Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Achmad Fauzi

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB
Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00
Bright Gas ukuran 5,5 kilogram di Bright Store SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Senin (19/10).
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga LPG nonsubsidi Bright Gas di wilayah Pulau Jawa sejak 14 Juli 2026.
  • Penyesuaian dilakukan melalui evaluasi berkala terhadap dinamika pasar agar harga produk menjadi lebih kompetitif bagi masyarakat luas.
  • Harga Bright Gas 12 kg turun sebesar Rp8.000 dan ukuran 5,5 kg turun sebesar Rp4.000 per tabungnya.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga LPG nonsubsidi dengan merek Bright Gas yang berlaku efektif mulai 14 Juli 2026. Penyesuaian harga ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan dinamika pasar dan mekanisme yang berlaku.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga Bright Gas dilakukan untuk menghadirkan produk LPG nonsubsidi yang semakin kompetitif bagi masyarakat.

"Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku," ujar Kitty dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Melalui evaluasi tersebut, Pertamina memangkas harga Bright Gas 12 kilogram sebesar Rp8.000 per tabung, sementara Bright Gas 5,5 kilogram turun Rp4.000 per tabung.

Penurunan harga ini berlaku untuk Harga Jual Agen Bright Gas di wilayah Pulau Jawa mulai 14 Juli 2026. Adapun harga di wilayah lain dapat berbeda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertamina juga memastikan kualitas produk Bright Gas tetap menjadi prioritas sehingga masyarakat dapat menggunakan LPG nonsubsidi dengan aman dan nyaman.

"Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," imbuh Kitty.

Daftar Harga Bright Gas Mulai 14 Juli 2026:

Bright Gas 12 kg

baca juga
  • Harga lama: Rp228.000 per tabung
  • Harga baru: Rp220.000 per tabung
  • Turun Rp8.000

Bright Gas 5,5 kg

  • Harga lama: Rp107.000 per tabung
  • Harga baru: Rp103.000 per tabung
  • Turun Rp4.000

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas

Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:35 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×