Mahasiswa yang sedang jalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali buat ulah dan viral, hingga diusir oleh warga lokal. Kasus kali ini menimpa seorang mahasiswi dari Universitas Mataram (UNRAM) bernama Putri alias AN.
Putri jadi viral lantaran dalam video yang ia unggah di akun sosial media miliknya merasa paling cantik dan menyebut tidak ada perempuan cantik di tempat ia KKN, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.
Pada unggahan di akun Instagram miliknya, AN merasa ia paling cantik sehingga membuat dirinya kerap dipanggil oleh warga lokal untuk mengikuti acara.
"Susah ya jadi kembang desa di sini. Anak Kayangan ndak ada cantik-cantik. Jadi kita kembang desa jadinya," tulis AP.
Sontak saja unggahan AP ini membuat geram warga desa Kayangan.
Unggahan dari AP ini berujung warga akhirnya mengusir AP angkat kaki dari desa mereka
Pada video unggahan akun Twitter @merapi_uncover, AP dimint warga untuk menyampaik permintaan maaf secara terbuka.
“Selamat sore. Saya AP dari KKN Desa Kayangan 2023. Saya ingin meminta maaf atas kejadian yang tidak seharusnya saya lakukan yang ada di video tersebut," jelasnya.
"Oleh karena itu saya pribadi AP ingin meminta maaf yg sebesar-besarnya kepada pihak yang merasa tersinggung yaitu warga Desa Kayangan. Saya benar-benar minta maaf atas kejadian yg saya lakukan tersebut. Terima kasih. Selamat sore,” ujar Putri dalam video klarifikasi 37 detik itu,"
Ternyata tidak hanya Putri yang harus terusir dari desa Kayangan. Rekan-rekannya yang lain pun tak bisa melanjutkan KKN di desa tersebut.