Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 01 September 2026 | 07:57 WIB
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi di fasilitas PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), Karawang, Jawa Barat. (Dok: Pertamina)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) memperluas peluang pengembangan bisnis rendah karbon melalui sinergi dengan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dalam pengembangan ekosistem industri baterai terintegrasi. Penjajakan ini menjadi bagian dari implementasi Dual Growth Strategy Pertamina, yakni memperkuat bisnis eksisting sekaligus mengembangkan sumber pertumbuhan baru untuk mendukung transisi dan ketahanan energi nasional.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi di fasilitas PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), Karawang, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

SVP Technology Innovation & Implementation Pertamina, Hana Timoti, mengatakan sinergi dengan IBC membuka peluang bagi Pertamina untuk memperluas portofolio bisnis, khususnya pada pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) dan berbagai teknologi pendukung ekosistem baterai.

“Ekosistem baterai dan kendaraan listrik merupakan salah satu pilar dari Dual Growth Strategy Pertamina. Kami melihat peluang besar untuk dikomersialisasikan, mulai dari pengembangan Battery Energy Storage System (BESS), battery recycling, pengembangan industri baterai masa depan, hingga optimalisasi fasilitas riset dan laboratorium baterai yang terintegrasi,” ujar Hana.

Menurut Hana, kesepahaman dengan IBC menjadi langkah awal untuk menjajaki pemanfaatan kompetensi dan kapabilitas kedua perusahaan dalam pengembangan material dan ekosistem baterai. Penjajakan tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan teknologi sekaligus potensi bisnis yang memiliki kelayakan komersial dan dapat ditindaklanjuti menuju implementasi.

Salah satu peluang yang akan dijajaki lebih lanjut adalah BESS, baik berupa Portable Power Station maupun Stationary Power Station. Potensi pengembangan BESS dapat menjadi bagian dari solusi penyimpanan energi sekaligus membuka peluang bisnis Pertamina pada rantai nilai energi masa depan.

Selain BESS, penjajakan lainnya mencakup pengembangan teknologi baterai masa depan, pengelolaan baterai bekas melalui recycle dan reuse, serta potensi pemanfaatan material turunan migas Pertamina untuk mendukung rantai pasok baterai.

Direktur Pengembangan Bisnis IBC, Niko Chandra, mengatakan penjajakan bersama Pertamina diharapkan dapat memperluas pemanfaatan kapabilitas industri baterai yang tengah berkembang di Indonesia.

“Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi IBC. Kolaborasi dengan Pertamina membuka peluang besar untuk mengintegrasikan kekuatan dua perusahaan nasional dalam membangun ekosistem baterai yang kokoh dan berkelanjutan. Kami percaya sinergi ini akan memberikan kontribusi nyata bagi percepatan transisi energi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta industri baterai global,” ujar Niko.

baca juga

IBC bersama konsorsium CATL–Brunp–Lygend (CBL) saat ini juga tengah mengembangkan industri baterai terintegrasi, termasuk melalui PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang. Fasilitas manufaktur baterai tersebut telah mulai beroperasi secara bertahap sejak Juli 2026 dan turut memiliki kapabilitas pengembangan produk BESS.

Bagi Pertamina, penjajakan pengembangan ekosistem baterai menjadi bagian dari upaya membuka peluang pertumbuhan baru yang melengkapi bisnis energi eksisting, sekaligus memperluas portofolio bisnis rendah karbon dalam mendukung transisi dan ketahanan energi Indonesia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan Membaca Laut Sebelum Berlayar

Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan Membaca Laut Sebelum Berlayar

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×