Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Irwan Febri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
Agen BRILink Bambang Margono yang pernah menjadi nomor satu di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Bambang Margono asal Klaten memulai karier sebagai agen BRILink sejak tahun 2013 dengan membangun kepercayaan warga sekitar.
  • Keberhasilan mengelola transaksi harian di Desa Tanjungsari mengantarkan Bambang menjadi agen BRILink terbaik di Klaten pada 2021.
  • Usaha BRILink sukses meningkatkan ekonomi keluarga, memungkinkan kepemilikan aset properti, serta membiayai pendidikan anak bekerja ke luar negeri.

Suara.com - Bambang Margono, pria 63 tahun asal Klaten, barangkali tidak menyangka dengan kehidupannya yang sekarang. Dulu, dirinya berkeliling sebagai mindring dari desa ke desa untuk mendapatkan penghasilan, tetapi kini hanya perlu duduk manis di rumah.

Bambang memulai lika-liku mencari nafkah keluarga dengan menjadi mindring, menjual barang seperti perabotan rumah hingga baju ke berbagai desa di Klaten, Jawa Tengah. Ia menyediakan barang yang bisa dibeli secara tunai atau cicilan.

Namun, seiring berjalannya waktu, Bambang mampu mengontrak toko sederhana di Desa Tanjungsari untuk berjualan baju.

Keputusan itu pun membawa peluang baru. Pada 2013, dirinya mendapatkan tawaran dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI untuk menjadi agen BRILink.

Tentu saat itu, nama BRILink belum sefamiliar sekarang karena masih baru. Namun, Bambang berani mengambil peluang untuk menjadi agen. Jalan awalnya pun terjal, dirinya sampai harus door to door hingga mengutangi dahulu untuk mendapatkan konsumen.

Bambang Margono, pemilik agen BRILink dengan transaksi terbanyak di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)
Bambang Margono, pemilik agen BRILink dengan transaksi terbanyak di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)

"Buka BRILink, mulai merintis tahun 2013. Tapi dulu masih belum direnovasi seperti ini, dulu masih ngontrak. Awalnya ditawari dari BRI, ada program baru, kalau mau bisa didaftarkan, lalu saya bersedia," kata Bambang kepada Suara.com, Jumat (9/5/2026).

"Awal-awal merintisnya agak susah juga. Soalnya saya masuk ke kampung-kampung, saya tawari seperti untuk bayar listrik. Kadang saya bayarin dulu, nanti diganti, dan lama-lama berkembang kepercayaannya," imbuhnya.

Bambang mengakui dalam menjalankan agen BRILink, kepercayaan menjadi kunci utama. Konsumennya sekarang bahkan tak takut meninggalkan ATM dan pin kepada beliau ketika transaksi.

"Lima hari yang lalu ada yang ambil banyak. ATM umumkan kan paling banyak 5jt, saya ambil Rp100 juta, saya gesekin selama dua hari," ujar Bambang.

baca juga

"Jadi, ATM-nya di sini, sama pin dititipkan. Tapi sebelum itu ya saya cek dulu isinya ini, nanti tahu uang awalnya segini," imbuhnya.

Pernah Jadi yang Terbaik di Klaten

Dengan modal kepercayaan, Bambang pernah membuat agen BRILink yang dirinya kelola menjadi yang terbaik di Klaten pada 2021, karena mencatatkan transaksi tertinggi.

Dirinya pun sempat mendapatkan penghargaan juga dari BRI dan perusahaan asuransi karena pencapaian tersebut.

Agen BRILink Bambang Marogono yang menjadi BRILink terbaik di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)
Agen BRILink Bambang Marogono yang menjadi BRILink terbaik di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)

"Pernah jadi agen nomor satu se-Klaten, banyak sendiri, terbanyak transaksi pada 2021 saat Corona. Per bulan fee-nya dapat Rp8 juta dari BRI," ungkap Bambang.

Untuk sekarang, Bambang mengakui ada sedikit penurunan karena ada agen-agen lain yang sudah buka di sekitarnya. Namun, catatan transaksi per hari masih terbilang tinggi, yakni sekitar 70 transaksi.

"Sekarang banyak saingan, sedikit menurun. Tapi alhamdulillah masih ramai. Sekarang transaksi sekitar 70, dulu bisa 100 lebih," cerita Bambang.

"Transaksi sama, kebanyakan tarik dan setor tunai. Imbang, keluar masuknya sama. Perputarannya imbang," imbuhnya.

Ekonomi Kini Membaik, Bisa Antarkan Dua Anak ke Jepang

Berkat usaha BRILink, Bambang dengan usia yang sudah kepala enam mampu memiliki penghasilan tetap dari rumah. Tanpa perlu ke desa-desa seperti dulu.

Dengan rata-rata transaksi 70 per hari, dirinya bisa mendapatkan penghasilan minimal sekitar Rp6 juta dari akad. Belum lagi tambahan fee dari BRI.

Sebagai informasi, menjadi agen BRILink ada dua pendapatan yang bisa didapatkan dari agen, yakni per transaksi sesuai akad dan pembagian fee dari BRI.

