Fisikawan Hawking Ungkap Rumus Agar Inggris Juara di Brasil

Liberty Jemadu

Kamis, 29 Mei 2014 | 06:57 WIB
Fisikawan Hawking Ungkap Rumus Agar Inggris Juara di Brasil
Fisikawan Inggris, Stephen Hawking. (Shutterstock)

Suara.com - Inggris boleh saja mengklaim sebagai negeri asal sepak bola modern, tetapi dari 12 kali keikutsertaannya di Piala Dunia, baru satu kali tim nasionalnya menjuarai ajang sepak bola paling akbar di dunia itu. Selain itu, paling banter Inggris hanya menembus semi final.

Mungkin karena fakta itu, fisikawan terkemuka Inggris, Stephen Hawking, merasa perlu turun tangan agar di Brasil bulan depan, tim berjuluk St Georger Cross itu bisa kembali mengecap nikmatnya gelar juara.

Maka pada Rabu (28/5/2014), Hawking membuka kelas khusus sepak bola di Savoy Hotel, London.

"Sejak awal peradaban, manusia tidak pernah puas jika melihat sesuatu yang tidak terjelaskan...tidak terkecuali Piala Dunia," jelas ilmuwan berusia 72 tahun itu, dari atas kursi rodanya.

Menurut Hawking, dari sudut pandang ilmiah, ada lima faktor yang akan memengaruhi penampilan Inggris di Brasil nanti: lingkungan, psikologi, fisik, politik, dan taktik.

Secara rinci - menurut Hawking yang menyaksikan 45 laga timnas Inggris sejak mereka juara pada 1966 dan 204 adu pinalti Inggris untuk menghasilkan rumusnya itu - ada beberapa faktor ideal yang bisa menentukan kemenangan Inggris di Brasil. Berikut adalah hasil telaah Hawking:

1. Iklim sedang adalah yang terbaik. Setiap kenaikan suhu sebear 5 derajat Celcius, maka peluang Inggris untuk menang berkurang 59 persen.

2. Ketinggian. Peluang Inggris untuk menang naik dua kali lipat ketika bermain di stadion yang tingginya lebih rendah dari 500 meter di atas permukaan laut.

3. Dekat dengan kampung halaman. Peluang Inggris untuk menang naik 22 persen jika bermain dekat dengan Inggris Raya. Perbedaan budaya dan jet lag, sangat memengaruhi performa para pemain Inggris.

4. Waktu bermain. Jika laga dimulai pada pukul 3 petang, peluang Inggris untuk menang bisa naik hingga 30 persen.

5. Formasi terbaik bagi Inggris adalah 4-3-3, dengan tingkat kesuksesan sampai 58 persen. Jika menggunakan pola 4-4-2, peluang Inggris untuk menang hanya 48 persen.

6. Seragam merah bisa meningkatkan peluang Inggris untuk menang hingga 20 persen. Merah membuat Inggris lebih dominan dan agresif.

7. Wasit adalah faktor paling besar yang bisa menentukan nasib Inggris. Jika wasit Eropa yang memimpin laga, peluang Inggris untuk memang bisa mencapai 63 persen. Sementara jika wasitnya dari luar Eropa, peluang Inggris hanya 38 persen.

Selain peluang menang, dalam hal pinalti Hawking juga punya teori sendiri.

1. Siapa penendang pinalti terbaik? Jawabannya: striker. Jika dieksekusi striker, peluang pinalti berbuah gol bisa mencapai 81 persen, gelandang 67 persen, dan bek hanya 65 persen.

2. Pirang atau botak? Pemain pirang punya peluang sukses 84 persen, botak 71 persen, sementara pemain berambut hitam punya peluang berhasil saat pinalti hanya 69 persen.

3. Ancang-ancang terbaik saat mengambil pinalti adalah di atas tiga langkah. Tiga langkah atau kurang, peluang gol hanya 58 persen.

4. Cara terbaik untuk menendang pinalti adalah dengan sisi luar atau dalam kaki, peluang golnya 10 persen lebih tinggi saat menendang dengan punggung kaki.

5. Bidik bola ke pojok atas gawang, maka peluang golnya 84 persen.

6. Penjaga gawang berpeluang menepis bola hingga 18 persen jika bergerak dari satu sisi ke sisi lain gawang. (The Guardian/ The Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korsel Telan Kekalahan dari Tunisia Jelang Piala Dunia 2014

Korsel Telan Kekalahan dari Tunisia Jelang Piala Dunia 2014

Bola | Rabu, 28 Mei 2014 | 23:26 WIB

Jagielka Yakin Bela Inggris di Laga Perdana

Jagielka Yakin Bela Inggris di Laga Perdana

Bola | Rabu, 28 Mei 2014 | 13:59 WIB

 AS Menang 2-0 di Laga Pemanasan Jelang Piala Dunia

AS Menang 2-0 di Laga Pemanasan Jelang Piala Dunia

Bola | Rabu, 28 Mei 2014 | 13:14 WIB

Punggawa Liverpool Sambut Piala Dunia

Punggawa Liverpool Sambut Piala Dunia

Bola | Rabu, 28 Mei 2014 | 08:05 WIB

Menang Telak, Deschamps Puas

Menang Telak, Deschamps Puas

Bola | Rabu, 28 Mei 2014 | 07:23 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×