Jokowi Titip Program Bantuan Beras Gratis ke Prabowo

Achmad Fauzi

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 08:51 WIB
Jokowi Titip Program Bantuan Beras Gratis ke Prabowo
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto turut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam penerbangan kepala negara menuju Provinsi Jawa Timur. [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto agar meneruskan program-program unggulan yang telah berjalan. Salah satunya, program bantuan pangan beras 10 kg yang berakhir pada Desember 2024.

Jokowi bakal meminta Prabowo agar kebijakan ini terus bergulir. Kepala Negara itu juga meminta masyarakat untuk mendorong Prabowo agar kebijakan ini terus dijalankan.

"Saya nanti bisikin ke Pak Prabowo. Tapi usulannya dari Bapak, Ibu semuanya lho ya," ujar Jokowi saat melakukan pembagian bantuan beras di Gudang Bulog Kampung Baru, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dikutip Jumat (4/10/2024).

"Nanti saya sampaikan tadi Bapak-Ibu masyarakat dari Sumba Barat, mengusulkan kepada Pak Prabowo agar program ini bisa dilanjutkan," sambung dia.

Menurut Jokowi, bantuan pangan ini ampuh untuk menekan harga beras yang tinggi ini. Dengan, permintaan yang menurun, membuat harga beras berangsur turun.

"Kalau ini kan memang sudah sesuai dengan rencana Agustus kemudian Oktober kemudian Desember. Dan kita harapkan itu juga bisa mengerem harga beras agar tidak bisa naik karena kita intervensi lewat bantuan pangan berupa beras," kata dia dalam kesempatan lain.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, kebijakan ini juga tidak membuat pasokan beras pemerintah kosong. Dia memastikan, pasokan beras masih melimpah.

"Nggak ada masalah soal pasokannya. Tadi stok di sini saja berapa? Kurang lebih hampir 1.000 ton. Gede banget," tegas dia.

Sebagai informasi saja, kebijakan bantuan beras 10 kg sebenarnya untuk mengantisipasi daya beli turun akibat inflasi pangan karena El Nino yang membuat panen terganggu.

baca juga

Kekinian, penerima bantuan pangan itu sebanyak 22 juta. Jumlah itu naik dibandingkan periode sebelumnya yang sebanyak 20 juta penerima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keponakan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bukan Cuma Omong Kosong

Keponakan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bukan Cuma Omong Kosong

Bisnis | Selasa, 24 September 2024 | 15:41 WIB

Jurus Keponakan Prabowo Dongkrak Penerimaan Negara Tahun Depan

Jurus Keponakan Prabowo Dongkrak Penerimaan Negara Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 11 September 2024 | 16:08 WIB

Keponakan Prabowo Ingin Cukai Minuman Manis Dipatok Minimal 2,5%

Keponakan Prabowo Ingin Cukai Minuman Manis Dipatok Minimal 2,5%

Bisnis | Rabu, 11 September 2024 | 09:03 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×