Jadi Tim Paling Produktif, Timnas Indonesia U-22 Berhasil Jawab Kritikan

Arsito Hidayatullah, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 07 Desember 2019 | 05:10 WIB
Jadi Tim Paling Produktif, Timnas Indonesia U-22 Berhasil Jawab Kritikan
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, melakukan sujud syukur di lapangan usai kemenangan timnya. [ANTARA/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Timnas Indonesia U-22 menjadi tim paling produktif di SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina. Sepanjang babak penyisihan Grup B, Indonesia telah menciptakan 17 gol.

Tidak hanya itu, Garuda Muda --julukan timnas Indonesia U-22-- menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan dua gol saja. Otomatis, torehan itu menjawab berbagai kritikan sebelum tim asuhan Indra Sjafri tersebut terjun ke SEA Games 2019.

Sebelum berangkat ke Filipina, timnas Indonesia U-22 sempat diragukan karena tidak membawa striker murni. Muhammad Rafli yang diplot sebagai ujung tombak, sejatinya adalah seorang winger.

Hal itu kemudian ditambah dengan cederanya Rafli saat berhadapan dengan Singapura di fase grup. Namun nyatanya, Osvaldo Haay yang diplot sebagai pengganti, tampil gemilang sepanjang babak penyisihan grup.

Bahkan, pemain Persebaya Surabaya tersebut kini menjadi top skor sementara SEA Games 2019. Tepatnya, Osvaldo telah membuat tujuh gol sejauh ini.

"Saya masih ingat tuh, waktu pembentukan tim, banyak kritik yang diberikan oleh pengamat, media, bahwa tim nasional U-22 ke SEA Games tanpa ada striker yang mumpuni. Sekarang mereka (para pemain) buktikan dengan 17 gol," kata Indra Sjafri, dikutip dari media PSSI.

"Resepnya, nanti ditanyain di Jakarta setelah event ini (SEA Games 2019) selesai," tambah pelatih Bali United tersebut, merahasiakan tips sukses produktivitas timnya.

Yang pasti, pencapaian tersebut membuat pasukan Merah Putih lolos ke semifinal sebagai runner up Grup B. Indonesia mendampingi Vietnam yang maju sebagai jawara grup.

Pada babak semifinal, timnas Indonesia U-22 akan melawan Myanmar yang merupakan juara Grup A. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12/2019).

baca juga

"20 pemain yang kita bawa, semua siap untuk pertandingan besok," tambah Indra Sjafri, pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Myanmar: Timnas Indonesia U-22 Sangat Berbahaya

Pelatih Myanmar: Timnas Indonesia U-22 Sangat Berbahaya

Bola | Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:41 WIB

Myanmar Istirahat Lebih Lama dari Indonesia, Indra: Semoga Tidak Kegemukan

Myanmar Istirahat Lebih Lama dari Indonesia, Indra: Semoga Tidak Kegemukan

Bola | Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:16 WIB

Ditanya Soal Ruang Ganti Timnas U-22, Begini Jawaban Bijak Indra Sjafri

Ditanya Soal Ruang Ganti Timnas U-22, Begini Jawaban Bijak Indra Sjafri

Bola | Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:39 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×