Luis Enrique Pilih 3 Penendang Penalti Terbaik: Tapi Yassine Bounou Hebat

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Desember 2022 | 11:10 WIB
Luis Enrique Pilih 3 Penendang Penalti Terbaik: Tapi Yassine Bounou Hebat
Pelatih timnas Spanyol Luis Enrique melabaikan tangan ke suporter setelah timnya tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2022 oleh Maroko lewat adu penalti di Education City Stadium, Al-Rayyan, Doha pada 6 Desember 2022. ANTARA/AFP/ODD ANDERSEN

Suara.com - Pelatih Spanyol Luis Enrique mengaku sudah memilih 3 penendang penalti terbaik untuk melawan Maroko di pertandingan lanjutan babak 16 besar Piala Dunia 2022. Namun pilihannya ternyata tidak mampu mengalahkan Maroko dalam adu penalti.

Sehingga Luis Enrique mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan timnya.

Meskipun Spanyol mendominasi penguasaan bola dan menahan Maroko untuk waktu yang lama selama 120 menit lebih dari regulasi dan perpanjangan waktu, pertandingan berakhir 0-0 dan berlanjut ke adu penalti.

Dalam adu penalti Spanyol memiliki dua percobaan yang diselamatkan oleh Yassine Bounou, kipr dan satu lagi membentur tiang gawang sebelum Achraf Hakimi mencetak gol kemenangan dari titik penalti untuk tim Afrika itu.

"Saya memilih tiga penendang penalti pertama, yang menurut saya merupakan spesialis terbaik di lapangan. Kami bahkan tidak mencapai yang keempat. Bounou adalah penjaga gawang yang spektakuler dalam aspek ini; dia memiliki persentase yang tinggi dalam melakukan tendangan ke kanan. cara. Dia hebat," kata dia, dikutip dari ESPN.

Sudah siapkan skenario penalti

Padahal, Pelatih Spanyol Luis Enrique sudah mengantisipasi adu penalti melawan Maroko dalam lajutan babak 16 besar Piala Dunia 2022. Spanyol tak mau gagal seperti yang dia alami melawan Italia di EURO tahun lalu.

Enrique pun sempat pede sudah siap gempur Maroko. Dia pun sudah mengatur tugas para pemainnya selama setahun terakhir untuk mengantisipasi menghadapi tendangan penalti di babak sistem gugur Piala Dunia 2022 Qatar.

"Lebih dari setahun yang lalu, di salah satu kamp Spanyol, saya memberi tahu mereka bahwa mereka harus tiba di sini dengan setidaknya 1.000 penalti," kata Enrique sebelum pertandingan, dikutip dari BBC.

baca juga

"Kami memiliki penjaga gawang yang sangat bagus, salah satu dari ketiganya dapat melakukannya dengan sangat baik dalam situasi ini. Setiap kali kami menyelesaikan latihan, saya melihat banyak pemain mengambil penalti."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luis Enrique Bicara Masa Depan pasca Spanyol Dihajar Maroko, Hengkang atau Bertahan?

Luis Enrique Bicara Masa Depan pasca Spanyol Dihajar Maroko, Hengkang atau Bertahan?

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 09:49 WIB

Ronaldo Nyelonong Pergi saat Pemain Portugal Selebrasi, Ngambek Lagi?

Ronaldo Nyelonong Pergi saat Pemain Portugal Selebrasi, Ngambek Lagi?

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 09:29 WIB

Mengenal Yassine Bounou, Kiper Maroko yang Bikin Spanyol Mati Kutu di Piala Dunia 2022

Mengenal Yassine Bounou, Kiper Maroko yang Bikin Spanyol Mati Kutu di Piala Dunia 2022

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:54 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×