Sejarah Stadion Kanjuruhan, Markas Singo Edan Saksi Bisu Tragedi 1 Oktober

Farah Nabilla

Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:13 WIB
Sejarah Stadion Kanjuruhan, Markas Singo Edan Saksi Bisu Tragedi 1 Oktober
Kandang Arema FC Stadion Kanjuruhan Malang juga sudah bersolek dan siap menyambut para tamu yang akan datang ke stadion. [Dok]

Suara.com - Markas Singo Edan Arema FC, Stadion Kanjuruhan tiba-tiba mencekam saat ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan karena protes atas kemenangan Persebaya atas Arema FC hingga terjadi kerusuhan yang menyebabkan 182 orang tewas. Hal ini terjadi pada Laga 1 yang dilaksanakan pada Sabtu, (02/10/22). 

Stadion Kanjuruhan ini terletak di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Stadion megah ini awalnya dibangun pada tahun 1997 silam dan menelan biaya pembangunan mencapai Rp 35 milyar rupiah.

Pembangunan kurang lebih membutuhkan waktu 7 tahun, hingga pada tanggal 9 Juni 2004, Presiden RI saat itu,  Megawati Soekarnoputri resmi menandatangani plakat tanda peresmian stadion kebanggaan warga Malang ini yang diletakkan di depan stadion.

Tak hanya itu, peresmian stadion ditandai dengan digelarnya pertandingan kompetisi Divisi I Liga Pertamina Tahun 2004, antara Arema Malang melawan PSS Sleman saat itu.

Sang tuan rumah, Arema berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. Stadion Kanjuruhan ini merupakan stadion kedua yang menjadi markas Arema FC, setelah sebelumnya bermarkas di Stadion Gajayana, Kota Malang. Di stadion inilah, kartu "keberuntungan" Arema FC dimulai dan banyak laga tuan rumah yang dimenangkan oleh Arema FC.

Stadion megah ini juga berhasil menghantarkan skuad Arema merebut mahkota juara Copa Indonesia 2005 dan 2006. Stadion ini juga menjadi saksi biru keberhasilan skuad Singo Edan menjuarai kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010.

Sepanjang sejarahnya, Stadion Kanjuruhan sempat menjadi tempat "keramat" bagi Aremania pada tahun 2011-2012 karena adanya dualisme yang terjadi antara manajemen Arema FC dengan tim kedua, Arema Kronus. Beberapa laga yang dilakukan disana hanya ditonton oleh tak lebih dari seribu penonton, jauh dari kapasitas asli Stadion Kanjuruhan tersebut.

Pada awal musim 2014, stadion ini mengalami penambahan satu tribun, yakni tribun berdiri. Tribun ini berada di sekeliling sentelban dengan pagar yang memisahkan tribun dengan lapangan. Penambahan tribun ini praktis menambah kapasitas stadion menjadi benar-benar mencapai 45 ribu penonton. Ketua Panpel Arema, Abdul Haris menyatakan jika penambahan tribun ini dimaksudkan untuk mengantisipasi membludaknya Aremania pada laga-laga tertentu bertajuk big-match.

Kini, Stadion Kanjuruhan kembali menjadi saksi bisu sejarah tewasnya ratusan suporter Arema FC psca laga kontra Persebaya.

baca juga

Menkopolhukam menegaskan bahwa insiden ini bukan karena bentrok antarsuporter, melainkan faktor lain yang menyebabkan aparat harus menembakkan gas air mata. Kuat dugaan, akibar gas inilah para suporter yang masih memenuhi tribun mengalami sesak dan terinjak karena panik.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padahal Dilarang, Arie Kriting Singgung Tembakan Gas Air Mata Polisi di Tragedi Kanjuruhan

Padahal Dilarang, Arie Kriting Singgung Tembakan Gas Air Mata Polisi di Tragedi Kanjuruhan

Entertainment | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:01 WIB

Jadwal Kick-off Malam Hari Disorot Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI: Semua Pihak Sudah Setuju

Jadwal Kick-off Malam Hari Disorot Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI: Semua Pihak Sudah Setuju

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Tragedi Kanjuruhan Malang, Berikut Efek Dari Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan Malang, Berikut Efek Dari Gas Air Mata

Purwasuka | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:59 WIB

Doa Bersama dari GBLA! Ribuan Aparat Kemanan Bentuk Koreografi 'Arema' Ditengah Lapangan

Doa Bersama dari GBLA! Ribuan Aparat Kemanan Bentuk Koreografi 'Arema' Ditengah Lapangan

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:53 WIB

Nyesek! 2 Pemain Bola Liga 3 Meninggal Dunia di Tragedi Kanjuruhan, Nonton Klub Impian Berujung Maut

Nyesek! 2 Pemain Bola Liga 3 Meninggal Dunia di Tragedi Kanjuruhan, Nonton Klub Impian Berujung Maut

Soreang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Gerak Cepat, PSSI Komunikasi dengan FIFA agar Tak Kena Saksi karena Tragedi Kanjuruhan

Gerak Cepat, PSSI Komunikasi dengan FIFA agar Tak Kena Saksi karena Tragedi Kanjuruhan

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:56 WIB

Selamat dari Tragedi Kanjuruhan, Pria Ini Ungkap Detik-detik Sebelum Kericuhan Pecah Hingga Ratusan Orang Tewas

Selamat dari Tragedi Kanjuruhan, Pria Ini Ungkap Detik-detik Sebelum Kericuhan Pecah Hingga Ratusan Orang Tewas

Kalbar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

×