Target Mancini: Juara Euro 2020 dengan Sepak Bola Menyerang

Bangun Santoso

Minggu, 11 Juli 2021 | 05:45 WIB
Target Mancini: Juara Euro 2020 dengan Sepak Bola Menyerang
Roberto Mancini. (Giuseppe CACACE / AFP)

Suara.com - Manajer Italia Roberto Mancini mendesak pemain-pemainnya menghibur publik untuk terakhir kalinya dalam Euro 2020 dan mengaku tidak punya rencana mengubah gaya menyerang Azzurri pada final melawan Inggris di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari.

Italia menjadi salah satu tim paling menarik untuk ditonton sepanjang turnamen ini dengan mencetak 12 gol sehingga menjadi tim paling produktif kedua setelah Spanyol yang mencetak 13 gol sebelum yang satu ini tersingkir melalui adu penalti oleh tim asuhan Mancini dalam semi-final.

Diminta melukiskan seperti apa timnya, Mancini mengatakan pada konferensi pers: “Menghibur dan menyenangkan, tetapi juga konkret dan substansial. Ada sejumlah pertandingan yang sulit. Beberapa sangat menantang."

“Tak ada yang gampang, bahkan pada babak penyisihan grup kami melakukan pekerjaan dengan baik dalam menuntaskannya secepat mungkin dari dua pertandingan. Tapi ada jalan berbatu di sepanjang jalan, kami harus berjuang keras."

"Saya berharap tim bisa menghibur orang-orang sekali lagi selama 90 menit esok sebelum mereka pergi berlibur, satu upaya terakhir," sambung dia seperti dilansir Antara dari Reuters.

Kemampuan lini tengah Italia dalam mendikte penguasaan bola dan meregangkan lawan dengan umpan-umpan apik sudah terkenal di sepanjang jalan mereka menuju final.

Mancini menandaskan tidak memiliki rencana mengotak-atik taktiknya saat melawan tim yang mengandalkan fisik seperti Inggris, sekalipun kesulitan menerapkan gaya bermain seperti sewaktu melawan Spanyol.

“Kami selalu bermain seperti ini. Bahkan melawan Spanyol kami ingin bermain seperti itu, tetapi mereka berhasil membatasi kami, mereka menjaga bola lebih baik dari kami,” kata dia.

“Namun demikian, kami akan berusaha melakukan apa yang sudah kami lakukan dan apa yang telah membawa kami sejauh ini, kami tak mau begitu saja mengubahnya."

baca juga

“Inggris adalah tim yang amat mampu secara fisik di seluruh lapangan. Mereka lebih kuat dari kami berdasarkan perspektif itu. Tapi Anda bermain sepak bola dengan bola di dek dan kami berharap mengerjakan tugas yang lebih baik pada skor itu, kami berharap itu akan menjadi kualitas penting dalam pertandingan esok malam tersebut."

“Kadang-kadang orang yang lebih kecil menang, itu sudah terjadi pada kami sebelum ini, dan kami berharap itu terjadi lagi pada kami kali ini.”

Sebagian besar fokus prapertandingan di Italia berpusat kepada bagaimana bek tengah veteran Italia Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci mengatasi ancaman serangan berbahaya Inggris yang dipimpin oleh Harry Kane dan Raheem Sterling.

“Jika saya berusaha menandingi Sterling dalam adu lari, saya tak beranggapan saya akan bisa mengalahkan dia,” kata Chiellini, sang kapten Italia berusia 36 tahun.

“Tapi mungkin dalam situasi-situasi di mana aspek fisikal 50 banding 50 atau ada bola panjang ke depan dari kiper, saya agaknya lebih mungkin memenangkan sundulan."

“Saya mesti berusaha membatasi pertalian mereka, tetapi itu tergantung kepada siapa yang bermain. Kane dan Sterling itu pemain berbeda, dan kemudian striker-striker Inggris lainnya punya kualitasnya masing-masing."

“Itu hampir membuat saya tertawa, karena bangku cadangan Inggris mungkin bisa saja mengantarkan mencapai final, mereka memiliki sejumlah pemain yang luar biasa.

“Syukurlah ini bukan pertandingan individual, ini permainan tim. Tak penting apakah Chiellini dan Bonucci bisa mengalahkan Kane dan Sterling, karena yang penting adalah Italia bisa mengalahkan Inggris."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga

Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga

Bola | Minggu, 11 Juli 2021 | 05:10 WIB

Jelang Final Euro 2020, UEFA Tolak Lagu 'Three Lions' Dinyanyikan di Laga Puncak

Jelang Final Euro 2020, UEFA Tolak Lagu 'Three Lions' Dinyanyikan di Laga Puncak

Bola | Minggu, 11 Juli 2021 | 05:02 WIB

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:49 WIB

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:30 WIB

Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?

Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?

Lifestyle | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:24 WIB

Pemerintah Inggris Larang Suporter Italia Dukung Negaranya di Final EURO 2020

Pemerintah Inggris Larang Suporter Italia Dukung Negaranya di Final EURO 2020

Batam | Sabtu, 10 Juli 2021 | 15:23 WIB

Bjorn Kuipers, Wasit Tajir yang Pimpin Final Euro 2020 Italia Vs Inggris

Bjorn Kuipers, Wasit Tajir yang Pimpin Final Euro 2020 Italia Vs Inggris

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×