Buah Impor Indonesia Capai Ratusan Ribu Ton, Produsen Eropa Jajaki Kerja Sama

M Nurhadi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:58 WIB
Buah Impor Indonesia Capai Ratusan Ribu Ton, Produsen Eropa Jajaki Kerja Sama
Ilustrasi Apel dan Kiwi [Suara.com]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik mencatat impor apel dan kiwi Indonesia sangat tinggi sepanjang tahun 2025.
  • Produsen Eropa menggelar kampanye Garden of Europe di Jakarta untuk memperluas kerja sama perdagangan pangan.
  • Program promosi tersebut memaparkan standar kualitas dan keamanan produksi buah Eropa kepada importir lokal.

Suara.com - Indonesia mencatatkan volume impor komoditas buah segar yang cukup signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, realisasi impor apel segar Indonesia mencapai sekitar 318.000 ton dengan nilai transaksi mendekati 357 juta dolar AS. Sementara itu, impor buah kiwi berada di kisaran 20.000 ton dengan nilai hampir menyentuh 19 juta dolar AS.

Tingginya volume permintaan pasar domestik tersebut mendorong produsen komoditas hortikultura dari Eropa untuk memperluas jangkauan promosi serta memperkuat hubungan dagang dengan pelaku industri pangan nasional. Langkah promosi ini direalisasikan melalui keterlibatan dalam kampanye Garden of Europe yang berlangsung pada ajang pameran dagang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di Jakarta International Expo.

Di samping partisipasi pameran, rangkaian kegiatan di Jakarta juga mencakup dua sesi jamuan makan malam business-to-business (B2B). Agenda ini dimanfaatkan sebagai sarana pertukaran informasi secara langsung antara asosiasi produsen Eropa dengan para importir, distributor, serta profesional di sektor pangan Indonesia.

Dalam forum interaktif tersebut, perwakilan Garden of Europe membahas sejumlah topik teknis, meliputi dinamika kebutuhan pasar, ketersediaan pasokan, standar penyimpanan dan penanganan produk, preferensi konsumen lokal, hingga potensi kemitraan usaha jangka panjang.

Pertemuan tersebut turut digunakan oleh pihak penyelenggara untuk memaparkan karakteristik produk apel asal Polandia dan kiwi dari Yunani, khususnya mengenai skema produksi serta kontrol kualitas. Kampanye Garden of Europe menekankan pentingnya penerapan standar produksi Eropa yang mencakup aspek keamanan pangan, sistem ketertelusuran (traceability), serta praktik budi daya yang bertanggung jawab.

Presiden Association of Polish Fruit and Vegetables Distributors "FRUIT UNION", Piotr Janota, menyampaikan bahwa pemenuhan standar regulasi menjadi poin utama dalam proses pengenalan komoditas tersebut ke pasar Indonesia.

“Dengan mengikuti standar Eropa yang ketat mengenai keamanan, keberlanjutan, dan praktik kerja yang adil, kami memastikan bahwa buah yang sampai ke meja Anda tidak hanya segar, tetapi juga ditanam dengan menghormati alam dan masyarakat di balik proses produksinya,” ujar Janota.

Sebagai informasi, Garden of Europe merupakan program promosi berdurasi tiga tahun (2024–2027) yang mendapat pendanaan bersama dari Uni Eropa. Program ini memfokuskan kegiatan edukasi dan promosi pada komoditas kiwi Yunani dan apel Polandia di wilayah Indonesia. Pelaksanaan program di lapangan dikelola oleh Agricultural Cooperative of Neapoli Agrinio (AS Neapolis) asal Yunani bersama Association of Polish Fruit and Vegetables Distributors "FRUIT UNION" dari Polandia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Paris, Warga di 4 Negara Kesal dengan Pemerintah karena Beban Biaya Hidup Makin Gila

Bukan Cuma Paris, Warga di 4 Negara Kesal dengan Pemerintah karena Beban Biaya Hidup Makin Gila

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Keretakan Global: Mengapa Dunia Tampak Membara dari Asia hingga Eropa?

Keretakan Global: Mengapa Dunia Tampak Membara dari Asia hingga Eropa?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pesona Pegunungan Kaukasus, Melihat Kehidupan di Kaki Pegunungan Georgia

Pesona Pegunungan Kaukasus, Melihat Kehidupan di Kaki Pegunungan Georgia

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Amarah Rakyat Meledak! Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal

Amarah Rakyat Meledak! Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Tegaskan Sikap Kritis, Konstruktif dan Solutif di Koalisi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Tegaskan Sikap Kritis, Konstruktif dan Solutif di Koalisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, 6 Aktivis Greenpeace Digelandang ke Polda Metro Jaya

Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, 6 Aktivis Greenpeace Digelandang ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:56 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.200 di Sesi I, BMRI Naik 8%

IHSG Terbang ke Level 5.200 di Sesi I, BMRI Naik 8%

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Saham BBCA Bangkit di Sesi I IHSG Ditopang Aksi Korporasi Jumbo

Saham BBCA Bangkit di Sesi I IHSG Ditopang Aksi Korporasi Jumbo

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Apa Perbedaan antara Setrika Keramik dan Stainless Steel? Ketahui sebelum Membeli

Apa Perbedaan antara Setrika Keramik dan Stainless Steel? Ketahui sebelum Membeli

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Emil Audero Bikin 3 Penyelamatan, Rayo Vallecano Kehilangan 2 Poin di Markas Getafe

Emil Audero Bikin 3 Penyelamatan, Rayo Vallecano Kehilangan 2 Poin di Markas Getafe

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Bolehkan Memakai Essence Tanpa Toner? Ini Kata Dokter Spesialis Kulit

Bolehkan Memakai Essence Tanpa Toner? Ini Kata Dokter Spesialis Kulit

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Sinopsis Squall, Drama Romantis Jepang Dibintangi Riko dan Yoshizawa Kaname

Sinopsis Squall, Drama Romantis Jepang Dibintangi Riko dan Yoshizawa Kaname

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Gus Ipul Tegaskan Penuduh Riswah di Muktamar NU Bisa Hadapi Konsekuensi Hukum

Gus Ipul Tegaskan Penuduh Riswah di Muktamar NU Bisa Hadapi Konsekuensi Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Siapa Pendamping Asep Surya Atmaja? Parpol Koalisi Dikabarkan Sudah Kantongi Nama

Siapa Pendamping Asep Surya Atmaja? Parpol Koalisi Dikabarkan Sudah Kantongi Nama

Bekaci | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:49 WIB

×