Swiss vs Spanyol, Luis Enrique Waspadai Kolektivitas Lawan

Arief Apriadi

Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:40 WIB
Swiss vs Spanyol, Luis Enrique Waspadai Kolektivitas Lawan
Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique memberi instruksi kepada penyerang Ferran Torres saat menghadapi Georgia dalam lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Senin (29/3/2021) dini hari WIB. [Kirill KUDRYAVTSEV / AFP].

Suara.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique mengaku waspada dengan kolektivitas alias kepaduan penampilan Swiss yang akan jadi lawan mereka di perempat final Euro 2020.

Duel Swiss vs Spanyol akan berlangsung di Stadion St. Petersburg, Rusia. Laga tersebut direncanakan bergulir pada Jumat (2/7//2021) pukul 23.00 WIB.

Menurut Enrique, walau hanya sedikit pemain kesohor di skuad Swiss, ia menilai lawannya itu sebagai salah tim yang paling kohesif dan pekerja keras sepanjang Euro 2020.

Bukti terkininya adalah Swiss mampu menahan imbang Prancis 3-3 sebelum menyingkirkan juara dunia itu dalam 16 besar, demi melangkah pertama kalinya ke perempat final Euro.

"Mereka akan menjadi lawan sulit bagi kami, mereka mungkin tidak punya banyak pemain bernama besar yang dikenal suporter tetapi sebagai tim mereka adalah salah satu yang paling solid di turnamen ini," kata Enrique dilansir Antara dari Reuters, Jumat (2/7/2021).

"Mereka ada di level yang sama dengan kami, itu jelas, dengan cara mereka melakukan kawalan dan menyerang."

Penjaga gawang Swiss Yann Sommer bereaksi setelah menyelamatkan tembakan oleh pemain depan Prancis Kylian Mbappe dalam adu penalti selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Prancis dan Swiss di National Arena, Bucharest, pada (28/6/2021). [Justin Setterfield / POOL / AFP]
Penjaga gawang Swiss Yann Sommer bereaksi setelah menyelamatkan tembakan oleh pemain depan Prancis Kylian Mbappe dalam adu penalti selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Prancis dan Swiss di National Arena, Bucharest, pada (28/6/2021). [Justin Setterfield / POOL / AFP]

"Mereka juga punya pelatih hebat dalam diri Vladimir Petkovic dan akan menimbulkan banyak masalah bagi kami," ujarnya menambahkan.

Enrique sudah merasakan sendiri kepaduan Swiss ketika Spanyol dua kali menghadapi mereka dalam ajang UEFA Nations League 2020/21.

Menang 1-0 dalam laga pertama di Madrid, Spanyol harus berjibaku meraih hasil imbang 1-1 di pertemuan kedua berkat gol larut Gerard Moreno, itupun setelah Swiss harus menuntaskan pertandingan hanya dengan 10 pemain.

baca juga

"Kami superior melawan mereka di Madrid walau skornya tidak mencerminkan itu dan Swiss cuma menciptakan satu peluang sepanjang laga," katanya.

"Tapi kedua pertandingan itu sangat berat, karena mereka melakukan kawalan hingga di area pertahanan Anda sendiri, berlari tanpa lelah, dan saya rasa hal itu akan kembali terjadi besok."

"Di turnamen ini, mereka memberi gambaran penuh kemampuan sebagai tim yang sulit dikalahkan dan bisa melangkah sejauh mungkin, sebagaimana kami," ujar Enrique melengkapi.

Kendati Spanyol punya prestasi gemilang dibandingkan Swiss dengan menjuarai Euro 2008, Piala Dunia 2010 dan Euro 2012, Tim Matador juga baru menemukan raihan kebangkitan setelah mengalahkan Kroasia 5-3 lewat babak tambahan waktu.

Kemenangan susah payah atas Kroasia jadi pemutus rekor buruk di mana sejak menjuarai Euro 2012, Spanyol tidak pernah mampu melaju lebih dari 16 besar di turnamen bergengsi.

Sebagaimana Swiss, Spanyol juga harus bermain 120 menit untuk meraih kemenangan tetapi Enrique mengaku tidak kuatir dengan kondisi kebugaran para pemainnya.

"Dampak fisik tidak akan berpengaruh, kami punya pelatih kebugaran yang hebat dan data yang muncul sungguh luar biasa," katanya.

"Faktor mental justru lebih penting karena jika Anda yakin dengan yang dilakukan dan punya pemikiran bagus, Anda bisa tampil gemilang di atas lapangan. Saya pikir kondisi fisik kami dalam keadaan terbaik," tutup Enrique.

Bila mampu meredam kejutan Swiss dan melangkah ke semifinal, Spanyol akan bertemu Belgia atau Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Belgia, Italia akan Tampil dengan Gayanya Sendiri

Hadapi Belgia, Italia akan Tampil dengan Gayanya Sendiri

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:08 WIB

Tampil Gemilang di Euro 2020, Alexander Isak Dapat Kontrak Baru dari Sociedad

Tampil Gemilang di Euro 2020, Alexander Isak Dapat Kontrak Baru dari Sociedad

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:54 WIB

Pengadilan Spanyol Bela Madrid dan Barcelona Terkait Liga Super Eropa

Pengadilan Spanyol Bela Madrid dan Barcelona Terkait Liga Super Eropa

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:41 WIB

Belgia vs Italia: Roberto Martinez Ungkap Kondisi Terkini Hazard dan De Bruyne

Belgia vs Italia: Roberto Martinez Ungkap Kondisi Terkini Hazard dan De Bruyne

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:19 WIB

Kisah Cinta Oleksandr Zinchenko, Lamar Reporter yang Dicium saat Sesi Wawancara

Kisah Cinta Oleksandr Zinchenko, Lamar Reporter yang Dicium saat Sesi Wawancara

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:48 WIB

Terkini

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×