Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Brantas Abipraya Dukung Pertanian di Kudus, Demak, dan Jepara: Garap Pengembangan Sungai Wulan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:55 WIB
Brantas Abipraya Dukung Pertanian di Kudus, Demak, dan Jepara: Garap Pengembangan Sungai Wulan
Proyek CWP – 3DJK Wulan River Improvement Works Package III (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA), salah satunya ditunjukkan dengan pengerjaan proyek pengendalian banjir di Sungai Wulan, Jawa Tengah, yaitu proyek CWP – 3DJK Wulan River Improvement Works Package III. Proyek ini juga sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita untuk mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis kepentingan rakyat, sebagai langkah strategis untuk mengatasi banjir yang kerap melanda di wilayah Kudus, Demak dan Jepara.

“Pengembangan Sungai Wulan ini merupakan upaya nyata Brantas Abipraya berkontribusi dalam mengatasi permasalahan banjir dan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian di wilayah sekitar. Adanya proyek ini pun nantinya berpotensi meningkatkan hasil panen padi dan palawija hingga 20-30%,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Ditambahkan Dian, proyek pengembangan Sungai Wulan ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam ketahanan pangan daerah. Bukannya tanpa alasan, hal ini diyakini bahwa pengelolaan air yang lebih baik, banjir dapat dikendalikan dan sektor pertanian pun semakin kuat.

Pengembangan Sungai Wulan adalah upaya nyata Brantas Abipraya berkontribusi dalam mengatasi permasalahan banjir dan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian di wilayah sekitar (Dok: Brantas Abipraya)
Pengembangan Sungai Wulan adalah upaya nyata Brantas Abipraya berkontribusi dalam mengatasi permasalahan banjir dan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian di wilayah sekitar (Dok: Brantas Abipraya)

Proyek Pengembangan Sungai Wulan ini mulai dikerjakan Agustus 2024 dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2026, dengan tanggul sepanjang 1.300 meter di zona 1. Pekerjaan dilakukan menggunakan metode segmentasi per 100 meter dan dirancang untuk diselesaikan dalam waktu sembilan bulan, termasuk tiga bulan musim hujan. Volume pekerjaan mencapai 116.570,83 m³ untuk galian kanan dan kiri sungai, dengan target produksi harian sebesar 560 m³ selama delapan jam kerja.

Akan menjadi solusi panjang untuk mengatasi banjir, dengan dilakukannya normalisasi alur sungai, pembangunan dan penguatan tanggul serta sistem drainase, dan pemasangan pintu air serta kanal pengalihan air. Selain itu, proyek ini difokuskan untuk mendukung pertanian, dengan perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi dari aliran Sungai Wulan, penyediaan air untuk pertanian secara merata, terutama saat musim kemarau, serta pencegahan gagal panen akibat banjir. Adanya proyek ini juga merupakan upaya pelestarian lingkungan dengan rehabilitasi daerah alisran sungai (DAS), penanaman pohon dan edukasi masyarakat sekitar sungai untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai bentuk inovasi pelaksanaan, Brantas Abipraya juga mengembangkan potensi pengalihan sebagian pekerjaan struktur menjadi pekerjaan tanah. Hal ini memungkinkan efisiensi waktu dan biaya dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar. Penggunaan excavator long arm berponton menjadi salah satu solusi teknis untuk pengerukan di area sulit atau dengan akses terbatas.

Penanganan banjir Sungai Wulan ini diharapkan tidak hanya menanggulangi potensi bencana di masa mendatang, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pesisir utara Jawa Tengah yang selama ini kerap terdampak oleh limpasan air sungai. Hal ini juga diwujudkan dari pembangunan infrastruktur yang baik dan lingkungan yang lebih aman di sekitar proyek juga dapat berkontribusi pada ekonomi lokal.

“Proyek pengendalian banjir Sungai Wulan ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan persoalan banjir tahunan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata Brantas Abipraya dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Kami optimistis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat di Demak, Kudus, dan Jepara,” tutup Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, DPD RI Dorong Ekspor Komoditas Pertanian Daerah ke Belarus

Perkuat Ketahanan Pangan, DPD RI Dorong Ekspor Komoditas Pertanian Daerah ke Belarus

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Timur, Brantas Abipraya Kebut Proyek Tol Probowangi

Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Timur, Brantas Abipraya Kebut Proyek Tol Probowangi

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:00 WIB

Brantas Abipraya Bangun Bandara VVIP IKN,  Siap Dukung Konektivitas dan Mobilitas Pemerintah

Brantas Abipraya Bangun Bandara VVIP IKN, Siap Dukung Konektivitas dan Mobilitas Pemerintah

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 10:47 WIB

Dikunjungi Presiden Prancis, Ini Andil Brantas Abipraya  Revitalisasi Borobudur

Dikunjungi Presiden Prancis, Ini Andil Brantas Abipraya Revitalisasi Borobudur

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 12:13 WIB

Brantas Abipraya Bangun Tanggul Pengaman Pantai NCICD,  Cegah Rob di Jakarta

Brantas Abipraya Bangun Tanggul Pengaman Pantai NCICD, Cegah Rob di Jakarta

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 17:49 WIB

Brantas Abipraya Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat UMK Binaan, Dukung Asta Cita

Brantas Abipraya Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat UMK Binaan, Dukung Asta Cita

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×