Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketum PSSI, Fahri Hamzah: Pesan buat Jokowi

Syaiful Rachman | Ria Rizki Nirmala Sari
Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketum PSSI, Fahri Hamzah: Pesan buat Jokowi
Mantan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kedua kiri) menyampaikan keterangan kepada pers terkait pengunduran dirinya seusai pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Edy Rahmayadi memilih untuk tidak rangkap jabatan.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengapresiasi keputusan Edi Rahmayadi yang meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ). Menurutnya, keputusan Edi tersebut juga menjadi pesan untuk Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi untuk tidak merangkap jabatan.

Fahri menghormati keputusan Edy yang melepaskan satu jabatannya yakni sebagai Ketum PSSI. Dengan demikian, Edy saat ini hanya menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Jabatan yang diperolehnya lewat Pemilihan Gubernur 2018. Artinya, Edy sudah 4,5 bulan merangkap jabatan.

"Kita tentu menghormati beliau ya tidak mau rangkap jabatan dengan jabatan sebagai ketua PSSI," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (21/1/2019).

Menurutnya apabila seseorang tidak bisa memberikan hasil yang baik, untuk apa memaksakan merangkap dua jabatan. Fahri kemudian teringat dengan pesan Jokowi yang meminta kepada seluruh pihak untuk tidak merangkap jabatan.

Karena itu, Fahri menganggap keputusan Edi mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI menjadi sebuah pesan tidak langsung dari Edi untuk Jokowi.

"Mungkin pak Edi Rahmayadi lagi ngirim pesan juga ke pak Jokowi. Pak Jokowi, saya memenuhi harapan bapak supaya tidak rangkap jabatan, gitu loh. Dulu kan pak Jokowi sangat keras terhadap orang yang rangkap jabatan, ya bagus lah," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Edy mengundurkan diri saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019).

Jabatan Ketum PSSI diserahkan kepada Wakil Ketum PSSI Joko Driyono hingga kongres luar biasa PSSI berikutnya digelar. Menurut jadwal, kongres luar biasa tersebut akan digelar pada tahun 2020.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS