Adopsi QRIS Melonjak, Transformasi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rully Fauzi

Rabu, 01 Juli 2026 | 08:10 WIB
Adopsi QRIS Melonjak, Transformasi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Talkshow KLIK AMAN: Perempuan Cerdas Finansial, Aman di Era Digital bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). [dok. pribadi]
baca 10 detik
  • Kolaborasi BI dan ShopeePay di KKM & DIGIMAFEST 2026 mendorong percepatan transformasi ekonomi digital dan digitalisasi UMKM.
  • Adopsi pembayaran digital meningkat, ditandai pengguna aktif QRIS ShopeePay di Kediri tumbuh lebih dari 70%.
  • Literasi dan keamanan digital diperkuat melalui edukasi transaksi aman, inovasi QRIS, serta sistem perlindungan berlapis bagi pengguna.

Suara.com - Transformasi ekonomi digital di daerah terus menunjukkan akselerasi seiring semakin luasnya adopsi pembayaran non-tunai dan meningkatnya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penguatan ekosistem pembayaran digital menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Momentum tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Karya Kreatif Mataraman (KKM) & DIGIMAFEST 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Kediri.

Ajang ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong percepatan transformasi digital melalui penguatan literasi keuangan, perluasan penggunaan pembayaran digital yang aman, serta pengembangan inovasi layanan keuangan berbasis teknologi.

Salah satu penyedia layanan pembayaran digital, ShopeePay, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmennya mendukung digitalisasi UMKM, memperkuat literasi keuangan, serta memperluas adopsi pembayaran digital yang aman.

Mengusung tema Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara regulator, penyedia layanan pembayaran digital, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di daerah.

Sejalan dengan semangat tersebut, adopsi pembayaran digital di wilayah Kediri terus menunjukkan tren positif.

Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pengguna aktif QRIS ShopeePay di Kota dan Kabupaten Kediri tumbuh lebih dari 70 persen.

Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran digital sekaligus semakin luasnya pemanfaatan QRIS dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari mengatakan transformasi ekonomi digital yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi kuat antara seluruh pemangku kepentingan.

"Kami percaya pembayaran digital tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk terus berkembang dan berpartisipasi aktif dalam pertumbuhan ekonomi digital," ujarnya.

"Karena itu, ShopeePay terus mendukung berbagai inisiatif BI yang bertujuan memperluas adopsi pembayaran digital, serta menciptakan ekosistem digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan," sambung Eka.

Ia menambahkan meningkatnya penggunaan layanan digital juga perlu diimbangi edukasi mengenai keamanan transaksi agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari rangkaian KKM & DIGIMAFEST 2026, ShopeePay menghadirkan booth interaktif yang memberikan edukasi mengenai manfaat pembayaran digital, praktik transaksi aman, serta pentingnya memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak.

Perusahaan juga berpartisipasi dalam talkshow edukasi bertajuk KLIK AMAN: Perempuan Cerdas Finansial, Aman di Era Digital bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sesi tersebut mengangkat pentingnya literasi keuangan serta pelindungan konsumen di tengah meningkatnya adopsi layanan keuangan digital.

Di sisi lain, dukungan terhadap digitalisasi UMKM juga diwujudkan melalui berbagai inovasi pembayaran, termasuk QRIS Tap berbasis NFC dan QRIS Antarnegara (cross-border QRIS).

Inovasi tersebut membantu pelaku usaha menjangkau lebih banyak pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempermudah pencatatan transaksi.

Selain memperluas akses pembayaran digital, perusahaan juga terus memperkuat edukasi mengenai keamanan transaksi.

Melalui sesi edukasi selama acara berlangsung, masyarakat diajak mengenali berbagai modus kejahatan digital seperti phishing, social engineering, penyalahgunaan OTP, hingga modus layanan pelanggan palsu.

Peserta juga memperoleh panduan soal pentingnya menjaga kerahasiaan PIN dan OTP serta langkah cepat yang perlu dilakukan jika akun diduga mengalami penyalahgunaan.

Komitmen tersebut didukung penerapan sistem keamanan berlapis, mulai dari enkripsi data, proses Know Your Customer/Merchant (KYC/M), Fraud Detection System (FDS), pembaruan data pengguna secara berkala, pemantauan Anti-Money Laundering (AML), hingga patroli siber rutin guna membantu mencegah berbagai aktivitas ilegal, termasuk transaksi yang berkaitan dengan judi online.

Perlindungan pengguna juga diperkuat melalui audit keamanan berkala serta penerapan autentikasi dua faktor (two-factor authentication/2FA) menggunakan One-Time Password (OTP) pada proses pembuatan dan perubahan PIN.

"Melalui kolaborasi bersama BI dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, ShopeePay menegaskan komitmennya terus menghadirkan inovasi yang memperluas akses layanan pembayaran digital, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang semakin inklusif, aman, dan berkelanjutan," tukas Eka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Mau Hemat Biaya Transaksi? Ini Hal yang Perlu Dicek Sebelum Pilih E-Wallet

Mau Hemat Biaya Transaksi? Ini Hal yang Perlu Dicek Sebelum Pilih E-Wallet

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 20:45 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB

Setoran Pajak Kripto dan Fintech Mulai Loyo

Setoran Pajak Kripto dan Fintech Mulai Loyo

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:44 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Perbankan Masuk Era Cerdas, Infrastruktur Digital Dituntut Makin Adaptif

Perbankan Masuk Era Cerdas, Infrastruktur Digital Dituntut Makin Adaptif

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 21:05 WIB

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×