Cari Pelatih Baru, Singapura Disarakan untuk Contoh Timnas Indonesia

Arif Budi

Kamis, 30 Desember 2021 | 12:54 WIB
Cari Pelatih Baru, Singapura Disarakan untuk Contoh Timnas Indonesia
Aksi kiper Hasan Sunny meninju bola saat semifinal leg kedua semifinal Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Singapura, Sabtu (25/12/2021) malam WIB. (foto: AFP)

Suara.com - Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) disarankan untuk mengikuti langkah timnas Indonesia saat mencari pelatih baru yang akan menggantikan Tatsuma Yoshida.

Pelatih Tatsuma Yoshida memutuskan mundur dari kursi kepelatihan Singapura. Keputusan itu diambilnya usai The Lions tersingkir dari Piala AFF 2020 atas timnas Indonesia.

Setelah tersingkir di Piala AFF 2020, Yoshida memutuskan untuk mundur. Padahal ia masih terikat kontrak hingga tahun depan.

Yoshida pun beralasan bahwa dirinya ingin dekat dengan keluarganya. Sebab, di luar pekerjaannya ia adalah sosok ayah dari dua putri yang baru berusia 11 dan 14 tahun.

"Saya tahu saya akan merindukan para pemain dan Singapura, tapi saya harus membuat ini secara pribadi. Saya bukan hanya seorang pelatih sepak bola,"ucap Yoshida.

Pelatih timnas Singapura Tatsuma Yoshida. [Dok.Antara]
Pelatih timnas Singapura Tatsuma Yoshida. [Dok.Antara]

Kini setelah posisi pelatih kosong, FAS akan mengambil langkah cepat untuk mencari penggantinya. Beberapa nama muncul, termasuk pelatih asal Korea Selatan Kim Do-hoon.

Mantan pemain Singapura R. Sasikumar menyebut mundurnya Yoshida buka akhir dari segalanya. Justru ini akan memberikan kesempatan baru bagi skuad The Lions untuk menunjuk pelatih yang lebih hebat.

"Tidak ada pelatih yang lebih besar dari organisasi. Kami memuliki dua peran kunci untuk diisi sekarang dan apa yang kami lakukan dengannya, akan menandakan niat kami soal seberapa seriusnya kami," kata Sasikumar dikutip dari The Straits Times, Kamis (30/12/2021).

Lebih lanjut, Sasikumar juga menyarankan bahwa FAS bisa meniru langkah timnas Indonesia yang dilatih oleh Shin Tae-yong.

baca juga
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. [Twitter resmi Piala AFF]
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. [Twitter resmi Piala AFF]

"Indonesia memiliki pelatih yang berpengalaman di Piala Dunia, Shin Tae-yong. Klub Liga Primer Singapura, Lion City Sailors pynya pelatih yang memenangkan Liga Champions Asia, Kim Do-hoon," katanya.

"Mari kita berpikir besar, mendapatkan orang-orang terbaik untuk pekerjaan itu dan membayar mereka dengan uang yang pantas mereka dapatkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menolak Menyerah! Ini Respons Egy Maulana Vikri usai Timnas Indonesia Dibantai Thailand

Menolak Menyerah! Ini Respons Egy Maulana Vikri usai Timnas Indonesia Dibantai Thailand

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 12:04 WIB

Kesedihan Chanathip Songkrasin usai Cetak Gol ke Gawang Timnas Indonesia

Kesedihan Chanathip Songkrasin usai Cetak Gol ke Gawang Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 11:10 WIB

5 Fakta Menarik Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Thailand

5 Fakta Menarik Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Thailand

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 10:35 WIB

Fakhri Husaini: Selama Belum Mati, Timnas Indonesia Tak Benar-benar Kalah!

Fakhri Husaini: Selama Belum Mati, Timnas Indonesia Tak Benar-benar Kalah!

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 09:47 WIB

Bantu Thailand Hajar Indonesia di Hari Ayahnya Meninggal, Kawin Panjatkan Doa

Bantu Thailand Hajar Indonesia di Hari Ayahnya Meninggal, Kawin Panjatkan Doa

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×