Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB
Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan laporan MSCI terkait pasar modal Indonesia menyoroti tata kelola perdagangan saham dan porsi *free float*.
  • Pemerintah bersama pemangku kepentingan menargetkan pemenuhan ketentuan *free float* sebesar 15 persen selambat-lambatnya pada Juni 2027.
  • MSCI membuka konsultasi hingga 30 April 2027 dan menjadwalkan keputusan resmi terkait klasifikasi pasar modal Indonesia sebelum akhir Juni 2027.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa laporan MSCI yang menyoroti pasar modal Indonesia bukan mencerminkan kondisi fundamental ekonomi maupun kinerja emiten. Catatan dari lembaga pemeringkat tersebut lebih menyoroti aspek tata kelola perdagangan saham, khususnya pemenuhan batas minimum porsi saham beredar di publik atau free float.

Airlangga menyampaikan pandangannya mengenai fokus evaluasi lembaga pemeringkat global tersebut saat ditemui di Jakarta.

“Bagi Indonesia yang penting ini bukan kaitannya dengan fundamental ekonomi, bukan juga dengan fundamental emiten tetapi lebih kepada governance daripada trading market khusus untuk saham yang free float,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, pada Jumat (23/10).

Ia memastikan bahwa proses reformasi pasar modal dalam negeri terus berjalan secara bertahap. Kinerja keuangan emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dinilai tetap solid, baik dari perolehan laba rugi maupun konsistensi pembagian dividen kepada pemegang saham.

Airlangga mengakui masih ada perusahaan tercatat yang belum memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen. Pemerintah bersama pemangku kepentingan pasar modal terus berupaya menyelesaikan target penyesuaian tersebut.

“Kita ada waktu sampai Juni tahun depan (2027). Dan tentu kemarin salah satu dalam roadmap kan kita juga mendorong adanya demutualisasi bursa. Jadi, itu tentu tahapan-tahapan itu yang perlu disampaikan ke publik dan juga progresnya disampaikan ke publik,” ujarnya.

Saat ini MSCI sedang membuka konsultasi dengan para pelaku pasar hingga 30 April 2027 terkait usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia. Keputusan resmi dijadwalkan meluncur sebelum akhir Juni 2027.

Otoritas Jasa Keuangan bersama Bursa Efek Indonesia telah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat transparansi kepemilikan saham serta menyusun peta jalan peningkatan free float.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Masih Ada 9 Perusahaan Antre Masuk Bursa

Masih Ada 9 Perusahaan Antre Masuk Bursa

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:27 WIB

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Terkini

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

RICOH GR IV 30th Anniversary Edition Cuma 50 Unit di Indonesia, Harga Rp33 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:06 WIB

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

5 Sunscreen Skintific untuk Cegah Penuaan Dini dan Cerahkan Kulit Kusam

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

6 Kontroversi Thomas Markle Ayah Meghan Markle, Terbaru Geger Dugaan Kasus Pornografi Anak

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Motor Baru Banyak Absen Kick Starter, Ini Risiko Tersembunyi dan Bahaya Mogok yang Wajib Diwaspadai

Motor Baru Banyak Absen Kick Starter, Ini Risiko Tersembunyi dan Bahaya Mogok yang Wajib Diwaspadai

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk

Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk

Lampung | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Yamaha MT-125 2027 vs 2025: Apa Saja Bedanya dan Akankah MT-15 Indonesia Ikut Berubah?

Yamaha MT-125 2027 vs 2025: Apa Saja Bedanya dan Akankah MT-15 Indonesia Ikut Berubah?

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Yusril Siap Jelaskan UNCAC ke DEN: Ubah Definisi Korupsi Butuh Kajian, Jangan Asal Terlihat Heroik

Yusril Siap Jelaskan UNCAC ke DEN: Ubah Definisi Korupsi Butuh Kajian, Jangan Asal Terlihat Heroik

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Jebakan Dunia Filter: Kenapa Gen Z Sulit Lepas dari Obsesi Validasi Digital?

Jebakan Dunia Filter: Kenapa Gen Z Sulit Lepas dari Obsesi Validasi Digital?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Pemerintahan Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Pemerintahan Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Cuaca dan Jalanan Berubah Cepat? Begini Cara Honda ADV160 Melindungi Pengendaranya

Cuaca dan Jalanan Berubah Cepat? Begini Cara Honda ADV160 Melindungi Pengendaranya

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×