Frank Wormuth resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai konsultan yang akan mendampingi Bima Sakti pelatih Timnas Indonesia U-17 jelang Piala Dunia U-17 2023.
Sosok eks pelatih tim U-20 Jerman ini ternyata memiliki cerita pilu di kehidupan pribadinya. Tiga anak Frank Wormuth meninggal dunia saat masih dalam kandungan.
Peristiwa pilu ini dialami oleh Wormuth saat masih menjadi pelatih Heracles Almelo. Mengalami kejadian pahit sebagai seorang ayah itu, Wormuth bahkan sampai tidak bisa menangis.
"Saya tidak menangis kepada Tuhan, saya tidak menangis. Tetapi saya bersikeras untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," ucap Wormuth seperti dilansir dari voetbalzone.nl
Istri pertama Wormuth berada di rumah sakit saat mengandung anak pertama mereka. Saat itu sang istri mengalami preeklamsia.
"Kami kemudian mendapatkan anak laki-laki, yang saat lahir sudah meninggal dunia. Saat itu istri saya sudah hamil lima bulan dan ingin ke dokter karena merasakan hal tidak beres pada janin kami," cerita Wormuth.
Kejadian kehilangan anak kemudian dialami Wormuth. "Tapi kejadian itu berulang lagi saat istri saya hamil setelah kelahiran anak bungsu kami. Anak itu meninggal dalam kandungan setelah lebih dari tiga bulan,"
Cerita pilu ini juga sempat dibagikan Wormuth saat ia harus membesuk anak asuhnya, Rai Vloet, pemain Heracles yang dipenjara lantaran menabrak seorang bocah.
"Saya sendiri kehilangan tiga anak. Aku merasakan apa yang orang tua itu rasakan. Saya kehilangan tiga anak di perut istriku, anak saya yang lain bahkan sampai depresi. Lalu saya melihat anak laki-laki seperti Vloet," ucap Wormuth seperti dilansir dari rtvnoord.nl
Baca Juga: Mantan Anak Didik Frank Wormuth yang Pernah Jadi Juara Liga Champions hingga Piala Dunia
"Orang mungkin tidak mengerti mengapa saya harus mengunjunginya (Vloet). Tapi saya hanya harus mengunjunginya di penjara," ungkap Wormouth.