Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Dulu Banjir Pesanan Militer Hingga Fashion Global, Apa yang Hancurkan Sritex?

Achmad Fauzi | Syifa Nur Layla | Suara.com

Selasa, 25 Juni 2024 | 11:05 WIB
Dulu Banjir Pesanan Militer Hingga Fashion Global, Apa yang Hancurkan Sritex?
PT. Sri Rejeki Isman Tbk merupakan Perusahaan Tekstil dan Garment yang terintegrasi, terbesar di Asia Tenggara. [Bojonegorokab.go.id]

Suara.com - Sejumlah perusahaan tekstil yang tersebar di Jawa Barat dan Jawa Tengah tengah dalam status enam pabrik ditutup dan empat pabrik melakukan efisiensi dengan PHK karyawan.

Krisis yang dihadapi para perusahaan tekstil juga dirasakan oleh PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex. Perusahaan yang sudah berdiri 50 tahun ini mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, dan perang Israel-Hamas yang membikin gangguan supply chain.

Lalu, juga terjadi kelebihan suplai tekstil dari China membuat dumping harga. Akhirnya eskpor SRIL menurun gegara pergeseran minat tekstil pelanggan Eropa dan Amerika.

Dampaknya, SRIL melaporkan defisit USD 1,16 miliar setara Rp12,94 triliun pada 2023. Pada tahun tersebut, kinerja negatif meliputi pembukuan rugi, defisit serta defisiensi modal menjadi indikasi tidak pastinya kondisi usaha yang berlangsung.

Kerugian yang ditanggung SRIL sepanjang 2023 adalah USD 174,84 juta dengan defisit USD 1,16 miliar dan defisiensi modal USD 954,82 juta.

Kekinian, SRIL masih berusaha tetap bertahan hidup. Langkah yang diambil pun terpaksa pengurangan karyawan (PHK) secara berkala hingga 2025. Selain itu, SRIL akan mengembangkan berbagai produk dengan nilai tambah yang tinggi.

Pada 2023, penjualan bersih menurun 38,2 persen menjadi USD 325,8 juta dari USD 524,56 juta pada 2022. Di tahun yang sama, total aset juga menurun menjadi USD 648,898 juta ketimbang pada 2022 yaitu USD 764,55 juta.

Pernah Berjaya

Untuk pertama kalinya, Sritex dipercaya memproduksi seragam militer pasukan militer NATO dan Jerman. Hasilnya, perusahaan itu meraih sertifikat dari organisasi pakta pertahanan Atlantik Utara itu. Hal itu membuat SRIL banjir pesanan dari 33 negara untuk produksi pakaian militer.

Pada krisis moneter, Sritex juga mampu mencatat kinerja positif pada 2001. Pendapatannya bahkan berlipat ganda hingga delapan kali.

Sritex pun berlanjut cetak kinerja positif secara berturut-turut. Pada 2012, pertumbuhannya dua kali lipat dari 2008. Hingga akhirnya SRIL melantai di bursa efek pada 2013.

Lima tahun setelahnya, SRIL mengakuisisi PT Primayudha Mandirijaya dan PT Bitratex Industries untuk meningkatkan kapasitas pemintaannya. Pada 2020, SRIL mendistribusikan 45 juta masker ke seluruh dunia kala pandemi Covid-19.

Perusahaan yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah ini mempekerjakan tenaga profesional luar negeri. Mulai dari Korea Selatan, Filipina, India, Jerman, dan China.

Sementara para klien terbesarnya adalah H&M, Walmart, K-Mart, dan Jones Apparel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Sritex Buka-bukaan Soal Kondisi Pabrik Tekstil

Bos Sritex Buka-bukaan Soal Kondisi Pabrik Tekstil

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 10:48 WIB

Pemerintah Turun Tangan Soal Pabrik Tekstil, Menperin Usut Penyebab Bangkrutnya Sritex

Pemerintah Turun Tangan Soal Pabrik Tekstil, Menperin Usut Penyebab Bangkrutnya Sritex

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 06:48 WIB

Kala Sritex dan Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk, Para Menteri Jokowi Justru Main Tunjuk

Kala Sritex dan Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk, Para Menteri Jokowi Justru Main Tunjuk

Bisnis | Senin, 24 Juni 2024 | 15:09 WIB

Terkini

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:28 WIB

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:55 WIB

Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping

Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:48 WIB

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:46 WIB

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:17 WIB

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB