Deretan Kontroversi Piala Dunia 2022, Kontra LGBT hingga Dugaan Korupsi

Farah Nabilla

Rabu, 23 November 2022 | 13:41 WIB
Deretan Kontroversi Piala Dunia 2022, Kontra LGBT hingga Dugaan Korupsi
Logo Piala Dunia Qatar 2022 (FIFA)

Suara.com - Penyelenggaraan laga sepak bola Piala Dunia 2022 di Qatar tak hanya memicu keseruan. Ada sejumlah kontroversi dari acara besar ini, bahkan kemunculannya sudah terjadi sebelum pembukaan secara resmi.

Lantas, apa saja kontroversi Piala Dunia 2022? Berikut informasinya, mulai dari FIFA hingga aturan dari negara tuan rumah.

Kontra Kampanye LGBT

Ada larangan homoseksualitas di Qatar karena aparat setempat memasukkannya ke dalam kategori kriminal dengan ancaman penjara hingga tiga tahun. Dengan begitu, hal-hal berbau LGBT otomatis tidak diizinkan selama Piala Dunia 2022.

Penyelenggara laga sepak bola dunia ini juga melarang atribut yang berhubungan dengan LGBT. Namun sejumlah negara peserta bersikukuh ingin mengenakannya. Misal, ban kapten yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan publik.

Beberapa orang yang pro LGBT terlihat tetap memakai atribut bernuansa pelangi meski telah diusir aparat keamanan. Ada pula yang membagikan momen itu di media sosial. Tak sedikit warganet yang mengecam di mana seharusnya mematuhi aturan si tuan rumah.

Hak Asasi Pekerja Migran

Kontroversi terbesar di Piala Dunia 2022 selanjutnya berkaitan dengan isu hak asasi manusia (HAM) pekerja migran. Disebutkan bahwa Qatar memakai jasa buruh dari sejumlah negara seperti Pakistan, Nepal, India, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Qatar dinyatakan memperlakukan para pekerja itu dengan buruk. Beberapa masalahnya antara lain, penyitaan paspor hingga larangan untuk pulang saat terjadi bencana alam di Nepal pada tahun 2015.

baca juga

Kemudian, ada laporan dari The Guardian yang mengatakan pembangunan infrastruktur di Qatar telah menelan banyak korban jiwa. Diketahui ada sekitar 6.500 pekerja yang dikabarkan meninggal dunia.

Larangan Minum Miras

Tak hanya kampanye LGBT, Penyelenggara Piala Dunia 2022 juga melarang penonton mengonsumsi minuman keras (miras) di dalam stadion. Di Qatar, jenis ini hanya disediakan di beberapa tempat dengan harga jual yang mahal.

Satu gelas bir disana diketahui mencapai Rp1,4 juta. Hal itu sontak memicu protes dari beberapa negara yang ingin minuman mengandung alkohol tetap diizinkan di dalam stadion. Salah satunya disampaikan oleh pendukung Ekuador.

Ketika pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 berlangsung, para supporter itu beserta sekumpulan penonton lainnya meneriakkan 'Kami mau bir! Kami mau bir!'. Momen ini juga menerima sorotan dari publik.

Penolakan Keikutsertaan Iran

Protes penolakan Iran di Piala Dunia 2022 dimulai setelah negara tersebut mengalami situasi panas pasca kematian Mahsa Amini. Kondisi semakin pelik saat ratusan demonstran tewas dalam aksi unjuk rasa menuntut pemerintah.

Adapun kematian Amini terungkap pada pertengahan September lalu. Ia  meninggal dalam penahanan polisi moral Iran usai dianggap memakai hijab tidak sesuai aturan yang ada. Warga kemudian menilai pemerintah tidak adil terhadap wanita.

Masalah itu yang akhirnya membuat banyak negara di dunia meminta Iran dicoret dari perayaan bola dunia 2022. Salah satunya adalah Ukraina yang ngotot ingin menggantikan Iran dalam laga besar tersebut.

Korupsi Qatar

FIFA resmi memilih Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010 lalu. Namun enam bulan setelahnya, dugaan suap Qatar terhadap FIFA menyeruak dan semakin menjadi saat FBI bergerak.

FBI melakukan penggeledahan terhadap mantan Wakil Presiden FIFA Jack Warner pada 2014. Kasus ini juga menyeret nama-nama petinggi UEFA dan AFC. Sebuah dokumen tentang dugaan Qatar membayar US$880 ke FIFA agar terpilih jadi tuan rumah terungkap ke publik pada tahun 2020.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Spanyol vs Kosta Rika, Luis Enrique Beberkan Alasan Pulangkan Jose Gaya

Jelang Spanyol vs Kosta Rika, Luis Enrique Beberkan Alasan Pulangkan Jose Gaya

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 13:35 WIB

Ssssttt....! Louis van Gaal Kepergok Minta Istrinya Mampir ke Hotel untuk Bercinta saat Sesi Latihan Timnas Belanda

Ssssttt....! Louis van Gaal Kepergok Minta Istrinya Mampir ke Hotel untuk Bercinta saat Sesi Latihan Timnas Belanda

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 13:23 WIB

Heboh! Cristiano Ronaldo Jadi Pengangguran, Foto-foto Georgina Rodriguez Bersama Pria Lain Tersebar

Heboh! Cristiano Ronaldo Jadi Pengangguran, Foto-foto Georgina Rodriguez Bersama Pria Lain Tersebar

Gol | Rabu, 23 November 2022 | 13:11 WIB

Piala Dunia Qatar 2022: Prediksi Line Up Pemain Maroko vs Kroasia, Tanding Sore Ini

Piala Dunia Qatar 2022: Prediksi Line Up Pemain Maroko vs Kroasia, Tanding Sore Ini

Purwasuka | Rabu, 23 November 2022 | 13:06 WIB

Skuad Timnas Inggris Dapat Bonus setelah Bantai Iran, Dikasih Waktu Privat Bersama Istri dan Pacar

Skuad Timnas Inggris Dapat Bonus setelah Bantai Iran, Dikasih Waktu Privat Bersama Istri dan Pacar

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 12:57 WIB

Waduh, Jurnalis Denmark Disemprot Petugas Gegara Pakai Ban Kapten OneLove saat Siaran Langsung Piala Dunia

Waduh, Jurnalis Denmark Disemprot Petugas Gegara Pakai Ban Kapten OneLove saat Siaran Langsung Piala Dunia

Gol | Rabu, 23 November 2022 | 12:41 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×