Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Achmad Fauzi

Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 0,20 persen ke level 5.884 pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.
  • Pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh sentimen negatif dari bursa Wall Street serta agenda ekonomi domestik penting.
  • Analis memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas pada rentang support 5.860 dan resistance 6.130 selama perdagangan berlangsung.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat ke level 5.932pada perdagangan, Senin, 29 Juni 2026. Namun penguatan itu hanya sementara.

Berdasarkan data Stokbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih langsung anjlok 0,20 persen atau 11,98 poin ke level 5.884.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,02 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 609,98 miliar serta frekuensi sebesar 96.360 kali.

Di waktu itu, terdapat 269 saham menghijau, sedangkan, 263 saham merosot. Sisanya, 427 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
ilustrasi perdagangan IHSG . [Antara]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • BHAT
  • TRUS
  • HDFA
  • ZONE
  • EPAC

Top Loser

  • UVCR
  • CFIN
  • GPSO
  • NFCX
  • BBRM

Sementara, berikut saham yang banyak dibeli dan dijual investor asing di waktu tersebut:

Net Foreign Buy

baca juga
  • BBCA - Rp429,71 miliar
  • DSSA - Rp95,51 miliar
  • BBRI - Rp75,14 miliar
  • AMMN - Rp39,05 miliar
  • ANTM - Rp32,47 miliar

Net Foreign Sell

  • BMRI - Rp173,95 miliar
  • EMAS - Rp152,82 miliar
  • ASII - Rp87,46 miliar
  • BRPT - Rp56,13 miliar
  • TLKM - Rp54,65 miliar

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang mengalami technical rebound pada perdagangan Senin. Meski sentimen global masih membayangi, pelaku pasar mulai mencermati sejumlah katalis domestik yang berpotensi menopang pergerakan pasar saham.

BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, IHSG diperkirakan bergerak pada area support 5.860 dan resistance 6.130.

"Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang technical rebound, dengan support di 5.860 dan resistance di 6.130. Rebound berpotensi terjadi apabila sentimen domestik membaik dan tekanan dari pasar global mulai mereda," tulis riset tersebut.

Dari sisi global, pergerakan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya ditutup di zona merah. Pelemahan indeks utama Wall Street menjadi salah satu sentimen yang masih membebani pasar keuangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,086 persen ke level 51.876,11. Sementara indeks S&P 500 terkoreksi 0,047 persen menjadi 7.354,02 dan Nasdaq Composite melemah 0,24 persen ke posisi 25.297,62.

Sementara itu, perhatian investor di dalam negeri akan tertuju pada sejumlah agenda ekonomi penting sepanjang pekan ini.

Salah satunya adalah rencana pemerintah menginjeksi kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna menjaga likuiditas sektor perbankan.

Selain itu, pelaku pasar juga menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik yang dinilai akan menjadi penentu arah pergerakan pasar berikutnya, mulai dari data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur, Neraca Perdagangan, hingga Inflasi.

Data-data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian nasional sekaligus menjadi acuan bagi investor dalam membaca arah kebijakan pemerintah dan otoritas moneter ke depan.

Di tengah proyeksi rebound terbatas tersebut, Brights Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor pada perdagangan hari ini, yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:55 WIB

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:42 WIB

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:20 WIB

×