Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!

Galih Prasetyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:52 WIB
Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan pers bersama Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Danantara Rosan Roeslani saat konferensi pers usai memantau IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambut positif lonjakan IHSG sebesar 2,92 persen pada sesi perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Pemulihan pasar didorong oleh aksi *buyback* saham senilai Rp4,5 triliun oleh konglomerasi besar serta mitigasi risiko oleh Bursa Efek Indonesia.
  • Danantara berkomitmen memperkuat kepemilikan saham BUMN berfundamental kokoh, yang menghasilkan total nilai transaksi perdagangan mencapai Rp2,330 triliun.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons positif pergerakan pasar modal nasional yang menunjukkan sinyal pembalikan arah pada perdagangan sesi I, Selasa (20/10/2026).

Setelah didera tekanan jual ekstrem sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 2,92 persen atau terapresiasi 145,869 poin menuju level 5.142,478, bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di 5.145,478.

Melalui akun Instagram pribadinya, Dasco mengunggah tangkapan layar pergerakan IHSG yang kembali menghijau bersama lonjakan harga saham-saham perbankan berkapitalisasi jumbo ˆ

"Pagi Yang Cerah," kata Dasco.

Dasco mengatakan, Indonesia masih bisa bangkit karena mempunyai basis fundamental yang kuat.

"Fundamental yang kuat dan kebersamaan menjadi modal kita melewati tantangan. Dengan langkah yang tepat, mari terus menjaga optimisme dan kepercayaan terhadap bursa Indonesia. Bersatu untuk Indonesia. Buy Indonesia," kata Dasco.

Big Banks Kompak Menghijau

Dalam unggahannya, Dasco menyoroti pemulihan harga kelompok perbankan yang menjadi motor penggerak utama indeks.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memimpin penguatan dengan melesat 5,95% ke level Rp3.560 per lembar saham.

baca juga

Penguatan disusul oleh emiten bank pelat merah lainnya, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang melonjak 5,12% ke posisi Rp2.670, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

(BBNI) yang naik 4,05% menjadi Rp3.080 per lembar saham. Tak ketinggalan, emiten swasta terbesar PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turut terkerek 2,70% ke level Rp4.950.

Kolektifnya penguatan saham perbankan ini menjadi penahan utama kejatuhan bursa domestik, yang secara year to date (YTD) tercatat masih terkoreksi dalam hingga 40,47%.

Pelemahan tajam sebelumnya dipicu oleh ancaman MSCI yang berencana men-downgrade status pasar saham Indonesia ke standalone market.

Kolaborasi Tiga Sentimen Penyelamat Pasar

Rebound signifikan IHSG pada perdagangan hari ini tidak terjadi secara kebetulan. Pasar merespons positif koordinasi cepat antara otoritas bursa, regulator, pemerintah, hingga korporasi besar dalam membendung kepanikan pasar. Sedikitnya ada tiga katalis utama yang menopang pembalikan arah IHSG:

Pertama, aksi buyback raksasa konglomerasi senilai Rp4,5 Triliun. Kelompok konglomerasi terkemuka langsung mengambil langkah taktis lewat aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham.

Emiten di bawah naungan Prajogo Pangestu dan Grup Sinar Mas menyiapkan bantalan dana segar sekitar Rp4,5 triliun.

Dari Grup Barito, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) masing-masing menganggarkan dana hingga Rp1 triliun.

Sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menyiapkan Rp500 miliar. Dari kubu Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turut mengalokasikan anggaran Rp1 triliun.

Aksi serentak ini memberi kepastian likuiditas sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa valuasi emiten telah terdiskon di bawah nilai fundamentalnya.

Kedua, langkah agresif BEI eedam isu MSCI. Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung merilis langkah mitigasi struktural guna menjawab tuntutan transparansi MSCI. Otoritas bursa menetapkan dua kebijakan strategis: menambahkan pengungkapan informasi hubungan afiliasi pada pemegang saham di atas 1%, serta mendepak saham-saham berstatus High Shareholding Concentration (HSC) dari formula perhitungan IHSG.

Mengingat bobot saham kategori HSC mencakup 18% terhadap IHSG, penyesuaian ini ditujukan agar pergerakan indeks menjadi lebih riil dan mencerminkan dinamika pasar sesungguhnya, sekaligus menepis keraguan global atas transparansi kepemilikan saham.

Ketiga, komitmen Danantara memborong saham BUMN. Sentimen ketiga datang dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan komitmen institusinya untuk menambah kepemilikan pada saham-saham BUMN berfundamental kokoh.

Keberadaan pembeli siaga (standby buyer) berskala institusional ini memberikan garansi pasar bahwa saham-saham BUMN berkinerja prima tidak akan dibiarkan tertekan tanpa perlindungan modal.

Transaksi Tembus Rp2,3 Triliun, Lapis Dua Ikut Melejit

Optimisme pasar tercermin nyata pada likuiditas perdagangan sesi pagi. Berdasarkan data resmi pergerakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terekam hingga pukul 09.01 WIB, volume transaksi saham yang diperdagangkan telah mencapai 4,644 miliar saham.

Sementara itu, nilai transaksi secara keseluruhan tercatat mencapai Rp2,330 triliun dengan frekuensi perdagangan yang aktif mencapai 97.725 kali transaksi.

Di luar deretan saham unggulan, laju transaksi saham sektor penunjang dan komoditas pertambangan juga terangkat.

Daftar jajaran top gainers dipimpin oleh saham PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) yang melonjak 23,53% ke level Rp21 per saham.

Lonjakan signifikan berikutnya dibukukan oleh PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) yang naik 21,89% ke posisi Rp4.900, PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) menguat 20,00% ke Rp8.100, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 17,71% menuju level Rp565, serta PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) yang melaju 12,43% ke level Rp190 per saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski IHSG Melesat, Investor Asing Tetap Cabut Dana Rp1,97 T di Sesi I

Meski IHSG Melesat, Investor Asing Tetap Cabut Dana Rp1,97 T di Sesi I

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.200 di Sesi I, BMRI Naik 8%

IHSG Terbang ke Level 5.200 di Sesi I, BMRI Naik 8%

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Saham BBCA Bangkit di Sesi I IHSG Ditopang Aksi Korporasi Jumbo

Saham BBCA Bangkit di Sesi I IHSG Ditopang Aksi Korporasi Jumbo

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tekanan Jual Reda, IHSG Mulai Menghijau ke Level 5.000 Lagi Pagi Ini

Tekanan Jual Reda, IHSG Mulai Menghijau ke Level 5.000 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Terkini

Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!

Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Gen Z FOMO Ngegym: Mengejar Tubuh Bugar atau Validasi Sosial?

Gen Z FOMO Ngegym: Mengejar Tubuh Bugar atau Validasi Sosial?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Good Partner 2 Tayang November, Jang Nara dan Kim Hye Yoon Dapat Kasus Baru

Good Partner 2 Tayang November, Jang Nara dan Kim Hye Yoon Dapat Kasus Baru

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Kenapa AC Kurang Dingin saat Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa AC Kurang Dingin saat Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

×