Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Pergerakan Rupiah mencatat sejarah pasang surut ekonomi sejak awal kemerdekaan.

  • Krisis moneter 1998 menjadi titik terendah dalam sejarah pergerakan Rupiah.

  • Tantangan global membayangi pergerakan Rupiah di era pemerintahan Prabowo Subianto.

Kondisi ini membuat ekonomi kacau balau dan memaksa raksasa bisnis seperti Indofood melepas Bank BCA demi bertahan hidup.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]

Era Reformasi

Presiden B.J. Habibie mencatat prestasi gemilang dengan membawa Rupiah menguat signifikan dari belasan ribu kembali ke level Rp6.500 per USD pada pertengahan 1999.

Pada era-era selanjutnya, Rupiah relatif bergerak dinamis.

Gus Dur & Megawati: Stabil di kisaran Rp7.500 hingga Rp9.000.

SBY: Meski dihantam krisis finansial global 2008, Indonesia mampu bertahan di kisaran Rp9.000 - Rp10.000 per USD, sebuah capaian yang membanggakan di tengah rontoknya ekonomi AS saat itu.

Era Jokowi

Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Rupiah mulai menembus batas psikologis Rp15.000 pada tahun 2015.

Pandemi COVID-19 juga turut memberi tekanan besar, di mana pada Agustus 2020, nilai tukar berada di kisaran Rp14.700.

baca juga

Sampai akhir masa jabatannya, Rupiah terus bergerak fluktuatif di rentang Rp14.000 hingga Rp16.000 akibat sentimen ekonomi global.

Era Prabowo Subianto

Kini di era kepemimpinan Prabowo Subianto, tantangan nilai tukar Rupiah diprediksi tidak akan mudah.

Berdasarkan data historis dan proyeksi terkini, posisi Rupiah berada di tengah badai ketidakpastian pasar keuangan internasional.

Pada awal masa transisi dan kepemimpinannya (2025-2026), Rupiah diprediksi menghadapi tekanan hebat yang mendorong kurs ke kisaran Rp16.000 hingga Rp17.500 per USD.

Gejolak pasar global dan kebijakan suku bunga di Amerika Serikat menjadi faktor utama.

Selain itu, posisi Prabowo dalam mengelola Rupiah akan sangat bergantung pada kemampuannya menjaga kepercayaan investor di tengah gejolak internasional.

Proyeksi angka Rp17.500 menunjukkan bahwa pemerintahan baru harus bersiap dengan strategi intervensi moneter dan penguatan fundamental ekonomi domestik agar Rupiah tidak kembali terperosok ke titik nadir seperti tahun 1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?

Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:27 WIB

Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk

Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:50 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:24 WIB

5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking

5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:44 WIB

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×