Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:28 WIB
Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen
PT Unilever Indonesia Tbk hingga September 2026, penjualan Unilever Indonesia mencapai Rp25,8 triliun, meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (Dok : Unilever Indonesia)

Suara.com - PT Unilever Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih selama sembilan bulan pertama 2026. Kinerja positif ini melanjutkan tren pertumbuhan perusahaan selama lima kuartal berturut-turut, di tengah tekanan inflasi yang masih membayangi industri barang konsumsi.

Hingga September 2026, penjualan Unilever Indonesia mencapai Rp25,8 triliun, meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih dari operasi berkelanjutan tumbuh 10,6 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan.

Pada kuartal III 2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp8,9 triliun atau tumbuh 7,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan volume dasar sebesar 6,4 persen. Kinerja ini didukung pertumbuhan yang merata pada berbagai unit bisnis dan saluran penjualan, termasuk kategori Home & Personal Care serta Foods & Refreshment.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, mengatakan kinerja kuartal ketiga menunjukkan kemajuan perusahaan dalam membangun bisnis yang lebih kuat.

“Kinerja kuartal ketiga kami menunjukkan kemajuan berkelanjutan dalam membangun bisnis yang lebih kuat. Kami mencatat pertumbuhan volume selama lima kuartal berturut-turut, dengan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan meskipun tekanan inflasi masih berlanjut. Pertumbuhan ini terjadi secara merata di seluruh portofolio kami dan mencerminkan peningkatan daya saing, eksekusi yang semakin kuat, serta penguatan merek-merek kami.

Perkuat Merek dan Perluas Segmen Premium

Setelah mendorong pertumbuhan bisnis sepanjang 2025, Unilever Indonesia kini berfokus meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pertumbuhan. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan tahun berjalan sebesar 7,2 persen, lebih tinggi dibandingkan 4,3 persen sepanjang 2025.

Untuk menjaga momentum tersebut, perusahaan menjalankan strategi yang berfokus pada penguatan merek, pengembangan portofolio premium, dan perluasan bisnis digital. Dalam penguatan merek, Unilever Indonesia mengembangkan lebih banyak merek melalui pendekatan S.A.S.S.Y., yang mencakup sains (Science), estetika (Aesthetics), pengalaman sensoris (Sensorial Experiences), advokasi konsumen (Said by Others), serta relevansi dengan generasi muda (Youthful Relevance).

Di sisi lain, strategi premiumisasi turut menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan. Segmen premium saat ini mencakup sekitar 32 persen dari total pasar dan tumbuh hampir dua kali lebih cepat dibandingkan segmen utama.

baca juga

Unilever Indonesia menyebut lebih dari 70 persen bisnis premiumnya mampu mencatatkan kinerja di atas pasar masing-masing. Kondisi ini memperkuat peluang perusahaan untuk mengembangkan portofolio dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Tingkatkan Produktivitas di Tengah Tekanan Inflasi

Selain memperkuat portofolio, Unilever Indonesia terus meningkatkan efektivitas operasional untuk menjaga daya saing. Perseroan memperluas jangkauan distribusi langsung, memperkaya portofolio produk di pasar, serta meningkatkan layanan pelanggan dan kualitas eksekusi di toko.

Transformasi juga dilakukan pada proses pengadaan, manufaktur, dan model operasional. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat efisiensi biaya, serta membuka ruang investasi bagi pertumbuhan jangka panjang.

Dalam hal belanja modal, lebih dari 60 persen dialokasikan untuk peningkatan produktivitas dan perluasan kapasitas. Investasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat fondasi bisnis dan menjaga kemampuan bersaing di tengah perubahan pasar.

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan hingga 2027

Ke depan, Unilever Indonesia akan mempertahankan fokus pada pertumbuhan yang didorong oleh volume, disertai peningkatan margin secara terukur sepanjang 2026.

Benjie mengatakan, tekanan inflasi pada komoditas yang berkaitan dengan kawasan Timur Tengah diperkirakan masih berlanjut hingga memasuki 2027. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, perusahaan akan mengandalkan kombinasi penyesuaian harga yang tepat, efisiensi, dan investasi secara disiplin.

“Prioritas kami adalah menjaga daya saing, memastikan produk tetap terjangkau bagi konsumen, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dalam jangka panjang. Kami optimistis dengan kemajuan yang terus kami capai,” kata Benjie.

Ia menambahkan, perusahaan saat ini memiliki merek, kapabilitas, dan fondasi bisnis yang lebih kuat dibandingkan setahun sebelumnya.

Unilever Indonesia pun akan melanjutkan penguatan portofolio dan daya saing untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham. Sebagai bagian dari langkah tersebut, perseroan berencana menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai bisnis Foods sebelum akhir 2026. *** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Mobil Listrik Global September 2026 Turun Terdampak Pelemahan China

Pasar Mobil Listrik Global September 2026 Turun Terdampak Pelemahan China

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Bantah Isu Pasar Otomotif Nasional Tengah Lesu

Pemerintah Bantah Isu Pasar Otomotif Nasional Tengah Lesu

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Penjualan Ritel September Diprediksi Naik, tapi Ada Sinyal Pelemahan Bulanan

Penjualan Ritel September Diprediksi Naik, tapi Ada Sinyal Pelemahan Bulanan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Kisah Dua Sahabat yang Diuji oleh Kehamilan di Film Komedi Let's Have Kids!

Kisah Dua Sahabat yang Diuji oleh Kehamilan di Film Komedi Let's Have Kids!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Blunder Pejabat Turun, Pernyataan 'Nyeleneh' Prabowo Justru Meningkat saat Bencana

Blunder Pejabat Turun, Pernyataan 'Nyeleneh' Prabowo Justru Meningkat saat Bencana

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen

Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Karhutla Sumsel: KPA Siapkan Posko Solidaritas dan Alat Kesehatan di 4 Daerah

Karhutla Sumsel: KPA Siapkan Posko Solidaritas dan Alat Kesehatan di 4 Daerah

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Apa Manfaat Pelembap Wardah Warna Pink? Kenali Kandungan dan Review Pengguna

Apa Manfaat Pelembap Wardah Warna Pink? Kenali Kandungan dan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Dewan Pers Akui Teknologi AI Jadi 'New Normal' Bagi Industri Media RI

Dewan Pers Akui Teknologi AI Jadi 'New Normal' Bagi Industri Media RI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis

Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Panduan Memilih Shade Bedak Two Way Cake Pixy untuk Kulit Kuning Langsat

Panduan Memilih Shade Bedak Two Way Cake Pixy untuk Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:18 WIB

10  Sepatu Lari Toe Box Luas Terbaik agar Kaki Lebar Tak Gampang Lecet

10 Sepatu Lari Toe Box Luas Terbaik agar Kaki Lebar Tak Gampang Lecet

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Dua Tahun Prabowo, Ketua Komisi III DPR Sebut Penegakan Hukum di Jalur yang Tepat

Dua Tahun Prabowo, Ketua Komisi III DPR Sebut Penegakan Hukum di Jalur yang Tepat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×