Bertekad Majukan Sepak Bola Indonesia, PSSI Timba Ilmu dari JFA

Syaiful Rachman

Selasa, 23 Mei 2023 | 00:15 WIB
Bertekad Majukan Sepak Bola Indonesia, PSSI Timba Ilmu dari JFA
Warga Ibu Kota semarak menyambut arak-arakan Bus Timnas U-22 tiba di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2023). Lagu Indonesia Raya dikumandangkan oleh warga ketika rombongan tiba di lokasi. (Suara.com/Rakha)

Satu hal yang membuat pemain-pemain home grown Jepang kini merambah ke Eropa yaitu mengenai karakter yang melekat di dalam diri pemain yaitu etos kerja dan beringegritas.

Sepak bola dunia mengakui karakter pemain Jepang, banyak klub-klub yang menyisihkan satu slot pemain Asia atau Non-Eropa untuk diisi oleh pemain Jepang karena memiliki etos kerja dan berintegritas tinggi, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) menjawab pertanyaan para pewarta di GBK Arena, Jakarta, Rabu (19/4/2023). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) menjawab pertanyaan para pewarta di GBK Arena, Jakarta, Rabu (19/4/2023). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

Manajemen liga

Berbicara mengenai karakter tidak serta merta terbentuk dalam satu atau dua tahun saja, itu juga yang ditunjukkan Jepang hingga dapat membentuk karakter pemainnya seperti sekarang.

JFA membentuk akademi-akademi yang tersebar ke seluruh wilayah kota di Jepang. Akademi-akademi itu berafiliasi dengan tim-tim pro dari J-League yang memiliki satu kurikulum atau blue print sepak bola yang sama.

Tidak hanya dari komponen pengembangan pemain, JFA juga memberikan pelatihan dan pengembangan terhadap para pelatih yang nantinya akan membina di akademi hingga memperoleh lisensi AFC.

Pengembangan sepak bola itu membuat Jepang kini mempunyai scouting yang merata di berbagai penjuru kota, tidak hanya terpusat pada beberapa kota seperti Tokyo, Osaka dan Shizuoka.

Pada sebuah jurnal berjudul "Does the Mobility of Football Players Influence the Success of the National Team?" yang ditulis oleh Dirk Baur dan Sibylle Lehmann, dijelaskan timnas yang mencapai kesuksesan dimulai dengan pemain yang di ekspor ke liga yang berperingkat lebih baik dan liga diisi sebagian oleh pemain asing.

Dalam jurnal terbitan Institute for International Integration Studies, 2007, menyimpulkan bahwa pemain yang bermain di luar negeri membuat timnas dapat tampil baik di ajang internasional.

baca juga

Dalam melakukan tata kelola J-League, JFA juga sadar akan hal itu. Selain membuat regulasi mengenai kuota pemain asing yang sesuai kebijakan yang diberikan AFC, klub-klub J-League melakukan produksi-produksi pemain bertalenta dengan memberikan kesempatan menit bermain ke pemain muda.

Pertama, mengenai regulasi pemain asing selain untuk membuat klub-klub dapat bersaing di kompetisi teratas Liga Champions Asia namun juga dapat menjadi proyek untuk memperoleh exposure dari sepak bola dunia.

Nama-nama pemain kelas dunia yang berhasil dikontrak klub J-League seperti Andres Iniesta, Lukas Podolski hingga Fernando Torres juga dapat menularkan ilmunya kepada pemain muda.

Kedua, semakin tinggi ekspose liga juga bakal diiringi dengan kehadiran agen pencari bakat yang bakal merekrut pemain muda. Itu juga terjadi di J-League, dengan menunjukkan tata kelola liga yang baik maka tak segan-segan para pencari bakat pun akan berdatangan mencari bakat.

Indonesia beberapa langkah di belakang Jepang dalam urusan pengembangan dan tata kelola sepak bola. Dengan tercapainya kesepakatan kerjasama ini setidaknya menjadi momentum untuk belajar dari Samurai Biru.

Menarik sedikit sejarah, sebetulnya JFA pernah menimba ilmu tata kelola liga ke Indonesia di masa Galatama. Dari situ mereka dapat mengambil banyak ilmu dan melakukan pengembangan sepak bola dengan road map jangka panjang. Sementara Indonesia terasa hanya berjalan ditempat.

Dengan adanya kerjasama ini semoga sepak bola Indonesia dapat belajar banyak dari pengembangan Jepang. Atau setidaknya belajar agar bagaimana caranya tidak berjalan di tempat.

[ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranking FIFA Tim Grup D Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Paling Rendah

Ranking FIFA Tim Grup D Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Paling Rendah

Bola | Senin, 22 Mei 2023 | 21:33 WIB

Profil Jacob Mahler, Bek Keturunan Denmark - Singapura yang Resmi Gabung Madura United

Profil Jacob Mahler, Bek Keturunan Denmark - Singapura yang Resmi Gabung Madura United

Bola | Senin, 22 Mei 2023 | 20:20 WIB

PSSI dan JFA Jepang Kerjasama Tingkatkan Kualifikasi Sepak Bola Indonesia

PSSI dan JFA Jepang Kerjasama Tingkatkan Kualifikasi Sepak Bola Indonesia

Bola | Senin, 22 Mei 2023 | 20:05 WIB

Terkini

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:59 WIB

Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol

Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:53 WIB

Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal

Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:46 WIB

Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan

Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:05 WIB

Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol

Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:35 WIB

Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026

Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:55 WIB

Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?

Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:20 WIB

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:40 WIB

Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib

Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:31 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:05 WIB

×