Bagiamana Asal Usul Offside dalam Sepak Bola, Siapa Penciptanya?

Arief Apriadi

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Bagiamana Asal Usul Offside dalam Sepak Bola, Siapa Penciptanya?
Ilustrasi offside. (Twitter/@premierleague).

Suara.com - Peraturan offside menjadi salah satu unsur dalam pertandingan sepak bola yang begitu krusial saat ini. Tidak jarang peraturan ini menghadirkan berbagai kontroversi.

FIFA selaku badan tertinggi sepak bola di dunia, sudah mencoba berbagai hal untuk mengurangi kesalahan wasit dalam memberikan hukuman offside kepada sebuah tim.

Beberapa keputusan diambil mulai dari menambah asisten wasit hingga terbaru munculnya teknologi video assistant referee (VAR).

Kendati begitu, hadirnya beberapa inovasi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan keputusan-keputusan kontroversi, terkhusus menyoal offside.

Lantas, bagaimana asal usul offside dan siapa sebetulnya yang menciptakan peraturan ini untuk pertama kalinya? Berikut ulasannya!

Pengertian Offside

Dalam permainan sepak bola seorang pemain jika berada lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola maka dikenai hukuman offside.

Apa arti offside? Offside dalam sepak bola adalah istilah pelanggaran yang berarti pemain penyerang berada pada posisi lebih dekat ke gawang lawan daripada pemain bertahan lawan sebelum bola diumpan oleh rekan satu tim-nya.

Peraturan offside sendiri sudah diatur oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) berdasar regulasi dalam Laws of the Game.

baca juga

Penemu Offside

Dikutip dari lama remi Olympic, offside pertama kali diperkenalkan pada tahun 1883 oleh Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan diresmikan oleh mereka.

Sejarah Offside

Adapun, pada awalnya offside dalam sepak bola mengacu pada olahraga rugby, seperti yang dikutip dari situs resmi FIFA.

Konsepnya pun sama, yaitu melarang seorang pemain hanya diam menunggu umpan di depan gawang musuh. Dalam perjalanannya, peraturan offside mengalami berbagai perubahan karena kurang jelasnya aturan itu sendiri.

Pada akhir tahun 1863, aturan offside pertama kali disesuaikan dalam permainan sepak bola. Pada awal aturan ini diterapkan, seorang pemain akan dianggap offside jika ada tiga pemain (termasuk kiper) lawan di depannya.

Peraturan ini berubah pada tahun 1952. Pada saat itu, seorang pemain akan dianggap offside jika ada dua pemain belakang lawan (termasuk kiper) berdiri di depannya.

Peraturan offside kembali mengalami perubahan di medio 1990-an oleh FIFA dan IFAB. Offside saat itu berlaku bagi pemain yang di hadapannya hanya ada satu pemain (biasanya kiper, tetapi bisa juga pemain lain).

Setelah bongkar pasang peraturan dan revisi, aturan offside kembali diubah pada 1995. Revisi itu membuat aturan jadi lebih longgar, karena pemain bebas dari offside jika tidak terlibat dalam permainan.

Pada tahun 2003, FIFA membuat tambahan peraturan tentang offside yang lebih lunak (penjabaran offside aktif dan offside pasif). Ketika seorang penyerang berada dalam posisi offside, belum tentu akan dinyatakan offside.

Selain itu, FIFA juga memberikan pengecualian offside untuk situasi tendangan gawang, tendangan sudut, lemparan ke dalam, dan ketika pemain berada di separuh wilayah lapangan timnya sendiri. [Kontributor: Aditia Rizki]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian di Balik Sepak Bola Gajah PSS vs PSIS, Disuruh Cetak Gol Bunuh Diri, Mau Nyerang Malah Dimarahi

Kesaksian di Balik Sepak Bola Gajah PSS vs PSIS, Disuruh Cetak Gol Bunuh Diri, Mau Nyerang Malah Dimarahi

Bola | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:55 WIB

Gilang Widya: Arema FC Dukung Total Pembenahan dan Transformasi Sepak Bola Indonesia

Gilang Widya: Arema FC Dukung Total Pembenahan dan Transformasi Sepak Bola Indonesia

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:40 WIB

Arema FC Berharap Percepatan Transformasi Sepak Bola Indonesia Hasilkan Roadmap Perbaikan

Arema FC Berharap Percepatan Transformasi Sepak Bola Indonesia Hasilkan Roadmap Perbaikan

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:19 WIB

Zinedine Zidane Akan Kembali Jadi Pelatih, di Klub Apa?

Zinedine Zidane Akan Kembali Jadi Pelatih, di Klub Apa?

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Perbedaan Taktik Kick and Rush dan False-9 dalam Sepak Bola

Perbedaan Taktik Kick and Rush dan False-9 dalam Sepak Bola

Bola | Senin, 24 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Pelatih Persikabo 1973 Tuntut Perubahan dalam Sepak Bola Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Pelatih Persikabo 1973 Tuntut Perubahan dalam Sepak Bola Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Bola | Senin, 24 Oktober 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×