HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
Petugas mengangkut karung beras di Gudang Bulog Tambak Aji, Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/agr]
baca 10 detik
  • Harga beras di Maluku & Papua konsisten di atas HET selama berbulan-bulan.
  • Selisih harga beras premium di Papua mencapai 85% dari batas maksimal pemerintah.
  • Pemerintah dinilai gagal menunaikan janji stabilitas harga di wilayah Timur.

Suara.com - Stabilitas harga pangan di wilayah Timur Indonesia tengah menjadi sorotan tajam. Harga beras di Zona II dan III, khususnya wilayah Maluku hingga Papua, dilaporkan terus meroket hingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, mengungkapkan bahwa fenomena ini seolah luput dari pantauan pengambil kebijakan. Padahal, kondisi harga yang berada di atas "plafon" tersebut sudah berlangsung selama berbulan-bulan.

“Kalau diamati lebih detail, sebetulnya ada fenomena lain yang sepertinya luput dari perhatian: harga beras di zona II dan III mayoritas di atas HET. Itu sudah terjadi berbulan-bulan,” tegas Khudori dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan per 7 April 2026, lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas beras premium. Di wilayah Maluku, harga beras premium tercatat 11,81 persen hingga 17,09 persen di atas HET.

Kondisi lebih memprihatinkan ditemukan di Papua. Khudori menyebutkan angka selisih harga yang sangat lebar dibandingkan aturan pemerintah.

“Di Papua, harga beras premium berada di kisaran 9,82 persen hingga 85,32 persen di atas HET,” jelasnya.

Sementara itu, untuk beras medium, meskipun tekanannya tidak sebesar beras premium, harganya tetap terpantau masih di atas HET di sejumlah daerah Maluku dengan rentang 1,81 persen hingga 6 persen. Namun, ada sedikit angin segar di Papua Barat Daya, di mana harga beras medium terpantau Rp14.000 per kg atau 9,67 persen di bawah HET yang dipatok Rp15.500 per kg.

Menurut Khudori, ketidakmampuan menjaga harga sesuai HET di wilayah Timur Indonesia merupakan bukti nyata bahwa kebijakan tersebut belum efektif, terutama di daerah dengan tantangan distribusi tinggi. Ia menilai HET seharusnya menjadi jaminan negara bagi daya beli masyarakat.

“Kalau HET adalah janji pemerintah bahwa warga dijamin bisa mendapatkan beras pada batas harga toleransi tertinggi daya beli di masing-masing zona, berarti janji itu sudah lama tidak bisa ditunaikan,” ungkap Khudori dengan nada kritis.

baca juga

Ia menekankan bahwa pemenuhan hak akses pangan yang terjangkau bagi warga di Maluku dan Papua adalah konsekuensi yang harus dipikul oleh negara.

"Kalau warga di wilayah timur Indonesia berteriak agar hak mereka dipenuhi, itu tidak salah. Ini konsekuensi kita dalam bernegara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah dan Aman untuk 11 Bulan

Mentan Amran: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah dan Aman untuk 11 Bulan

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:58 WIB

Pemerintah Jamin Stok Beras Aman, Cadangan Capai 4,5 Juta Ton

Pemerintah Jamin Stok Beras Aman, Cadangan Capai 4,5 Juta Ton

Foto | Senin, 06 April 2026 | 18:30 WIB

Gempa 7,6 SR Guncang Sulawesi Utara - Maluku Utara, Legislator Imbau Agar Warga Waspada

Gempa 7,6 SR Guncang Sulawesi Utara - Maluku Utara, Legislator Imbau Agar Warga Waspada

DPR | Senin, 06 April 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Kritik MSCI Soal Penurunan Status BEI, DPR: Jangan Ditelan Mentah-Mentah, Mereka Bukan Nabi!

Kritik MSCI Soal Penurunan Status BEI, DPR: Jangan Ditelan Mentah-Mentah, Mereka Bukan Nabi!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.574.000/Gram

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Tema dan Maknanya

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Tema dan Maknanya

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Pesan Timo Scheunemann usai MLSC Bekasi dan Kudus, Latihan Keras Menentukan Hasil

Pesan Timo Scheunemann usai MLSC Bekasi dan Kudus, Latihan Keras Menentukan Hasil

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari

Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Klaim Keberhasilan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Dikritik: Kontradiksi dengan Kepuasan Rakyat!

Klaim Keberhasilan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Dikritik: Kontradiksi dengan Kepuasan Rakyat!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:33 WIB

IHSG Masih Melemah, Rupiah Jadi Tertekan ke Level Rp18.056

IHSG Masih Melemah, Rupiah Jadi Tertekan ke Level Rp18.056

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Cara Cek Saldo E-Money Lewat HP, Praktis Tanpa Harus ke ATM

Cara Cek Saldo E-Money Lewat HP, Praktis Tanpa Harus ke ATM

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:22 WIB

×