Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
Jeffrey Hendrik [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • BEI berkomitmen melakukan reformasi pasar modal sebelum peninjauan ulang indeks global MSCI pada November mendatang.
  • MSCI berpotensi menurunkan status Indonesia dari pasar berkembang ke pasar rintisan akibat catatan kondisi khusus.
  • Otoritas bursa memperketat aturan free float 15 persen dan transparansi kepemilikan untuk menjaga kredibilitas pasar ekuitas.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komitmennya untuk terus memacu pembenahan struktural dan reformasi pasar modal domestik.

Langkah akselerasi ini krusial dilakukan guna menghadapi agenda peninjauan ulang (review) berkala dari lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang dijadwalkan pada November mendatang.

Langkah ini menjadi perhatian serius setelah rilis resmi MSCI 2026 Market Classification Review pada 23 Juni lalu memutuskan untuk mempertahankan Indonesia dalam kelompok Emerging Market.

Kendati demikian, keputusan tersebut diiringi dengan catatan kondisi khusus yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah evaluasi MSCI terhadap pasar saham tanah air.

Dalam laporannya, MSCI menyatakan bakal mempertimbangkan berbagai opsi penanganan yang dirasa relevan untuk pasar Indonesia.

Risiko paling ekstrem yang membayangi adalah kemungkinan dibukanya konsultasi global untuk mereklasifikasi atau menurunkan peringkat (downgrade) status Indonesia dari pasar berkembang (Emerging Markets) menjadi pasar rintisan (Frontier Markets).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa jajaran otoritas bursa terus menjalin komunikasi yang intensif dengan pihak MSCI.

Menurutnya, lembaga pembuat indeks internasional tersebut pada dasarnya telah memberikan penilaian positif terhadap arah pembenahan yang tengah berjalan di Indonesia.

"Kalau kita membaca pengumuman MSCI terakhir kan yang ditunggu adalah konsistensi. Dari apa yang sudah dilakukan, MSCI sudah memberikan apresiasi bahwa kebijakan itu sudah in the right direction (berada di jalur yang benar), yang ditunggu adalah konsistensi. Itu yang akan terus kita lakukan," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (29/6/2026).

baca juga

Penegakan Aturan Free Float dan Transparansi Kepemilikan Saham

Jeffrey menggarisbawahi bahwa BEI bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak selaras untuk mengawal dan meningkatkan kualitas serta kredibilitas pasar ekuitas nasional.

Salah satu fokus utama yang dipersyaratkan adalah penerapan batas kepemilikan saham publik atau free float minimum sebesar 15 persen bagi emiten yang melantai di bursa.

"Jadi, transparansi data akan secara konsisten kita sampaikan terus kepada publik. Bagaimana kita sama-sama mengawal terpenuhinya free float, itu juga konsisten kita lakukan. Bagaimana kita terus melakukan screening atas saham-saham yang punya potensi pemegang sahamnya terkonsentrasi, itu juga akan konsisten kita lakukan," paparnya secara terperinci.

Guna memastikan seluruh perkembangan regulasi dan perbaikan ekosistem ini tersampaikan dengan akurat ke tingkat global, BEI secara rutin mengadakan pertemuan berkala tidak hanya dengan MSCI, melainkan juga dengan penyedia indeks internasional lainnya seperti FTSE Russell.

"Kalau diskusi dengan MSCI maupun FTSE, itu rutin kita lakukan," pungkas Jeffrey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:10 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

News | Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Semakin Anjlok Pagi Hari Ini ke Level Rp17.964

Rupiah Semakin Anjlok Pagi Hari Ini ke Level Rp17.964

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:41 WIB

24 Tahun Car Free Day, Laju Polusi Jakarta Masih Kronis

24 Tahun Car Free Day, Laju Polusi Jakarta Masih Kronis

News | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera

Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera

Riau | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

News | Senin, 28 September 2026 | 09:36 WIB

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

×