Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Kepala SKK Migas: Alumni ITB Diharapkan Bisa Membantu Industri dalam Riset dan Teknologi

Vania Rossa

Sabtu, 14 Desember 2024 | 22:20 WIB
Kepala SKK Migas: Alumni ITB Diharapkan Bisa Membantu Industri dalam Riset dan Teknologi
Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas sebagai Keynote Speaker dalam Rakernas IA-ITB. (Dok. IA-ITB)

Suara.com - Para alumni ITB diharapkan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman sehingga bisa merespon industri. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas, Dr. Djoko Siswanto, dalam sambutan kunci pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB), Sabtu (14/12/2024), di TMII, Jakarta.

“Alumni ITB juga diharapkan bisa membantu industri hulu dan migas dalam riset dan teknologi,” ujar Djoko dalam sambutannya .

Dalam pidatonya itu, Djoko menyampaikan pandangannya mengenai ketahanan energi Indonesia. Menurutnya, Indonesia saat ini masih menghadapi masalah di mana ada tiga komoditi yang masih impor, di mana ketiganya sangat mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Tiga komoditi yang dimaksud adalah LPG, BBM jenis bensin, dan minyak mentah.

Untuk BBM, kabar baiknya menurut Djoko, ITB saat ini sudah berhasil memproduksi katalis merah putih. Bahkan, untuk bensin, ITB sudah mulai bisa memproduksi bensa atau bensin sawit yang harganya lebih murah dari Pertamax Turbo.

"Dan produksi sawit kita cukup besar," katanya, sehingga ketersediaan bahan baku bukan masalah.

Djoko juga menyampaikan harapan agar para alumni ITB tak hanya terpaku pada keahlian di bidangnya masing-masing.

“Peran strategis alumni perlu dioptimalkan melalui orkestra yang kuat karena alumni ITB tersebar disebar di berbagai sektor strategis, mulai dari teknologi, energi, pendidikan serta pemerintahan, baik di dalam negeri maupun luar negeri yang merupakan kekuatan besar yang perlu kita orkestrasi dengan baik,” tegas Djoko yang merupakan lulusan ITB Teknik Perminyakan.

Ia juga menyampaikan harapan IA-ITB agar para alumni mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% melalui berbagai bidang, sehingga kita harus berperan aktif dan memberikan pemikiran atau ide-ide yang inovatif.

Dalam acara yang juga dilaksanakan secara daring, Ketua IA-ITB, Gembong Primadjaja, menyatakan bahwa Rakernas tahun ini mengusung prinsip Koheren dan Adaptif.

baca juga

“Kemampuan adaptif menjadi keharusan bagi alumni ITB untuk merespon dinamika perubahan zaman, baik dalam hal sosial, teknologi maupun ekonomi,” ujarnya.

Gembong juga mengungkapkan, “Fokus utama Rakernas IA-ITB 2024 adalah ‘Konstruksi Peradaban Bangsa’. Karena itu alumni ITB didorong untuk berperan dalam pembangunan berbagai aspek kehidupan berbangsa, termasuk sosial, budaya, ekonomi dan teknologi.”

Rakernas IA-ITB 2024 juga mengadakan serangkaian acara webinar kebangsaan yang membahas strategi dan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%, terutama dari sektor kelautan, investasi, dan ketenagakerjaan.

Webinar ini akan mengulas berbagai peluang dan tantangan di sektor kelautan sebagai penggerak ekonomi baru Indonesia, strategi investasi untuk mendorong ekonomi berkelanjutan, serta inisiatif ketenagakerjaan yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja nasional. Dengan mengundang para ahli dari berbagai latar belakang, IA-ITB berupaya memfasilitasi diskusi yang mendalam dan komprehensif tentang langkah-langkah konkret yang bisa diambil oleh berbagai pemangku kepentingan.

Target peserta Rakernas IA-ITB 2024 berasal dari berbagai struktur organisasi Ikatan Alumni ITB (IA-ITB). Terdapat 550 peserta yang berasal dari jajaran Pengurus Pusat, dan juga beberapa perwakilan lainnya yang berasal dari 28 Pengurus Daerah, dan 10 Pengurus Luar Negeri. Selain itu, acara ini juga akan melibatkan 27 Pengurus Komisariat serta 37 Pengurus Program Studi, Fakultas, atau Sekolah. Keberagaman peserta ini mencerminkan keterwakilan alumni ITB dari berbagai bidang dan wilayah, yang memperkuat potensi kolaborasi untuk merumuskan ide-ide strategis guna mendukung pembangunan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Butuh Asupan Investasi demi Kembangkan Bisnis dan Jamin Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Butuh Asupan Investasi demi Kembangkan Bisnis dan Jamin Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 19:02 WIB

SKK Migas Revisi Kebijakan Pengadaan untuk Tingkatkan Investasi dan Dukung Pertumbuhan Industri Lokal

SKK Migas Revisi Kebijakan Pengadaan untuk Tingkatkan Investasi dan Dukung Pertumbuhan Industri Lokal

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 12:52 WIB

Cadangan Migas Terus Menyusut, RI Terancam Impor Besar-besaran

Cadangan Migas Terus Menyusut, RI Terancam Impor Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 27 November 2024 | 11:20 WIB

Terkini

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

×