Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa langkah mitigasi telah digulirkan, dengan fokus utama menjaga ketahanan air nasional. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Pemerintah percepat pengisian penuh bendungan untuk cadangan air pertanian.
  • Hujan buatan difokuskan di hulu bendungan guna menjaga stok air tetap aman.
  • Duet PU-Kementan siapkan pompa air darurat untuk atasi sawah kekeringan.

Suara.com - Pemerintah tak ingin kecolongan menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi bakal memicu cuaca ekstrem dan kemarau panjang. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa langkah mitigasi telah digulirkan, dengan fokus utama menjaga ketahanan air nasional.

Salah satu strategi "tempur" yang disiapkan adalah memastikan seluruh bendungan di berbagai wilayah Indonesia dalam posisi terisi penuh sebelum kekeringan melanda. Hal ini krusial untuk menjaga napas sektor pertanian agar tetap produktif meski curah hujan minim.

"Kalau soal mitigasi terhadap bencana El Nino, sebenarnya sudah kita mulai. Kementerian PU sudah mulai. Memang sekarang semua bendungan sedang posisi berusaha dibikin penuh," ujar Dody dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dody menjelaskan bahwa ketersediaan air di bendungan adalah kunci vital. Dalam kondisi optimal, cadangan air yang melimpah diproyeksikan mampu mengairi lahan persawahan hingga periode September sampai Oktober, tanpa harus bergantung pada hujan.

Namun, jika "si jago merah" di langit bersinar lebih lama dari perkiraan, pemerintah sudah menyiapkan kartu as: Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Menariknya, Dody menekankan bahwa modifikasi cuaca tidak dilakukan tepat di atas bendungan untuk menghindari risiko teknis.

"Hulunya dihujani, airnya tetap turun ke bendungan. Kita tidak melakukan operasi modifikasi cuaca di bendungan karena takut meleset. Kalau meleset kita lebih repot lagi. Jadi, lebih baik kita lakukan di hulu," tegasnya.

Tak hanya mengandalkan bendungan raksasa, Kementerian PU juga menyiapkan langkah darurat berupa penyediaan pompa air atau pompa alko berukuran kecil. Langkah ini dilakukan lewat kolaborasi erat dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memetakan titik-titik rawan kekeringan.

"Kita berbagi tugas, Kementerian Pertanian di mana, PU di mana. Sehingga kalau sawah itu benar-benar kekeringan, kita pakai pompa," pungkas Dody.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:48 WIB

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Kinerja Positif, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

×