distribusi bagi hasil 19,13% (yoy) menjadi Rp159,05 miliar pada kuartal I-2024.

Dari segi pendanaan, Bank Mega Syariah berhasil mendapatkan DPK sebesar Rp9,98 triliun, turun 28,94 (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank Muamalat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) merupakan bank syariah pertama di Indonesia yang mulai beroperasi pada 1 Mei 1992. Pendirian bank ini merupakan inisiatif Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), dan pengusaha muslim di Indonesia.

Sejak awal berdirinya, Bank Muamalat telah memperkenalkan berbagai inovasi dalam produk dan layanan keuangan syariah.

Contohnya, mereka adalah pelopor dalam asuransi syariah (Asuransi Takaful Keluarga), serta produk-produk seperti Shar-e yang diluncurkan pada 2004 sebagai tabungan instan pertama di Indonesia dan Shar-e Gold Debit Visa yang mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kartu debit syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia.

Pada kuartal I-2024, Bank Muamalat membukukan laba bersih senilai Rp2,78 miliar. Nilai ini anjlok 72,7% (yoy) dibandingkan laba bersih kuartal I-2023 yang mencapai Rp10,23 miliar.

Penurunan laba terjadi setelah adanya distribusi bagi hasil sebesar Rp49,39 miliar, turun 13,62% (yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2023 yakni Rp57,17 miliar.

Walau ada penurunan pendapatan, Bank Muamalat berhasil mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 1,3% (yoy) dari Rp45,5 triliun per 31 Maret 2023 menjadi Rp46,1 triliun per 31 Maret 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Dokter hingga Komisaris BSI, Mengungkap Perjalanan Karir Felicitas Tallulembang

Dari Dokter hingga Komisaris BSI, Mengungkap Perjalanan Karir Felicitas Tallulembang

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 18:10 WIB

Imbas PP Muhammadiyah Hengkang, Netizen Mulai Cemas Simpan Dana di BSI

Imbas PP Muhammadiyah Hengkang, Netizen Mulai Cemas Simpan Dana di BSI

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 14:46 WIB

Saham BSI (BRIS) Kian Tertekan Dekati 2000-an Usai Muhammadiyah Tak Lagi Jadi Nasabah

Saham BSI (BRIS) Kian Tertekan Dekati 2000-an Usai Muhammadiyah Tak Lagi Jadi Nasabah

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 12:27 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×