Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:48 WIB
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia
Ilustrasi Nikel. Foto Antara.
  • Laba bersih Nornickel melonjak 36% menjadi USD2,47 miliar didorong kenaikan harga komoditas logam.
  • Perusahaan menghadapi tantangan seperti sanksi Barat dan kendala operasional dalam pembayaran internasional.
  • Nornickel berhasil mengalihkan penjualan secara agresif ke pasar Asia sebagai pasar terbesarnya saat ini.

Suara.com - Raksasa produsen logam asal Rusia, Nornickel (GMKN.MM), melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025.

Perusahaan mengumumkan bahwa laba bersih mereka melesat 36% secara tahunan (yoy) menjadi USD2,47 miliar. Pencapaian ini didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas logam serta dampak positif dari selisih kurs valuta asing.

Dalam laporan resmi yang dirilis Rabu waktu setempat, produsen utama nikel olahan dan paladium dunia ini mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 10% menjadi USD13,76 miliar.

Sementara itu, EBITDA (Earnings Before Interest, Tax, Depreciation, and Amortisation) tumbuh 9% ke level USD5,67 miliar.

Kenaikan kinerja ini terjadi di tengah kondisi pasar yang bervariasi. Harga platinum, paladium, dan tembaga tercatat menguat tahun lalu. Namun, harga rata-rata nikel di London Metal Exchange (LME) justru merosot 10% (yoy).

Selain fluktuasi harga, Nornickel juga menghadapi berbagai tantangan eksternal (headwinds), antara lain:

Sanksi Barat: Meski tidak terkena sanksi langsung, kebijakan Barat terhadap Rusia akibat konflik di Ukraina membuat banyak pembeli menghindari logam asal Rusia.

Kendala Operasional: Hambatan dalam proses pembayaran internasional serta terbatasnya akses terhadap peralatan industri dari Barat.

Faktor Moneter: Tingginya suku bunga dan penguatan mata uang Rubel yang menekan biaya operasional.

Dilansir via Reuters, CEO Nornickel, Vladimir Potanin, menyatakan bahwa manajemen berhasil mencapai target tahunan, terutama dalam aspek produksi dan penjualan, meskipun berada di bawah tekanan hebat.

Untuk mengatasi pembatasan global, Nornickel secara agresif mengalihkan arus penjualannya ke Asia, yang kini telah resmi menjadi pasar terbesar bagi perusahaan.

CFO Nornickel, Sergei Malyshev, menambahkan bahwa perusahaan berhasil memangkas tumpukan inventaris yang sempat menumpuk akibat kendala distribusi logistik di tahun sebelumnya. Untuk tahun 2026, perusahaan memproyeksikan belanja modal (Capex) akan tetap stabil di kisaran USD2,6 miliar.

Terkait pembagian dividen, Malyshev menjelaskan bahwa keputusan tersebut akan bergantung pada rasio utang dan arus kas dari tambang tembaga serta emas Bystrinsky.

Namun, sebelumnya Potanin sempat memberikan sinyal bahwa pembagian dividen untuk tahun buku 2025 kemungkinan kecil untuk direalisasikan.

Menatap masa depan, Nornickel memprediksi pasar nikel global akan mengalami surplus hingga 275.000 metrik ton pada 2026, dengan asumsi Indonesia tetap mempertahankan level produksinya saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:46 WIB

Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi

Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:53 WIB

Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?

Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB

ASUS Buktikan Ketangguhan Standar Militer, Laptop Diuji Ekstrem hingga Tumpahan Air

ASUS Buktikan Ketangguhan Standar Militer, Laptop Diuji Ekstrem hingga Tumpahan Air

Tekno | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:54 WIB

Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17

Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:50 WIB

Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!

Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB