'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

Achmad Fauzi

Jum'at, 17 April 2026 | 08:09 WIB
'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250
Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)
baca 10 detik
  • Pemerintah merampingkan jumlah anak usaha Pertamina dari 1.000 menjadi 250 entitas untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
  • Dony Oskaria menyatakan program ini bertujuan memperkuat tata kelola serta menciptakan operasional BUMN energi yang lebih efisien.
  • Transformasi di Jakarta ini merupakan bagian dari strategi reformasi Presiden Prabowo dalam menghadapi tantangan industri global.

Suara.com - Pemerintah mulai melakukan langkah besar dalam merombak struktur BUMN energi. Salah satunya melalui program perampingan anak usaha Pertamina yang jumlahnya akan dipangkas dari 1.000 menjadi 250.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa langkah ini bukan sekadar efisiensi organisasi, melainkan perubahan mendasar dalam pengelolaan BUMN.

"Inilah kenapa kita melakukan streamlining, untuk memastikan bahwa dari seribu sekian menjadi dua ratus lima puluhan perusahaan ke depannya, itu betul-betul perusahaan yang sangat kompetitif, perusahaan yang sehat. Dan yang paling utama adalah governance," ujar Dony di Jakarta, dikutip Jumat (17/4/2026).

Kepala BP BUMN Dony Oskaria. [Antara]
Kepala BP BUMN Dony Oskaria. [Antara]

Program ini ditandai dengan penandatanganan traktat komitmen pelaksanaan penataan anak usaha di lingkungan Pertamina, yang menjadi tonggak penting dalam transformasi BUMN sektor energi.

Melalui konsolidasi dan penyederhanaan entitas usaha, pemerintah menargetkan terbentuknya struktur bisnis yang lebih ramping namun memiliki daya saing tinggi.

Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat tata kelola perusahaan yang lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, penataan ini bertujuan agar BUMN energi dapat bergerak lebih lincah dan fokus dalam menghadapi dinamika industri yang terus berubah, termasuk tantangan transisi energi global.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk mendorong reformasi BUMN agar tidak lagi berjalan dengan pola lama yang dinilai kurang efektif.

Ke depan, BP BUMN bersama Danantara akan terus memperkuat integrasi ekosistem BUMN energi agar lebih terarah dan memiliki fokus bisnis yang jelas.

baca juga

"At some point Indonesia harus berubah. Inilah yang sebetulnya dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo. Tidak mungkin BUMN ini begini terus. Dan saya punya keyakinan untuk itu," pungkas Dony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:42 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×