Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kepala SKK Migas: Alumni ITB Diharapkan Bisa Membantu Industri dalam Riset dan Teknologi

Vania Rossa

Sabtu, 14 Desember 2024 | 22:20 WIB
Kepala SKK Migas: Alumni ITB Diharapkan Bisa Membantu Industri dalam Riset dan Teknologi
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas sebagai Keynote Speaker dalam Rakernas IA-ITB. (Dok. IA-ITB)

Suara.com - Para alumni ITB diharapkan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman sehingga bisa merespon industri. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas, Dr. Djoko Siswanto, dalam sambutan kunci pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB), Sabtu (14/12/2024), di TMII, Jakarta.

“Alumni ITB juga diharapkan bisa membantu industri hulu dan migas dalam riset dan teknologi,” ujar Djoko dalam sambutannya .

Dalam pidatonya itu, Djoko menyampaikan pandangannya mengenai ketahanan energi Indonesia. Menurutnya, Indonesia saat ini masih menghadapi masalah di mana ada tiga komoditi yang masih impor, di mana ketiganya sangat mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Tiga komoditi yang dimaksud adalah LPG, BBM jenis bensin, dan minyak mentah.

Untuk BBM, kabar baiknya menurut Djoko, ITB saat ini sudah berhasil memproduksi katalis merah putih. Bahkan, untuk bensin, ITB sudah mulai bisa memproduksi bensa atau bensin sawit yang harganya lebih murah dari Pertamax Turbo.

"Dan produksi sawit kita cukup besar," katanya, sehingga ketersediaan bahan baku bukan masalah.

Djoko juga menyampaikan harapan agar para alumni ITB tak hanya terpaku pada keahlian di bidangnya masing-masing.

“Peran strategis alumni perlu dioptimalkan melalui orkestra yang kuat karena alumni ITB tersebar disebar di berbagai sektor strategis, mulai dari teknologi, energi, pendidikan serta pemerintahan, baik di dalam negeri maupun luar negeri yang merupakan kekuatan besar yang perlu kita orkestrasi dengan baik,” tegas Djoko yang merupakan lulusan ITB Teknik Perminyakan.

Ia juga menyampaikan harapan IA-ITB agar para alumni mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% melalui berbagai bidang, sehingga kita harus berperan aktif dan memberikan pemikiran atau ide-ide yang inovatif.

Dalam acara yang juga dilaksanakan secara daring, Ketua IA-ITB, Gembong Primadjaja, menyatakan bahwa Rakernas tahun ini mengusung prinsip Koheren dan Adaptif.

baca juga

“Kemampuan adaptif menjadi keharusan bagi alumni ITB untuk merespon dinamika perubahan zaman, baik dalam hal sosial, teknologi maupun ekonomi,” ujarnya.

Gembong juga mengungkapkan, “Fokus utama Rakernas IA-ITB 2024 adalah ‘Konstruksi Peradaban Bangsa’. Karena itu alumni ITB didorong untuk berperan dalam pembangunan berbagai aspek kehidupan berbangsa, termasuk sosial, budaya, ekonomi dan teknologi.”

Rakernas IA-ITB 2024 juga mengadakan serangkaian acara webinar kebangsaan yang membahas strategi dan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%, terutama dari sektor kelautan, investasi, dan ketenagakerjaan.

Webinar ini akan mengulas berbagai peluang dan tantangan di sektor kelautan sebagai penggerak ekonomi baru Indonesia, strategi investasi untuk mendorong ekonomi berkelanjutan, serta inisiatif ketenagakerjaan yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja nasional. Dengan mengundang para ahli dari berbagai latar belakang, IA-ITB berupaya memfasilitasi diskusi yang mendalam dan komprehensif tentang langkah-langkah konkret yang bisa diambil oleh berbagai pemangku kepentingan.

Target peserta Rakernas IA-ITB 2024 berasal dari berbagai struktur organisasi Ikatan Alumni ITB (IA-ITB). Terdapat 550 peserta yang berasal dari jajaran Pengurus Pusat, dan juga beberapa perwakilan lainnya yang berasal dari 28 Pengurus Daerah, dan 10 Pengurus Luar Negeri. Selain itu, acara ini juga akan melibatkan 27 Pengurus Komisariat serta 37 Pengurus Program Studi, Fakultas, atau Sekolah. Keberagaman peserta ini mencerminkan keterwakilan alumni ITB dari berbagai bidang dan wilayah, yang memperkuat potensi kolaborasi untuk merumuskan ide-ide strategis guna mendukung pembangunan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Butuh Asupan Investasi demi Kembangkan Bisnis dan Jamin Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Butuh Asupan Investasi demi Kembangkan Bisnis dan Jamin Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 19:02 WIB

SKK Migas Revisi Kebijakan Pengadaan untuk Tingkatkan Investasi dan Dukung Pertumbuhan Industri Lokal

SKK Migas Revisi Kebijakan Pengadaan untuk Tingkatkan Investasi dan Dukung Pertumbuhan Industri Lokal

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 12:52 WIB

Cadangan Migas Terus Menyusut, RI Terancam Impor Besar-besaran

Cadangan Migas Terus Menyusut, RI Terancam Impor Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 11:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×