Oleh karena itu, toko sederhana yang dulu disewa kini telah dibeli, kemudian direnovasi menjadi lebih baik dan bertingkat. Bambang juga sudah membeli tiga tanah untuk investasi.

Pemilik agen BRILink, Bambang Margono, saat melayani kosumen di tokonya. (Suara.com/Irwan Febri)
Pemilik agen BRILink, Bambang Margono, saat melayani kosumen di tokonya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Alhamdulillah punya pemasukan. Toko ini dulu ngontrak, waktu masih pertama jadi agen BRILink. Sekarang toko sudah jadi milik sendiri dan direnovasi seperti sekarang," ungkap Bambang.

"Tiap hari bisa megang uang, bisa beli tanah, sudah tiga kali. Motor yang dulunya tidak baru yang bisa beli baru. Mudah-mudahan ya semakin maju usahanya," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Bambang juga berhasil mendukung masa depan anak-anaknya yang ingin bekerja di luar negeri. Dua anaknya kini sudah bekerja di Jepang dan satu lagi sedang persiapan ke Korea Selatan.

Sugeng Priyanto, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, yang menemani Bambang sejak 2018 turut bangga dengan pencapaian tersebut.

Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Dulu Pak Bambang merintisnya dari mindring, pakai motor itu kalau cerita. Terus beliau nyewa tempat di sini, jualan pakaian dan lain-lain," kata Sugeng.

"Akhirnya jadi BRILink, malah sekarang bisa beli tokonya itu, sekalian dijadikan tingkat. Dua anaknya dikirim kerja di Jepang, satu lagi mau ke Korea Selatan," imbuhnya.

BRILink Digemari Masyarakat karena Praktis

Walau BRI sudah memiliki unit-unit pelayanan di setiap kecamatan atau desa, akan tetapi tak sedikit nasabah yang memilih bertransaksi di BRILink.

Salah satunya adalah Puji Astuti yang mengaku kerap melakukan transaksi di BRILink milik Bambang. Ia pun lebih memilih ke BRILink karena dekat dan tidak perlu mengantre.

"Saya sering ke BRILink, langganannya Pak Bambang. Karena lebih efisien waktunya sama tidak usah antre. Dekat dari rumah juga. Aslinya BRI juga dekat, tapi antre," ujar Puji.

Pelanggan BRILink Bambang Margono, yakni Puji Astuti, usai melakukan transaksi pada Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Pelanggan BRILink Bambang Margono, yakni Puji Astuti, usai melakukan transaksi pada Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Saya seringnya tarik tunai dan transfer. Biasanya pajak, wifi, listrik juga," tuturnya menambahkan.

Sugeng pun menambahkan bahwa BRILink memang resmi kepanjangan tangan dari BRI. Selain berbagai transaksi, BRILink juga bisa berfungsi 'membantu' nasabah untuk mendapatkan pinjaman modal.

"Jadi, agen BRILink itu kepanjangan tangan resmi dari BRI. Sebenarnya tidak hanya transksi, Pak Bambang juga sudah beberapa kali mereferalkan nasabah yang mau pinjam. Bahkan, pinjam di atas Rp200 juta itu sering. Jadi, direferalkan ke BRI lewat agen BRILink," kata Sugeng.

Alumni Universitas Negeri Yogyakarta itu pun berharap BRILink di Klaten bisa terus berkembang. Sehingga, bisa semakin banyak pula nasabah baru yang bisa bergabung dengan BRI.

"Jadi, harapannya agen BRILink Pak Bambang dan lainnya di Klaten semakin berkembang, tak hanya transaksi juga mereferalkan nasabah. Yang sebelumnya tidak bergabung di BRI, bisa menjadi nasabah di BRI.

Pada akhirnya, perjalanan Bambang Margono menjadi pengingat bahwa kerja keras, keberanian memulai, dan menjaga kepercayaan dapat mengubah hidup sederhana menjadi berkah yang mengalir hingga generasi berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda

Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda

Bola | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB

Lupakan Penat Kantor! Ini Cara Cerdas Self-Reward dengan Promo BRI

Lupakan Penat Kantor! Ini Cara Cerdas Self-Reward dengan Promo BRI

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:28 WIB

Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI

Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:16 WIB

Cuma Pakai BRI, Saldo Tizzo Timezone Otomatis Jadi Dua Kali Lipat!

Cuma Pakai BRI, Saldo Tizzo Timezone Otomatis Jadi Dua Kali Lipat!

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:59 WIB

Main Padel Jadi Seru dan Hemat dengan Promo Spesial Bottega Padel dan BRImo

Main Padel Jadi Seru dan Hemat dengan Promo Spesial Bottega Padel dan BRImo

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:44 WIB

Jangan Ketinggalan! Promo BRI di Tokopedia Diskon Rp100 Ribu, Berlaku Tiap Weekend

Jangan Ketinggalan! Promo BRI di Tokopedia Diskon Rp100 Ribu, Berlaku Tiap Weekend

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×