Piala Dunia 2022: Benarkah Tuduhan Ada Fans Palsu dan Dibayar di Qatar?

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 05:15 WIB
Piala Dunia 2022: Benarkah Tuduhan Ada Fans Palsu dan Dibayar di Qatar?
BBC

Suara.com - Dengan ribuan kursi kosong selama laga pembukaan Piala Dunia, serta meningkatnya klaim fans "palsu" yang dibayar untuk memenuhi jalan-jalan di Doha, kehadiran kerumunan orang di Qatar sekali lagi menjadi sorotan.

Ketika menginvestigasi klaim penggemar palsu di Doha, BBC telah menemukan bahwa suporter fanatik dari berbagai negara telah diberikan penerbangan dan akomodasi gratis asal mereka memberikan apresiasi positif tentang turnamen ini melalui media sosial, serta diminta menyukai dan berbagi materi daring lainnya.

Fans 'palsu' di jalan-jalan Kota Doha

Menjelang pertandingan pertama, ratusan suporter yang mengibarkan bendera negara-negara di dunia terlihat bersorak dan bernyanyi di jalan-jalan di Doha.

Namun menanggapi klip yang diunggah di akun media sosial resmi Piala Dunia, beberapa orang mempertanyakan mengapa begitu banyak penggemar yang tampaknya berasal dari Timur Tengah atau Asia Selatan, walaupun mendukung banyak tim dari seluruh dunia.

"Apakah mereka dibayar untuk menjadi penggemar negara lain atau apa?" kata seseorang.

Melaporkan dari Doha, BBC berbicara dengan salah seorang warga Qatar, Aaron Fernandes, yang keluarganya berasal dari India.

Aaron mengklaim bahwa berbagai komentar seperti itu mencerminkan kesalahpahaman yang berlebihan tentang kawasan itu.

Dengan begitu banyak imigran yang mengadopsi Qatar sebagai rumahnya, ujarnya, bukan berlebihan bila banyak fans sepak bola di sana yang mendukung tim internasional berbeda.

"Ada banyak penggemar dari India yang menyukai permainan ini dan saya senang bahwa selama Piala Dunia FIFA ini terungkap betapa orang-orang India sangat mencintai sepak bola," kata Aaron.

Dia menjelaskan, kendati Asia Selatan terkenal dengan kecintaannya pada olah raga kriket, sebagian besar penggemar olahraga di kawasan ini juga menyukai sepak bola.

Dan karena negara-negara seperti India belum pernah bermain di Piala Dunia, tentu saja para penggemar itu acap kali memilih untuk mendukung negara lain serta bepergian ke luar negeri untuk menonton tim kesayangannya berlaga.

Baca juga:

Aaron juga anggota dua klub suporter - The Fifa Fan Movement dan The Qatar Fan Leader Scheme. Grup-grup ini dibentuk dan dijalankan oleh FIFA dan panitia penyelenggara Piala Dunia 2022.

Ditanya apakah dia harus menandatangani perjanjian apa pun sebagai bagian dari The Fan Leader Scheme, Aaron menjawab dengan tidak terus terang:

"Tentu saja ada tanggung jawab, tapi ini semua tentang olah raga. Mereka telah melakukan ini selama bertahun-tahun. Ini bukanlah masalah besar."

Baca juga:

Penerbangan dan akomodasi hotel gratis

Terlepas dari jawaban Aaron yang ambigu, BBC menemukan banyak anggota program Fan Leader telah diminta menandatangani kontrak sekaligus menerima insentif dari pihak penyelenggara turnamen.

Sejumlah dokumen yang dilihat BBC, serta kesaksian dari beberapa pejabat penyelenggara, menegaskan banyak suporter asing telah ditawari penerbangan gratis ke Qatar dan akomodasi sebagai bagian dari inisiatif, yang menurut penyelenggara, untuk "mengalami menjadi penggemar yang baik."

Sebagai imbalannya, para penggemar diminta menandatangani kode etik di mana mereka sepakat "memasukkan konten S[upreme] C[ommittee] yang sesuai ke dalam unggahan Anda" dan menyukai serta membagikan kembali materi itu kepada pihak ketiga.

Komite Tertinggi (SC) adalah badan penyelenggara di balik Piala Dunia FIFA Qatar 2022.

Sementara dalam perjanjian tersebut, fans diberitahu bahwa mereka tidak diharapkan menjadi "corong bagi Qatar", mereka diberitahu agar tidak "meremehkan Komite Tertinggi Qatar" atau "Piala Dunia Qatar 2022."

Pierre Cornez, staf humas asosiasi sepak bola Belgia, mengatakan fans juga diberikan "satu tiket gratis untuk pertandingan pertama dan upacara pembukaan."

Dia mengatakan tawaran itu tidak hanya dibuat bagi penggemar timnas Belgia, tetapi untuk "semua negara yang bermain di Piala Dunia ini."

Dia juga mengatakan tidak semua fans mengambil bagian dalam skema dan akhirnya menandatangani perjanjian.

Baca juga:

Keputusan menjadikan Qatar sebagai penyelenggara turnamen Piala Dunia telah berulang kali dikritik.

Negara itu dianggap tidak menghargai hak-hak para pekerja kasar, hak-hak LGBTQ+ dan kebebasan berbicara.

Karena itulah, beberapa klub independen dan pendukung dari akar rumput meyakini bahwa skema Fan Leader Qatar hanyalah upaya meningkatkan citra turnamen tersebut.

Anggota dewan Fan Suporters Europe, Martha Gens, mengatakan dia belum pernah mendengar sistem seperti ini digunakan sebelumnya di turnamen besar mana pun.

"Ini bukan gerakan penggemar, ini penipuan fans," kata Martha. "Aneh, curang dan tidak bisa dibenarkan."

Namun, Komite Tertinggi (SC) membela skema tersebut, dengan mengatakan:

"Inisiatif seperti ini telah membantu SC memahami kebutuhan dan kepedulian para fans dari 59 negara berbeda.

"Mereka tidak berkewajiban mengunggah atau membagikan konten. Semua fans yang mengunjungi Qatar, karena mereka adalah tamu kami, mereka melakukannya secara sukarela dan tidak dibayar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030

John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:35 WIB

Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026

Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:51 WIB

Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030

Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:58 WIB

Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina

Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:44 WIB

Drama Sengit, Kosovo Bungkam Slovakia 4-3 untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026

Drama Sengit, Kosovo Bungkam Slovakia 4-3 untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:18 WIB

Libas Irlandia Utara, Italia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026

Libas Irlandia Utara, Italia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:12 WIB

Turki Semakin Dekat ke Piala Dunia 2026 usai Tundukkan Rumania

Turki Semakin Dekat ke Piala Dunia 2026 usai Tundukkan Rumania

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:07 WIB

Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026

Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:05 WIB

Nostalgia Orde Baru: Mengenang Masa Ketika TVRI Jadi Satu-Satunya Jendela Piala Dunia

Nostalgia Orde Baru: Mengenang Masa Ketika TVRI Jadi Satu-Satunya Jendela Piala Dunia

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:13 WIB

Beri Motivasi, Rivaldo Kunjungi Sesi Latihan Timnas Brasil di Orlando

Beri Motivasi, Rivaldo Kunjungi Sesi Latihan Timnas Brasil di Orlando

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:43 WIB

Terkini

Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis

Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:25 WIB

Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali

Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:02 WIB

Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK

Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!

Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen

Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:51 WIB

PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia

PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:45 WIB

Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang

Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:38 WIB

John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK

John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:33 WIB

Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini

Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:16 WIB

Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis

Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:02 WIB